10 Respons Temen Paling Nyebelin Saat Jadi Tempat Curhat. Gitu Doang mah Google Assistant juga Bisa!

Respons curhat nyebelin

Salah satu solusi yang sering digunakan orang saat gejolak rasa berkecamuk dalam dada ialah mencurahkannya alias curhat pada orang terdekat. Yang mengganjal memang harus dilepaskan biar nggak jadi beban pikiran dan perasaan.

Advertisement

Curhat paling nyaman itu ke orang terdekat, bisa teman maupun anggota keluarga. Banyak orang yang lebih memilih ke teman meski kadang kala ada momen yang menyebalkan. Sering kali kita nggak mendapatkan respons yang melegakan saat curhat ke teman. Alih-alih lega setelah curhat, malah dongkol sendiri. Inilah 10 respons menyebalkan teman saat mendengarkan curhat kita.

1. Pas nggak butuh curhat, teman selalu bilang, “Kalau ada apa-apa jangan dipendem sendiri.” Giliran dicurhatin, responsnya gini doang

Ngenakin doang inimah, nggak ada solusi. via www.hipwee.com

2. Sedihnya kadang malah dia nggak mendengarkan. Udah cerita panjang lebar, eh, minta diulang. Kesel banget nggak sih?

Fokus, woy! via www.hipwee.com

Advertisement

3. Logikanya, orang curhat itu butuh didengarkan dan dikasih saran. Kalau cuma sabar doang mah curhat ke Google Assistant atau Siri juga bisa

Sabar terus. via www.hipwee.com

4. Ada tipe temen yang ngehe, kita lagi curhat malah bandingin sama pengalamannya. Lah, ujung-ujungnya dia yang curhat -_-

5. Orang yang nggak berada dalam situasi, bisa dengan mudah bilang gini …

Dikira gampang kali! via www.hipwee.com

Advertisement

6. Begini nih respons temen ngehe. Bukannya ngasih semangat, malah ngeremehin. Masalah orang beda-beda kali!

Teman ngehe. via www.hipwee.com

7. Respons begini emang ada benarnya sih, cuma rasanya nggak pas aja kalau didengerin pas kita sedang terpuruk-terpuruknya. Kita butuh semangat!

Kasih semangat dong! via www.hipwee.com

8. Beginilah jadinya ketika kamu curhat dengan ibu. Apa pun masalahnya, ujung-ujungnya diingetin sembahyang 😀

Kurang bersyukur. via www.hipwee.com

9. Bukannya didengerin atau kasih semangat, malah diketawain. Pasti ada salah satu temanmu yang begini, suka banget lihat temannya sengsara

10. Ternyata dia cuma butuh nongkrong doang, bukan beneran peduli. Tinggalin!

Biar sama-sama enak. 😀 via www.hipwee.com

Momen curhat jadi dilematis saat kita nggak menemukan orang yang tepat. Bukannya lega, malah memperkeruh situasi. Inilah alasan kita mesti pintar-pintar milih teman curhat. Nggak semua orang bisa mendengarkan, nggak banyak orang yang bisa bijak ngasih saran.

Kalau cuma, “Kamu yang sabar, ya!” Google Assistant, Siri, bahkan SimSimi juga bisa!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Fiksionis senin-kamis. Pembaca di kamar mandi.

Editor

Senois.

CLOSE