Sudah menjadi tradisi bahwa pesta pernikahan a la negara kita (kebanyakan) bisa dihadiri oleh dua atau bahkan lebih tamu untuk mewakili satu undangan. Bahkan ada yang kemudian tetap datang dan menyelinap meski tanpa undangan atau mengenal sang mempelai. Nah, budaya yang seperti ini sebaiknya dihindari untuk diuji coba di pesta pernikahan khas Tiongkok. Kenapa? Karena biasanya jamuan makan dalam pesta pernikahan Tiongkok hanya diperuntukkan bagi tamu undangan tertentu yang sudah terdaftar, meski berlokasi di restoran atau aula besar.

Contohnya seperti yang akan Hipwee bahas berikut ini, tentang kenekatan seorang perempuan Taiwan yang memutuskan untuk mencoba peruntungannya mendapatkan jamuan makan gratis di sebuah pesta pernikahan. Dilansir dari World of Buzz yang melaporkan bahwa wanita berbusana rapi ini memasuki ruangan perjamuan tanpa memberikan identitas ataupun memberikan ‘angpao’ dengan penuh percaya diri.

Ketika ditanyai tamu undangan lain, wanita ini sempat berkelit bahkan mengamuk dan bersikap nggak sopan

Advertisement

Kehadiran wanita asing ini sontak menimbulkan kecurigaan dari tamu undangan lain yang merasa nggak mengenalnya sama sekali. Terlebih ia duduk sendiri di meja kosong. Untuk memastikan, seorang tamu pria akhirnya mendekati wanita ini dan menanyainya. Wanita ini pun menjawab bahwa dirinya adalah tamu dari mempelai pria. Namun karena merasa terdesak, ia kemudian mengubah pernyataannya dan mengatakan bahwa ia adalah tamu dari pihak mempelai wanita.

Nggak lama kemudian, seorang tamu lainnya mendatangi wanita ini untuk mengonfirmasi identitasnya. Saat itulah keadaan menjadi pecah seketika lantaran wanita ini mengamuk karena merasa terintimidasi. Hilang kendali, ia mulai menggebrak meja dan berteriak keras pada tamu yang menanyai identitasnya tadi, lalu memintanya untuk menjauhi dirinya. Karena nggak ingin membuat keributan, tamu ini pun mundur perlahan sementara si wanita kembali duduk dan memainkan ponselnya sambil tersenyum-senyum.

Nggak berhenti sampai di situ, situasi semakin memanas saat seorang tamu tampak pengen memberi pelajaran pada wanita ini lantaran merasa geram. Beruntung, si tamu berhasil ditenangkan dan diingatkan untuk nggak membuat keributan dalam pesta pernikahan tersebut.

Akhirnya wanita ini pun berhasil ditindak oleh staf restoran dengan pergi membawa kabur sekantung biskuit. Ih, nggak tahu malu, ya?

Ciyee, malu ni yey! via www.worldofbuzz.com

Advertisement

Melihat kekacauan ini, staf restoran pun turun tangan dan mulai menindak si wanita pengacau. Namun tetap saja, ketika mereka mencoba menanyainya lagi, wanita ini kembali berteriak dan menggebrak meja. Merasa terkepung, wanita ini kemudian mengambil segelas jus dan menumpahkannya ke lantai sambil mengacak-acak meja.

Akhirnya para staf restoran pun memutuskan untuk menahan wanita ini karena ulahnya yang sungguh mengganggu seisi restoran. Namun si wanita tetap saja melawan dan buru-buru meraih mantelnya karena dipaksa meninggalkan ruangan. Merasa nggak mau rugi, wanita ini sempat-sempatnya meraih sekantong biskuit di meja perjamuan untuk dibawanya pergi. Malu-maluin banget, ya?

Menghadiri resepsi pernikahan bukan hanya persoalan makan, minum, dan ikut berpesta. Sudah seyogianya untuk bersikap sopan mengingat kita (yang mendapat undangan) diberikan kehormatan khusus untuk menghadiri pesta pernikahan. Begitu pula jika kamu nggak diundang, apalagi nggak mengenal sang mempelai, tahu diri sajalah, nggak usah memaksakan diri untuk hadir karena memang itu bukan hakmu. Jadi, perilaku wanita di atas jangan ditiru, ya! Atau karena akhir bulan, kamu sengaja mengenakan batik dan pergi kondangan ke pernikahan orang yang nggak kamu kenal? Anak kosan, mana suaranya nih? :p

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya