Suka Duka Ikut Give Away di Media Sosial. Kayaknya kok Kita Dikibulin Terus, Ya? :’)

Give away di media sosial

Sebagai seorang pegiat media sosial, tentunya kita semua udah nggak asing lagi dengan program-program give away yang kerap diadakan oleh banyak pihak, terutama para online shop. Biasanya, give away tersebut diadakan di berbagai platform media sosial, mulai dari Twitter, Instagram, dan juga Facebook. Hadiah yang ditawarkan pun menarik banget dan tentunya nggak tanggug-tanggung. Belum lagi syaratnya yang cuma gampang dan nggak perlu effort yang tinggi.

Advertisement

Alhasil, banyak orang yang tertarik untuk mengikutinya dan mungkin kamu pun pernah menjadi salah satunya. Tapi pernah nggak sih, kamu kepikiran kenapa kok dari sekian banyak ikutan give away, nggak pernah ada sekalipun yang dimenangkan, padahal harapannya udah gede banget. Bagi para pejuang rutin give away, pasti pernah merasakan hal-hal di bawah ini deh~

1. Ikut give away kayak gitu mah sukanya cuma satu, soalnya kita dikasih harapan buat menangin hal-hal besar, sisanya sih cuma dukanya aja ๐Ÿ™

Ilustrasi lihat postingan give away. via www.dailymail.co.uk

Sadar nggak sadar, sebenarnya selama ini kita tahu bahwa kemungkinan untuk menang dalam undian give away apa pun itu peluangnya sangat kecil. Bahkan, saking kecilnya, untuk membayangkan aja terkadang pikirannya nggak sampai-sampai. Tapi konyolnya, meski kita mengetahui hal tersebut, tetep aja dilakukan atas dasar harapan yang begitu besar. Ibarat orang jatuh cinta, udah tahu risikonya banyak banget, tapi nekat aja buat diterobos. Bisa dibilang, harapan adalah satu-satunya hal yang menyenangkan dalam proses mengikuti give away, sisanya, ya, kamu udah tahu sendirilah bakal gimana akhirnya. ๐Ÿ™

2. Udah mengikuti syaratnya, biasanya sih disuruh tag teman sebanyak-banyaknya, tapi tetep aja gagal. Pokoknya malah bikin malu doang

Jadi bahan omongan anak tongkrongan. via online.scu.edu.au

Pernah nggak sih kamu merasa malu sama teman-temanmu sendiri karena terlalu sering dan terlalu banyak tagging akun media sosial mereka setiap ada unggahan give away. Jangan-jangan nih, mereka ini juga kesel sama kamu karena lama-lama dianggap nggak jelas, tapi nggak enak kalau mau diomongin secara langsung. Apalagi kalau kamu pikirannya udah ke mana-mana, belum apa-apa aja udah kebayang bakal menang give away yang nggak jelas arahnya. Hmmm, susah!

Advertisement

3. Paling mentok cuma dapet semangat dari temen-temen yang kena tag. Maafin kita-kita yang pernah kayak gitu, ya, Guys ๐Ÿ™

Kita nggak tahu aja kalau sebenarnya ditertawakan. ๐Ÿ™ via www.thetimes.co.uk

Dari semua hal memalukan yang didapat karena terlalu banyak tagging ke akun teman-teman lainnya cuma karena demi give away, satu hal yang paling memalukan adalah ketika mereka malah memberikan semangat kepada kita. Tahu nggak sih rasanya? Kayak mereka sebenarnya udah tahu bahwa usaha yang kita lakukan bakal berakhir sia-sia, tapi tetap aja dikasih semangat . Entah itu tujuannya ngasih semangat beneran, atau mungkin menyindir. Nggak ada yang tahu juga, kan?

4. Kalau ada posting-an give away yang hadiahnya berupa HP, laptop, atau barang elektronik mahal lainnya, sedangkan syaratnya terlalu gampang, nggak usah ikut. Fix, itu cuma strategi cari follower aja ๐Ÿ™

Kesel nggak dapet give away. via answerfirst.com

Kalau kamu perhatikan lebih lanjut, akun media sosial yang sering mengadakan give away ini adalah akun-akun online shop barusan aja dibikin. Ibaratnya, mereka lagi kenceng-kencengnya nyari pengikut alias follower. Nah, ini nih yang jarang disadari oleh banyak orang. Padahal kalau dinalar pakai akal sehat, yakali sehari mau sampai ngadain give away berkali-kali dengan hadiah yang nggak masuk akal. Duitnya aja dari mana coba?!

Boleh-boleh aja sih sebenarnya kalau mau ikut acara kayak gitu, toh nggak semua akun media sosial yang mengadakan give away itu adalah akun palsu. Beberapa di antaranya memang ada yang asli dan ada yang dimenangkan. Tapi kalau dibandingkan dengan jumlah fake akun tadi, ya, totalnya nggak seberapa juga. Makanya, besok-besok lagi hati-hati deh, jangan cuma tergiur kayak gituan, yang didapetin malah malu sendiri.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE