5 Hal yang Sering Terjadi Setelah Dosen Ngomong Sesuatu di Grup WhatsApp. Hayo, pada Ngaku~

Dosen di grup WhatsApp

Sudah bukan hal yang baru lagi jika di zaman modern ini, hampir semua orang menggunakan media sosial sebagai alat untuk mempermudah berhubungan, salah satunya adalah aplikasi WhatsApp. Bagi para mahasiswa, aplikasi yang satu ini ibarat wajib dimiliki karena banyak hal yang dilakukan melalui media sosial yang satu itu. Begitu pula dengan dosen-dosen yang ada.

Advertisement

Makanya nggak heran, jika terkadang dalam satu grup WhatsApp kampus, sering berisikan nggak cuma mahasiswa, tapi juga para dosen. Uniknya, setiap dosen memberikan suatu penjelasan atau ngomongin suatu hal di grup WhatsApp, pasti ada beberapa hal yang selalu terjadi. Seperti misalnya kayak yang ada di bawah ini~

1. Dapat dipastikan bahwa hampir seluruh isi grup pada bales, “Iya, Pak.”, “Iya, Bu.”, “Siap laksanakan!”, “Terima kasih infonya, Bu.”, dan sebagainya. Tapi nggak ada satu pun yang paham, biasanya~

Template menjawab dosen. via twitter.com

Setelah dosen ngomongin sesuatu di grup yang banyak mahasiswanya, udah nggak bisa dimungkiri lagi kalau template jawaban yang diberikan pasti kayak gini. Pokoknya nggak ada jawaban yang lain selain siap dan baik. Padahal mah yang ramai-ramai menjawab pakai template itu tadi boro-boro paham apa yang diomogin sama dosennya, dibaca sampai selesai aja udah syukur banget.

2. Ada juga yang minta dikirim lagi materi atau apa yang barusan diomongin karena udah tenggelam sama balesan “Iya-Iya” tadi. Sedih bener 🙁

Bingung sama topik pembahasan. via thejourney.yesheis.com

Jadi orang nggak mudengan itu memang susah, ada aja cobaan-cobaan karena ulahnya sendiri. Apalagi kalau titelnya udah mahasiswa, sifat nggak mudengan bisa jadi bahan bulan-bulanan tuh. Makanya kalau ada dosen ngasih penjelasan itu dibaca sampai selesai jangan jadi pemalas cuma karena alasan chat-nya ketimbun dong! Kan, bisa scrolling ke atas lagi~

Advertisement

3. Setelah selesai nyimak di grup yang ada dosennya, udah dipastikan bakal pada ramai-ramai pindah obrolan ke grup kelas, gantian ngomongin dosen yang barusan. Coba jujur sini~

Obrolan bakal lanjut ke grup kelas. via www.mamamia.com.au

Kelakuan yang satu ini biasanya jadi awal mula terjadinya kegaduhan baru di antara mahasiswa. Selalu aja ada yang ngomporin di grup kelas buat ngomongin dosen yang barusan kasih penjelasan. Jangan heran deh, biasanya mulai dari sinilah gibah bakal terjadi sepanjang hari. Memang dasar mahasiswa beraninya pada lewat belakang, ya. 🙁

4. Selain itu, ada juga yang pasti bikin jokes dari pesan yang barusan disampaikan. Mahasiswa durhaka!

Ngomongin dosen di grup kelas. via www.stocksy.com

Buntut dari obrolan di grup kelas tadi salah satunya adalah hal ini. Kalau kamu perhatikan, pasti ada salah satu temanmu yang bikin jokes dari dosen tadi. Entah itu bikin bercandaan buat dosennya, atau bisa jadi bikin jokes dari apa yang barusan diomongin oleh dosen tersebut. Nggak masalah sih, asal jangan terlalu parah aja, ya!

5. Terakhir adalah kaum-kaum nggak mudengan. Nyimak sampai habis, tapi benar-benar nggak punya bayangan apapun. Bikin kesel!

Advertisement

Nyimak doang, tapi nggak paham. via www.arla.com

Populasi mahasiswa yang satu ini bisa dibilang nggak sedikit juga. Padahal, kalau ditanya nyimak atau nggak, ya, pasti nyimak sih, udah gitu juga ikut nimbrung, ikut balesin chat di grup dari atas sampai bawah. Tapi giliran ditanya sama temennya nggak bisa jawab, ini tuh sebenarnya yang disimak apa sih? 🙁

Tapi mau bagaimanapun, selalu ada kelucuan yang terjadi di setiap grup WhatsApp yang isinya adalah mahasiswa dengan para dosennya. Ada yang seru, ada yang kaku, bahkan ada juga yang kolot. Namanya juga manusia, kan, ya~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE