Bisa menjalani hubungan yang serius merupakan satu langkah yang banyak para cewek harapkan. Kamu salah satunya. Di hubungan yang saat ini dijalani, cowokmu telah beberapa kali mengutarakan niatnya untuk serius berpacaran. Meskipun dia belum menyebutkan kapan ingin melamar, tapi dari sorot matanya kamu yakin kalau cowok ini benar-benar ingin menjadi imammu di masa depan.

Namun beberapa waktu setelah niat ingin serius itu diutarakan, kamu kedapatan melihat cowokmu curi-curi pandang ke cewek lain. Saat dia sadar, dengan cengengesan, dia hanya bilang:

Advertisement

Hehehe, refleks aja Yang. Cantik sih mbaknya yang tadi lewat~

Meski hanya diucapkan dengan nada bercanda, kamu jelas kembali mempertanyakan niat untuk serius yang dulu sempat cowokmu ucapkan. Mengapa setelah sekian lama pacaran, komitmen untuk serius yang dia tawarkan, justru luntur pelan-pelan. Akhirnya kamu sadar, hanya ajakan untuk serius saja tak cukup untuk mengarungi masa-masa sebelum lamaran.

Buat kamu yang tengah bimbang karena dia masih suka jelalatan padahal sudah bilang serius dengan hubungan, mungkin inilah alasan yang perlu cowokmu baca dan pahami dalam-dalam. Boleh kok baca berdua, siapa tahu cowokmu segera sadar.

1. Meski belum sah menikah, jelas perasaanmu lah yang akan terluka jika dia berusaha curi-curi kesempatan

Masa mau nyakitin aku sih? via unsplash.com

Advertisement

Kamu dan dia memang belum menikah. Belum ada ikatan hukum dan agama yang mengharuskan masing-masing jaga pandangan. Namun kamu dan dia sudah memutuskan untuk serius berpacaran. Secara logika (dan nurani sih tentunya) kamu dan dia perlu jaga perasaan. Salah satunya dengan menjaga sikap dan nggak jelalatan. Sebagai pihak yang mengajak untuk serius duluan, tak seharusnya dia yang mematahkan omongannya sendiri. Sebab kamulah yang nanti akan menjadi korban dari selingkuh mata ini.

Ngakunya mau serius, tapi kok malah menyakitimu seperti ini. Sehat, mz?

2. Omongan seseorang merupakan parameter rasa percaya. Jika dia abai dengan komitmen seriusnya, bisa jadi kelak akan umbar janji manis semata

Gimana mau percaya kalau masih nakal matanya? via unsplash.com

Ada sebuah ungkapan yang menyebutkan bahwa kepercayaan pada seseorang ditentukan pada omongannya. Apakah omongan seseorang tersebut bisa dipegang, atau hanya bualan semata. Kalau cowokmu yang sudah mengajak serius justru curi-curi pandang saat ada cewek lain lewat, wajar saja jika rasa percayamu padanya berkurang. Kamu punya hak untuk menurunkan rasa percayamu pada cowok seperti ini. Sebab masih dalam tahap pacaran saja dia sudah nggak konsisten pada omongannya sendiri. Bagaimana nanti?

3. Dengan menjaga omongannya, sisi tanggung jawab cowok bisa dibaca. Kamu pun bisa tenang meski lamaran masih lama

Sisi tanggung jawabnya juga keliatan dari sana via unsplash.com

Dari omongan juga, sisi tanggung jawab cowokmu bisa ditebak seperti apa. Jika sudah mengikrarkan mau serius tapi masih jelalatan pada cewek lain, kamu bisa mempertanyakan apakah kelak dia akan bertanggung jawab pada keluarga kecilnya. Namun jika sebaliknya, kamu bisa sedikit bernafas lega. Sebab sisi tanggung jawabnya sudah dipupuk sejak kalian masih pacaran. Kamu bisa tenang meskipun lamaran belum akan dihelat dalam waktu dekat.

4. Bagaimana sayangnya padamu juga bisa dilihat dari konsistennya ini. Kalau masih lirik-lirik, bisa dipastikan kelak sayangnya akan mudah terbagi

Katanya sayang, kok tiap ada yangbening dikit langsung noleh? via unsplash.com

Namanya juga cowok, Yang. Lirik-lirik yang bening dikit boleh lah, sekali-sekali~

Kalau berani bilang serius padamu, harusnya rasa sayangnya tak perlu diragukan lagi. Namun jika dia malah sering asyik dengan lirik kanan-kiri, wajar saja jika kamu bertanya akan sayangnya ini. Apalagi kalau dia menggunakan kalimat dangkal yang diawali dengan namanya juga cowok. Sudah jelas bahwa dia akan mudah bebagi rasa sayang nanti.

5. Tak bisa jaga omongannya sendiri juga bisa menciderai niat untuk serius. Padahal niat adalah pondasi utama untuk melangkah ke masa depan dengan mulus

Niat nggak sih ngajakin serius? via unsplash.com

Ini dia alasan yang harusnya cowokmu pegang kuat-kuat. Niatnya untuk serius harusnya sudah tak lagi main-main saat dia mau serius jalani hubungan denganmu. Namun jika masih lirik-lirik cewek lain, bahkan saat kalian lagi jalan berdua, niatnya untuk serius mungkin tak sepenuhnya benar. Apa iya dia benar-benar niat ingin jadi imammu nanti kalau komitmennya sendiri tak dijalani? Padahal semua orang tahu, kalau niat merupakan pondasi awal sebuah hubungan yang serius bisa berjalan.

6. Alasan sederhana tapi paling ngena. Kalau masih jelalatan padahal ngaku mau serius jalani hubungan, dia jelas bukan cowok beneran

Maaf ya, tapi kamu bukan cowok namanya kalau begini via unsplash.com

Dari sekian alasan di atas, mungkin inilah yang paling sederhana tapi akan nyelekit di hati cowok. Mau dia bilang ingin serius jutaan kali, tapi kalau masih saja ‘nakal mata’, kamu boleh saja memanggilnya sebagai bukan cowok yang sebenarnya. Memang terdengar sedikit sarkas, tapi memang begitulah kenyataan. Bukankah cowok yang benar-benar gentleman akan konsisten pada omongannya sendiri?

Kalau cowokmu masih saja suka jelalatan atau ngeles dengan berbagai alasan, kamu perlu ambil sikap yang lebih tegas. Ambil sikap tegas bukan berarti memutus hubungan. Kamu bisa bicara empat mata dan utarakan isi hatimu yang tak suka dia ‘nakal mata’ begini. Belum ada cincin yang melingkar saja dia sudah ‘nakal’ begini. Gimana kalau besok kalian udah benar-benar sah? Bisa jadi di waktu-waktu tertentu dia malah sengaja bikin masalah.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya