Beberapa hari film populer “Avengers: Endgame” ditayangkan, begitu banyak keluhan-keluhan soal kelakuan orang di bisokop yang juga dilayangkan. Mungkin saja beberapa orang yang tadinya jarang ke bioskop jadi datang, yang tadinya nggak ingin nonton juga jadi ikut-ikutan, saking hebohnya film ini.

Makanya, kadang ada saja kelakuan yang nggak masuk akal bin nyebelin dari penonton. Masalahnya keadaan begini cukup meresahkan bagi sebagian penonton yang ingin khusyuk menikmati film. Hipwee Hiburan kali ini bakal membagikan tentang etika buruk yang seharusnya nggak kamu lakukan, bertobatlah!

1. Mereka yang ngobrol sepanjang film baiknya diapain nih? Padahal sudah ada peringatan kalau jangan berisik sepanjang film, malah diskusi!

Emang bioskop punya bokap lo apa? via www.xoandso.com

Advertisement

Persiapkan diri secara matang sebelum nonton filmnya. Kalau nggak memahami film Avengers sebelumnya, kamu bisa lo maraton buat nonton film terdahulu, daripada bingung di dalam bioskop, kan? Kalau pun ada yang mau didiskusikan, mendingan kelar film deh, biar fokus nontonnya.

2. Reaksi berlebihan kalau lihat pemeran ganteng sungguh nggak perlu, Girls. Sebelahmu langsung kaget tuh pas kamu histeris

Hmmm, ganjen ah! via thetvmouse.com

Captain America, ganteng memang. Iron Man, ulala tampan dan mapan. Thor jelas kekar dan bikin klepek-klepek. Semua orang tahu itu. Jadi, kalemlah dan menjerit dalam hatimu biar hemat energi.

3. Kadang heran sama para orang tua yang tega bawa bayi atau anak batita ke bioskop nonton Avengers. Selain mereka belum mudeng, mereka dipastikan kebelet pipis dan pengen pulang sebelum film berakhir

Padahal anak kecil belum kuat buat mendengar suara keras-keras. via www.liputan6.com

Sebelum pesan tiket, harusnya kita memastikan berapa lama durasi film bakal ditayangkan. Buat ukuran nonton film Avengers: Endgame yang durasinya tiga jam, tentu anak-anak kecil bakal ngerasa bosan. Kalau di tengah jalan mereka rewel, nggak hanya para orang tuanya sendiri yang repot, tapi juga sebioskop yang turut khawatir mendengar tangisnya.

4. Bisa dimaklumi kalau pas nonton pada bawa makanan, yang nggak bisa dimaklumi itu kalau sisanya ditinggalkan begitu saja. Pegawai bioskop bekerja lebih keras pas film populer begini, bantu mereka sedikit nggak ada salahnya kali

Brutal nggak tertahankan. via www.bbc.com

Advertisement

Kalau kamu masih meninggalkan sisa makanan biar cleaning service-nya nggak gaji buta, mungkin kamu perlu disentil ulu hatinya. Bawa dan buang sampahnya sendiri sama sekali nggak memberatkanmu, dan membantu pekerjaan mereka biar lebih ringan juga pahala, nggak ada salahnya. Jangan biasaain budaya manja deh.

5. Ada yang dibela-belain nonton tengah malam seusai kerja, dan nggak sengaja ketiduran di tengah film. Sebenarnya nggak apa-apa sih, kalau nggak ngorok

Sahur sahur, sahuuuur! via www.fatherly.com

Kisah nyata nih, banyak penonton yang komplain karena sebelahnya ketiduran dan ngorok di tengah film. Bukan karena filmnya ngebosenin, tapi karena dibela-belain nonton tengah malam padahal jarang begadang. Jadilah satu bioskop keki tapi nggak tega bangunin.

6. Perkara ada telepon atau pesan di ponselmu adalah sebuah keniscayaan, yang nggak habis pikir, kenapa nggak dibisukan sih HP-nya?

Dirukiah aja tuh, Mbak! via www.mirror.co.uk

Mengatur perangkat ponselmu dalam mode silent itu cuma satu tombol aja lo, nggak ribet. Tapi kenapa pada males banget. Udah gitu kalau ponselnya ada telepon, pakai diangkat dan ngobrol dulu, haduh, Mzzz! Orang yang duduk di sebelahmu jadi fokus ke obrolan kalian tuh. Ini baru telepon ya, belum kalau alarmnya sampai bunyi dan orangnya nggak sadar yang bunyi adalah ponselnya. Lelah hayati, Bang!

7. Kalau kamu menonton Avengers bersama pasangan, tolong hasrat untuk bermesraan dikendalikan, ya! Selain malu-maluin, lewat kamera inframerah bioskop, kalian kelihatan!

Yang muda yang bercinta. via www.shutterstock.com

Ini buat para love bird yang sedang dilanda asmara, coba tahan-tahan dong perbuatan nggak senonohnya. Orang di belakangmu risih tuh melihat betapa enjoy-nya kalian goyang-goyangin kursi!

8. Terakhir, duduklah dengan tenang, nggak usah sok tegak dan kalau bisa kepalanya jangan melebihi kursi. Biar orang di belakangmu bisa baca subtitle-nya

Minggir, woy! via giphy.com

Nggak semua orang bisa bahasa Inggris. Makanya bagi mereka, subtitle adalah hal penting biar bisa memahami film. Makanya, duduklah dengan tenang dan kalau bisa, kepalanya jangan melebihi kursi. Biar nggak mengganggu pandangan penonton di belakangmu. Karena saat kamu menutupinya, mereka kesulitan baca subtitle-nya lo.

Yak, yang masih berencana buat menonton mungkin nanti atau besok atau nggak tau kapan karena nggak juga berhasil ngajak gebetan, jangan resah. Yang jelas kamu mengantongi pemahaman tentang etika buruk yang nggak harusnya kamu lakukan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya