Terlepas dari banyaknya kritik yang tersemat, film Ayat-Ayat Cinta 2 baru saja meraup 2,5 juta penonton. Angka yang besar untuk takaran film Indonesia. Saat ini boleh dibilang, Ayat-Ayat Cinta 2 menjadi film Indonesia yang paling hangat diperbincangkan khalayak. Nggak bisa dimungkiri bahwa kesuksesan komersial film yang disutradarai oleh Guntur Soehardjanto berutang budi pada kesuksesan sekuel film sebelumnya, Ayat-Ayat Cinta yang sanggup meraup lebih kurang 3,6 juta penonton.

Boleh sama-sama laris. Akan tetapi, nasib reputasinya berbeda. Ayat-Ayat Cinta 2 dinilai kalah secara mutu dibanding Ayat-Ayat Cinta yang dibesut oleh Hanung Bramantyo.

Entah kebetulan atau memang sengaja menyasar momentum euforia Ayat-Ayat Cinta 2 yang banyak mendapat reaksi negatif, Hanung kemudian menggarap proyek unik bernama Ayat-Ayat Cie. Penasaran?

Ayat-Ayat Cie; sebuah parodi film Ayat-Ayat Cinta yang diprakarsai Hanung Bramantyo untuk mempromosikan bisnis kue kekinian miliknya

Dari Hanung untuk usaha kue kekinian miliknya via www.21cineplex.com

Sebagai pemilik produk kue bernama Mamahke Jogja, Hanung Bramantyo ingin toko kuenya nggak hanya menjadi tempat jual-beli kue saja, namun juga wadah kreativitas. Berangkat dari iktikad itu, akhirnya tercetuslah ide untuk membuat sebuah web series yang berjudul Ayat-Ayat Cie. Hanung kemudian mempercayakan ide cerita itu kepada “murid”-nya, Gerry Yourdan Herlambang untuk menyutradarainya.

Advertisement

Ayat-Ayat Cie ini terdiri dari empat episode yang berkala diunggah ke YouTube seminggu sekali. Saat ini episode pertama Ayat-Ayat Cie sudah bisa kamu saksikan di akun YouTube Mamahke, milik Hanung Bramantyo.

Ide cerita Ayat-Ayat Cie sedikit banyak diadaptasi dari film Ayat-Ayat Cinta–disutradarai oleh Hanung dulu, yaitu seputar kisah cinta segitiga dan pernikahan. Namun, peran Hanung di sini hanya sebatas produser dan pencetus ide ceritanya saja. Sedangkan Yourdan dan kawan-kawan bertanggungjawab ihwal penulisan skenario dan bentuk garapan.

Cerita Ayat-Ayat Cie; sebuah kebalikan-kebalikan dari kisah cinta segitiga khas Ayat-Ayat Cinta

Sebuah parodi dari Ayat-Ayat Cinta via id.wikipedia.org

Dari segi cerita, boleh dibilang Ayat-Ayat Cie adalah bentuk parodi atau plesetan dari film Ayat-Ayat Cinta. Cinta segitiga itu digambarkan secara komedi lewat tokoh Fahre (Gogot Suryanto), Aishe (Ririn Yusi), dan Joni Akik (Gepeng KK). Uniknya, yang menjadi ‘orang ketiga’ di Ayat-Ayat Cie bukanlah tokoh perempuan, namun laki-laki (Joni Akik).

Advertisement

Selain itu, keberhasilan Fahri untuk menikahi perempuan-perempuan solehah nggak bisa dirasakan oleh Fahre sebagai tokoh plesetannya karena ia keburu mati duluan. Jika Ayat-Ayat Cinta bercerita tentang kisah Fahri yang selalu berhasil menikah, maka Ayat-Ayat Cie berkisah tentang Fahre yang gagal menikah.

Seperti apa kira-kira proses produksi Ayat-Ayat Cie yang diperankan orang-orang Jogja?

Proses syuting via www.instagram.com

Produksi Ayat-Ayat Cie ini menghabiskan waktu selama 4 bulan. Setelah ide tercetus pada bulan September tahun lalu, Yourdan selaku sutradara mengumpulkan tim produksinya dan melakukan persiapan pra produksi sampai pada bulan Oktober. Setelah itu, ia fokus untuk melakukan pengambilan gambar atau proses syuting di bulan November. Dan di bulan Desember, ia fokus pada tahap editing.

Untuk urusan keaktoran. Yourdan mendaulat Gepeng KK, vokalis band The Produk Gagal sekaligus MC kondang asal Jogja sebagai  (Joni Akik). Lalu ada aktor asal Jogja yang pernah mendapatkan nominasi Piala Maya sebagai Aktor Pendatang Baru terpilih tahun 2015 dalam film Jenderal Soedirman, Gogot Suryanto (Fahre). Gogot merupakan sosok yang nggak asing di dunia perfilman sebab kerap main dalam beberapa film–baik indie maupun komersial. Sementara peran Aishe diperankan oleh Ririn Yusi.

Dalam proses kreatifnya, Yourdan juga dibantu oleh teman-temannya yang mayoritas berlatar belakang sebagai mahasiswa jurusan film dan penyiaran televisi dari ISI Jogja dan MMTC Jogja.

Btw, web series ini sudah bisa ditonton, lho

Sudah bisa disaksikan di YouTube via www.instagram.com

“Karena (Ayat-Ayat Cie) beda, web series yang ditawarkan oleh orang Indonesia (biasanya) sendu terus romantis. Aku pengen menawarkan sesuatu yang beda untuk orang Indonesia.”

Berdasarkan keterangan Yourdan, Ayat-Ayat Cie ini berbeda dari web series lainnya yang pada umumnya berkisah tentang kisah cinta-cintaan romantis yang sarat akan drama. Ia berpendapat bahwa web series-nya ini adalah sebuah tawaran baru kepada penonton YouTube, tentang bagaimana menerima takdir dengan ikhlas bahwa kegagalan dalam cinta nggak melulu harus diratapi dengan kesedihan berlarut-larut, namun juga bisa ditertawakan.

“Ayat-ayat cie tentang keikhasan. Bagaimana kamu mengikhlaskan pasanganmu,”

Bagaimana? Penasaran menonton web series komedi Ayat-Ayat Cie? Saksikan di gawai kesayangan Anda! Jangan lupa beli kuota, ya 😀

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya