Mungkin banyak cowok yang mengira betapa enak jadi Genghis Khan atau Casanova, dua pejantan tangguh yang memiliki banyak anak dan partner seks dalam sejarah. Ada juga satu orang asal Inggris yang nggak mau kalah dengan beberapa cowok perkasa ini. Adalah Simon Watson, seorang cowok berusia 42 tahun yang memiliki anak hampir di setiap minggu dalam hidupnya. Luar biasa!

Tapi jangan salah, semua anak yang dia dapatkan bukanlah hasil dari kegiatan seksual yang dia lakukan, melainkan melalui donor sperma pada bank sperma di Inggris. Dengan tujuan mulia dan hasil yang menggiurkan, Watson melakukan pekerjaannya ini bukan tanpa kendala. Ada aja pihak yang menentang sepak terjangnya dalam hal ini. Lalu bagaimana cara kerja Watson dan donor sperma? Berikut ulasan dari Hipwee Boys.

Simon Watson, cowok yang memiliki bisnis aneh dan berbeda dengan kebanyakan orang, Dia adalah pendonor sperma terbesar se-Inggris!

Simon Watson. via dailymail.co.uk

Advertisement

Sebenarnya nama Simon Watson melambung sejak 2011 lalu, lebih tepatnya ketika dia mempromosikan dirinya di media sosial sebagai pendonor sperma terbesar dan terbaik di Inggris. Konon, sampai saat ini sudah lebih dari 800 bahkan ribuan anak yang lahir berkat donor spermanya di bank sperma di Inggris. Dia telah melakukan kegiatan ini sejak usia 25 tahun alias sejak tahun 2000. Dan dia pengen membuat ‘hobinya’ ini menjadi rekor dunia.

I would like to get the world record ever, make sure no one else is going to break it, get as many as possible.

Dengan jumlah anak yang telah lahir berkat donor spermanya sampai saat ini, itu berarti hampir setiap minggu sekali, Watson memiliki anak. Wow!

Pekerjaan yang terbilang mulia ini, nggak selalu baik di mata orang, termasuk istrinya

Watson bersama dua anak sulung dan bungsunya. via www.thetrentonline.com

Advertisement

Sayangnya, pekerjaan ini membuat dia mengalami dua kali perceraian dan sekali gagal membina hubungan baru dengan pacarnya yang terakhir. Disadur dari Dailymail, kedua mantan istri dan pacar Watson keberatan dengan apa yang dilakukannya, tanpa alasan yang pasti, hingga mereka meninggalkan Watson tanpa melihat uang yang didapatkannya, Watson hanya memiliki satu niatan baik melakukan hal ini, hanya pengen membantu mereka yang membutuhkan.

I’m not doing it for the money. I want to help people who can’t afford to use a fertility clinic.

Mulia, bukan?

Sebenarnya siapapun cowok bisa menjadi pendonor sperma, asal dia berhasil melalui serangkaian tes medis yang sangat ketat

Hasil tes medis Watson. via www.facebook.com

Dikutip dari Menshealth, Scott Brown dari California Cyrobank (Bank Sperma) mengatakan bahwa dari sekian banyak calon pendonor, paling banyak hanya ada 1% diterima. Sebab mereka harus melalui proses yang sangat rumit dan memakan waktu yang sangat lama.

Pertama, calon harus mengisi kuisioner dan mengisi data diri tentang kondisi genetik/riwayat kesehatan, tinggi dan berat badan, warna mata, ras, konsumsi narkoba, rokok, riwayat pekerjaan, hingga penampilan—yang dinilai oleh direktur bank sperma yang bersangkutan. Setelah itu, calon harus melakukan tes kesehatan yang menyangkut tentang potensi risiko penyakit menular yang bisa aja berdampak pada anak-anak. Tahap inilah yang paling susah.

Nah, baru setelah serangkaian tes ini lolos, calon akan diizinkan untuk melakukan pengambilan sperma dengan berbagai syarat juga. Satu wadah sperma yang akan disterilkan biasanya dihargai US$100-125 di Manhattan Cyrobank, tergantung kualitas spermanya juga sih.

Yang menjadi kecamanan dari banyak orang adalah Watson yang kini memiliki anak lebih dari 800 jiwa ini bisa aja menimbulkan incest!

Ada kemungkinan. via www.facebook.com

Karena cara Watson ‘menjual dirinya’ melalui media sosial sudah cukup terkenal, banyak dari warganet (netizen) yang menyayangkan hingga mengecam bisnisnya tersebut. Mereka menilai, saking banyaknya sperma yang dia donorkan, akan semakin banyak juga generasi dari darah-dagingnya. Hal itu bisa aja membuat anak-anak mereka melakukan hubungan terlarang alias incest.

Tapi di sisi lain, banyak dari pasutri yang mengalami infertil mengucapkan syukur dan terima kasih pada Watson yang telah menyelamatkan masa depan mereka. Ya, karena ini bayi tabung merupakan jalan terakhir yang bisa memberikan keturunan bagi pasutri yang bermasalah dengan kesuburan. Bahkan, sebagian besar penerima donor ini adalah pasangan lesbian dan cewek-cewek yang pengen punya anak tanpa punya suami.

Ya, namanya juga manusia. Selalu ada aja pro dan kontra yang menyerang apapun yang seseorang lakukan. Meski demi kebaikan, tapi ada juga yang memandang hal itu hanyalah sebagai kesempatan untuk mendatangkan keuntungan pribadi. Terlepas dari harga dan dampaknya, kita sebagai cowok patut berkaca pada Watson. Sebab secara nggak langsung, dia merupakan cowok dengan kualitas sperma yang sangat baik.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya