5 Tipe Orang Saat Mendengar Cerita Hantu di Tongkrongan. Kamu Termasuk yang Mana?

Orang dengar cerita hantu

Segala hal yang berbau mistis selalu menarik perhatian, apalagi bagi sebagian orang Indonesia. Hal ini nggak bisa dilepaskan dari psikologis manusia yang  gampang takut, tapi gampang juga penasaran. Seperti halnya di tongkronganmu yang isinya orang penakut semua, tapi kalau udah cerita horor malah pada nyimak.

Advertisement

Selalu ada sesi horor kalau lagi nongkrong. Sesi ini biasa dimulai saat malam menjelang, saat suasana mulai hening dan sepi. Awalnya ada satu yang memulai, lalu secara bergantian menyusul cerita-cerita yang lain. Namun bukan itu yang hendak kita bahas, melainkan tipe-tipe orang yang ada dalam momen tersebut. Hipwee Hiburan menemukan setidaknya ada 5 tipe orang saat mendengar cerita horor di tongkongan. Cekidot!

1. Tipe pencerita. Orang yang selalu punya kisah seram untuk diceritakan, entah dari mana sumbernya, ada terooos!

Banyak ceritanya. | credit: tribunnews.com via m.tribunnews.com

Di tongkrongan, selalu ada orang yang punya segudang cerita hantu. Orang inilah yang biasa memulai sesi seram saat nongkrong. Dia bisa menceritakan berbagai cerita hantu baik itu yang dialaminya sendiri, kisah horor temannya, cerita hantu di desanya, dan juga film-film hantu yang pernah ditonton. Di antara teman-temannya, orang ini tergolong yang paling pemberani soal hantu.

Advertisement

2. Tipe penakut. Orang yang suka minta berhenti padahal teman yang lain antusias menyimak

Takut sejak belum dimulai cerita. | credit: tribunnews.com via jateng.tribunnews.com

Selalu ada orang penakut dalam sebuah tongkrongan. Dialah orang yang pertama kali mencegah obrolan hantu dimulai. Sayangnya dia hanya minoritas. Saat teman-temannya menyimak dan bergantian cerita, dia hanya terdiam dan nggak berani tengok sana-sini. Si penakut ini punya kebiasaan kalau kebelet minta ditemenin—bahkan kadang temennya sampai diminta masuk kamar mandi buat jagain.

3. Tipe nggak percaya. Orang yang nggak punya cerita apa-apa soal hantu, karena nggak pernah punya pengalaman mistis

Advertisement

Ilustrasi uji nyali. | credit: farisfirmansyah.files.wordpress.com via farisfirmansyah.files.wordpress.com

Biasanya, orang ini kalau ada sesi horor paling serius menyimak. Saat ada yang minta berhenti, dia yang mencegah sesi horor berakhir. Karena belum pernah mengalami peristiwa mistis, dia terus mencari cerita-cerita yang bisa membuatnya seram dan percaya. Orang ini juga terbilang pemberani. Dia nggak pernah minta dianterin kencing, toh dia nggak percaya begituan~

4. Tipe caper. Suka pura-pura bisa melihat dan merasakan, pura-pura indigo -_-

Pura-pura aja. | credit: cnnindonesia.com via www.cnnindonesia.com

Tipe manusia satu ini sungguh nyebelin. Saat mendengar cerita hantu suka tiba-tiba menginterupsi dan mengaku sedang digangguin, “Kalian ngerasa ada suara nggak sih?” Kadang kala orang ini mengaku bisa melihat dan merasakan selaiknya anak indigo. Untungnya, teman-temannya nggak cukup bodoh untuk percaya begitu saja. Temannya pada tahu kalau dia cuma caper doang.

5. Tipe pengecut. Orang yang suka nakut-nakutin, tapi kalau ada apa-apa lari duluan

Padahal penakut. | credit: islampos.com via www.islampos.com

Ada orang iseng yang layak disebut pengecut. Dialah orang yang suka nakut-nakutin temannya saat sesi horor dimulai. Di tengah-tengah cerita temannya, dia mulai melakukan aksi usilnya. Mulai dari tiba-tiba ngagetin, niup-niup leher teman, sampai akting bengong laiknya orang kerasukan. Orang usil satu ini biasanya justru yang paling cemen. Saat ada keanehan suasana terjadi, dia yang paling duluan lari.

Itulah beberapa tipe orang saat mendengarkan cerita horor di tongkrongan. Dari penjabaran di atas kamu pasti sudah bisa memetakan tergolong yang mana teman-teman tongkronganmu. Terus, kalau kamu sendiri tipe yang mana? Jangan bilang yang penakut?! Cemen. 😀

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Fiksionis senin-kamis. Pembaca di kamar mandi.

CLOSE