Kehidupan figur publik tentu sudah pasti nggak terlepas dari perhatian penggemar atau masyarakat biasa. Mereka yang menjadi sosok terkenal di kalangan orang banyak ini sudah pasti diikuti setiap aktivitasnya, baik di dunia nyata maupun di dunia maya, seperti melalui akun media sosial mereka. Nggak sedikit yang bahkan justru semakin terkenal berkat pengikut akun media sosial mereka yang juga semakin bertambah.

Tapi kadang nggak semua yang nge-follow itu memang murni penggemar. Nggak sedikit yang justru mem-follow sosok figur publik untuk dinyinyirin dan dikomentarin. Nggak sedikit figur publik yang mengaku mendapatkan banyak komentar negatif dari followers mereka yang sekarang dilabeli istilah haters. Seperti yang terjadi pada figur publik di bidang kecantikan satu ini.

Tasya Farasya mengunggah video yang berisikan DM dari seorang followers yang selau mengomentari Instastory-nya dengan nada miring

View this post on Instagram

Yang begini ga cuma satu nih yang begini ribuan orang… pengen bgt nemuin orang2 kek gini dia hebat loh kayak udah sumpek bgt sama aku tapi tetep follow dari dulu sampe skrg dan masi dm2 w terus 😂😂😂 pengen bikin video bareng dia pengen liat kesehariannya dia kayak apa .. pengen tau kehidupan dia dan tau apa sih yg dia lewatin sampe jadi orang kayak gini? Pengen bantu dia. Dan kali aja ribuan bahkan ratusan ribu orang2 kayak dia bisa kebantu juga dengan bikin video itu.. ya ga si? Karena kalo orang kayak gini bukan haters namanya. Attention seekers? Atau apa gt. Tp jujur w kasian kalo dipikirin sampe dalem gt … plis gausa komen “sabar kak”apalagi ngehina dia dsb karena jujur ini samasekali ga menyinggung aku malah aku concern pengen tau apa si yg ada di balik pikiran dan penderitaan orang2 seperti mereka ini. karena semua orang jelas punya struggle yg berbeda2 kan..

A post shared by Tasya Farasya (@tasyafarasya) on

Advertisement

Tasya Farasya, beauty vlogger yang saat ini tengah naik daun, mendapat pengalaman yang mungkin bisa dianggap lucu sekaligus mengherankan. Di postingan Instagram-nya, Tasya memperlihatkan sebuah direct message (DM) dari salah seorang followersnya yang sering banget mengomentari Instastory-nya. Dari komentar-komentar tersebut, terlihat sang warganet sangat “perhatian” dengan unggahan Tasya. Sampai-sampai apa pun Instastory Tasya dikomentari. Bukan cuma komentar biasa, tapi hampir semuanya bernada miring.

Alih-alih menyerang balik sang haters yang julid secara konsisten itu, Tasya justru merasa prihatin ada orang yang “seperhatian” itu

unggahan Tasya Farasya via www.instagram.com

Menurut Tasya, ini hanya satu dari ribuan warganet yang melakukan hal yang sama padanya. Mungkin juga pada figur publik lain. Mengomentari setiap updatean si pemilik Instagram lalu mengomentarinya dengan nada merendahkan. Alih-alih menyerang balik sang pelaku, Tasya justru merasa prihatin dan kasihan sama warganet yang kayak gini. Tasya heran kenapa ada orang yang secara terus-terusan mengomentari postingannya dengan menunjukkan ketidaksukaan tapi terus-terusan mengikuti perkembangan hidupnya. Bahkan Tasya terlihat pengen banget ketemu dengan orang seperti ini karena penasaran dengan kehidupan mereka, keseharian mereka, apa alasan di balik komentar-komentar miring mereka.

Sebagian warganet merasa bahwa sang follower cuma ingin “panjat sosial” dan mencari perhatian Tasya saja

tanggapan warganet via www.instagram.com

Advertisement

Respons warganet termasuk rekan-rekan figur publik lainnya beragam. Rata-rata, mereka menganggap bahwa apa yang dilakukan oleh followers Tasya yang satu ini hanya untuk mencari perhatian. Entah benci beneran atau sebenarnya justru suka dengan Tasya, maka sang pelaku menyinyiri unggahan Tasya secara konsisten dan berkelanjutan. Bahkan ada yang bilang kalau si warganet satu itu cuma pengen panjat sosial. Karena mungkin dia tahu dengan cara seperti ini dia bisa mendapatkan atensi dari Tasya serta para followers-nya yang sudah lebih satu juta itu.

Entah kenapa kalau lihat ada warganet kayak gini, kita justru penasaran. Apa sih pekerjaannya sehari-hari sehingga bisa terus-terusan ngomentarin atau nyinyirin hidup orang. Terus kalau nggak suka, kenapa tetep follow dan ngikutin updatean sang figur publik? Tapi, ya, namanya juga warganet. Sebagian kadang memang sukanya cuma nyinyirin doang. Padahal kalau nggak suka, kan, tinggal di-unfollow saja. Mungkin ada kepuasan tersendiri kali, ya, nyinyirin figur publik terus mendapat perhatian kayak gini? 😀

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya