Sulit juga membayangkan gimana gaya pacaran introvert, maksudnya kedua belah pihak sama-sama memiliki karakter introvert. Secara, pacaran adalah komitmen untuk belajar bersama-sama. Dalam hal ini, marilah sejenak sepakat bahwa bersama adalah kondisi berdua di mana kalian saling tatap mata.

Nah, padahal orang introvert adalah karakter yang menyakini bahwa energi maksimal dari jiwa akan didapatkan dalam kesendirian. Bayangkan, jika dua orang dengan karakter demikian menjalin komitmen untuk pacaran. Keduanya suka sendiri. Apakah kira-kira yang terjadi dalam kehidupan mereka sehari-hari?

1. Makan berdua buat kalian gak selalu diisi obrolan. Inilah cara kalian merayakan cinta: DIAM

Sebab keramaian bikin bete! via weallhaveopinions.wordpress.com

Dunia luar sangat membosankan bagi mereka berdua. Alhasil kalau pas lagi keluar makan, mereka masing-masing cemberut. Bukan lagi saling marahan, tapi masing-masing sedang super jengkel sama dunia luar yang sama sekali tidak menyenangkan bagi mereka. Biasanya, antisipasi mereka adalah dengan handphone fully-charged atau bawa power bank. Tapi bisa juga bawa buku bacaan. Sayang sekali, kali ini benda-benda tersebu tidak mampu menggiring mood. Dengan demikian, sah bahwa mereka terlihat sedang musuhan, meskipun sebenarnya begitulah caranya menyatakan cinta dalam keramaian : diam.

2. Rumah jadi tempat kencan favorit. Keluar rumah bikin stres. Macet, banyak orang, mahal lagi!

Keran hemat pangkal kaya ya yang! via pericantikrizkyputri.blogspot.co.id

Advertisement

Oleh karena itu, mereka lebih suka di rumah aja. Pertama bisa berhemat uang. Kedua, hemat tenaga. Ketiga, hemat perasaan sebab kalau makan di luar bawaannya cemberut terus. Ini yang cemberut keduanya lho ya, enggak cuma satu. So, merekalah yang sebenarnya pantas menjadi potret pacaran vintage yang sejati, enggak hanya dandanan atau kendaraannya saja, melainkan cara mereka menjalani aktivitas pacaran.

3. Gak masalah kalau harus jarang ketemuan. Asal masih bisa komunikasi, kalian yakin gak bakal kehilangan perasaan

Maaf tubuhku menolak untuk beranjak via thatyoutuberino.tumblr.com

Tapi kami pikir-pikir pacaran gaya orang introvert ini benar-benar hemat luar biasa. Selain ketemunya di rumah, frekuensinya enggak pasti seminggu sekali. Kalau yang satu lagi males datengin, ya udah yang lainnya enggak masalah. Bahkan, malah senang-senang aja, karena kesendiriannya tak terganggu. Jadi ya enggak ada kewajiban kunjungan. Makanya dompet mereka selalu tebal karena pengeluaran cuma sebatas bensin dua liter tiap minggu. Pasalnya, kamar adalah ruangan teraman dan ternyaman di dunia bagi teman-teman introvert yang percaya bahwa kesendirian dapat meningkatkan energi dalam jiwa.

4. “Keluar, yuk!” Hehe. Rencananya sih jalan-jalan. Tapi mentok-mentoknya juga ngendon di rumah

Berdua aja lebih asyik via pericantikrizkyputri.blogspot.co.id

Karena sekalinya mereka maen keluar juga enggak tahu mau ke mana. Sebabnya bukan pengetahuan mereka yang kurang gaul soal tempat nongkrong terbaik di kota, namun mereka mencari tempat teraman dan ternyaman yang jauh dari keramaian. Itulah yang terjadi. Jadi mereka selalu kurang terpuaskan kalau jalan ke luar rumah. Ya ujung-ujungnya balik lagi ke rumah. Tuh, saking asiknya di kamar, mereka sampai mural di temboknya sendiri.

5. Bioskop buat kalian terlalu padat untuk pacaran. Udahlah, tunggu filmnya bisa didownload aja…

Kita nabung buat beli rumah ya yang. Nontonnya download ajah via kvltmagz.co

Kalau kamar temboknya sudah di mural, maka mereka akan beranjak ke aktivitas berikutnya : nonton film. Jangan harap menjumpai mereka di bioskop terdekat kesayangan Anda. Pilihan mereka lebih pada menunggu file gratisan via torrent. Sebab antrian bioskop terlalu ramai dan tidak damai. Luar biasa. Bayangkan saja sudah berapa poin penghematan yang mereka lakukan.

6. Surprise ulang tahun buat kalian itu romantis. Gak suka keramaian, gak suka undang banyak orang — alhasil berduaan. Kalau lagi gak malas keluar ya tapi…

Mahalnya sebuah kesederhanaan jika bukan kemalasan. via imgkid.com

Meski penuh dengan penghematan yang tak disengaja, tapi surprise ulang tahun mereka lebih romantis. Oleh karena tidak terlalu suka bikin pesta, maka mereka memilih untuk memberi kejutan yang private. Tidak akan ada cerita surprise bareng teman-teman. Pertama, ribet. kedua, Ramai. Nah, tapi jangan senang dulu. Surprise akan tetap berlangsung jika dan hanya jika tidak ada keraguan untuk meninggalkan kamar.

7. PDA sama sekali gak romantis buat kalian berdua. Gak masalah juga kalau gak punya foto bareng (bahkan saat wisuda)

Mau Nikah? Pacarnya Mana Mas? introvert ya? via nunucumi.blogspot.co.id

Romantisme pencapaian akademis bagi pasangan introvert tidaklah perlu dirayakan dengan foto berdua di gerbang universitas. Mereka lebih memilih waktu khusus yang dirancang agar keintiman keberduaan tercapai dengan sempurna. Sang belahan jiwa enggan untuk menambah kecemberutan dalam perayaan. Sebab, yang diwisuda juga introvert, pastinya sudah cemberut lebih dulu. Lha kalau ada dua makhluk cemberut di perayaan pencapaian akademis, kan bikin repot. Oleh karena itu, mereka berusaha bijak dengan memutuskan untuk sang belahan jiwa tak perlu hadir di wisuda belahan jiwa yang lain saat upacara wisuda berlangsung.

8.  Ungkapan “Aku Pengen Sendiri Dulu Ya Yang” bakal jarang terdengar. Gimana mau sendiri dulu, orang dua-duanya gak terlalu sering ketemu!

Nah ini. Tameng klasik yang kerap dipakai oleh pujangga untuk lepas dari kekasih hati ketika sudah bosan adalah ungkapan “aku pengen sendiri dulu ya yang” Maaf, bagi pasangan introvert, tameng usang tersebut urung digunakan. Sebabnya apa? Tentu saja, kesendirian lebih akrab dengan orang introvert daripada pacarnya sendiri. Oleh karena itulah akan menjadi sedikit aneh jika mereka memakai kesendirian sebagai alasan untuk pisah dari pacar. Tak usahlah begitu. Mereka memiliki cara komunikasi yang begitu menakjubkan yang hanya bisa dipahami dalam kesendirian.

Itulah yang menakjubkan dari pasangan introvert. Mereka tidak pernah mengumbar cintanya kepada  khalayak ramai. Itu penting. Tapi yang lebih mulia adalah penghematan yang mereka lakukan. Pertama, jarang ketemu. Kedua, kalau ketemu cukup di rumah. Ketiga, jarang ke bioskop, kalau nonton cukup download. Kiranya kita bisa memetik pelajaran berharga dari pasangan gaya macam ini. Bahwa ketika cinta tidak diumbar ke khayalak ramai, niscaya penghematan bisa terwujud dalam damai.