Salah satu hal terberat dalam hidupmu adalah meninggalkan orang yang sangat kamu sayang. Entah karena hubungan kalian yang sering bermasalah atau dia sudah terlalu sering menyakitimu, akhirnya pilihan pahit ini menjadi jalan keluarnya. Nggak gampang memang, tapi kamu harus bisa melewati demi hidupmu yang lebih baik.

Bohong kalau saat menjalaninya nggak ada drama. Bahkan, di tengah jalan kadang kamu ingin balikan sama dia saking sayangnya. Nah, agar perjalanan meninggalkan dia bisa selow dan nggak ada drama, kamu perlu terapkan 5 cara ini. Simak ulasannya ini ya.

1. Kamu harus selalu ingat kalau setiap pilihan ada konsekuensinya. Itu berarti keputusanmu meninggalkannya adalah bentuk keyakinan diri, meski susah dijalani

kamu sudah mempertimbangkan via unsplash.com

Advertisement

Setiap keputusan yang kamu ambil pasti selalu ada konsekuensinya. Coba pikirkan lagi kalau kamu tetap mempertahankannya. Apakah hubungan kalian akan baik-baik saja? Apakah dalam menjalaninya kamu dan dia semakin harmonis atau malah memusingkan? Ingatlah kembali kalau apapun yang kamu pilih telah melalui berbagai pertimbangan dan nggak asal memutuskan. Yakinlah kalau kamu sudah sangat yakin untuk meninggalkannya demi kehidupanmu yang lebih baik, walau nggak gampang melewatinya.

2. Jauhi hal-hal yang bisa membangkitkan ingatanmu tentang dia. Daripada hati tersiksa, lebih baik ditangkis dulu kan kedatangannya?

dia malah lagi asik sama yang lain via unsplash.com

Bukan rahasia lagi kalau proses move on yang kamu jalani pasti banyak hambatannya. Salah satu hambatan yang sukses bikin kamu gelisah dan merana adalah tanpa sengaja memikirkannya. Tiba-tiba saja sosoknya atau kenangan romantis tentang kalian berdua muncul dalam pikiran. Wajar sih kalau kamu galau, hanya saja jangan lama terbuai ya. Ketika sedang memikirkannya, cobalah pertimbangkan apakah dia juga galau soal kamu? ‘Kan belum tentu! Malah siapa tahu dia sudah lupa sama kamu.

3. Kadang nggak harus dengarkan apa kata orang. Pilihlah jalan yang terbaik versi dirimu sendiri

tak perlu dengarkan kata orang lain via unsplash.com

Pilihanmu untuk berpisah dengan dia kadang memunculkan beragam opini dari sekitar. Tanpa kamu minta, mereka dengan seenaknya berbicara tentang keputusanmu meninggalkan dia. Mulai dari pendapat yang setuju, no comment, sampai yang nggak setuju dengan menyertai nyinyiran pedas membuat kamu jadi meragu. Jika hal ini terjadi padamu, kembalilah memikirkan hubungan kalian yang sudah tak punya arah lagi. Kadang hidup itu nggak harus dengarkan apa kata orang karena sejatinya kamu yang lebih tahu untuk diri sendiri.

4. Cari orang lain yang kamu sayang biar hati dan pikiran terdistraksi dari bayang-bayangnya

cari yang lain via www.pexels.com

Advertisement

Nggak harus lawan jenis, sekadar teman biasa atau keluarga pun nggak masalah untuk mendistraksi hati dan pikiranmu dari dia. Sering-seringlah menghubungi orang-orang terdekat yang kamu sayang, lumayan juga mengetahui kabar mereka seperti apa. Yah, siapa tahu kamu ketemu pujaan hati baru yang bisa mengalihkan duniamu lama-lama dari bayang-bayangnya.

5. Sibukkan diri dengan banyak kegiatan. Kamu bisa habiskan waktu dengan keluarga, teman, atau pekerjaan

sibukkan diri via unsplash.com

Selain mencari lawan jenis yang bisa nyantol di hati, kamu bisa sambil menyibukkan diri perbanyak kegiatan. Momen seperti inilah yang harus kamu manfaatkan sebaik-baiknya untuk habiskan waktu bersama orang terdekat. Dan kamu juga bisa meng-upgrade diri kayak sibukkan diri dengan pekerjaan, travelling sendiri, atau coba hal-hal baru lainnya. Isi waktumu dengan kegiatan positif yang menyenangkan biar auramu terbawa postif dan sering bahagia.

Kalau dipikir-pikir keputusan untuk meninggalkan orang yang kamu sayang memang banyak drama. Kamu bakal merasa sedih banget menjalaninya, bahkan sering berpikir untuk balikan lagi. Oleh karena itu, lima cara di atas bisa kamu jadikan pilihan biar proses move on bisa lebih selow tanpa banyak drama.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya