Saat menjalani hubungan kadang ada pertanyaan soal keseriusan yang muncul di kepala. Walau sudah berjalan lama, kita-kita ini sering bertanya apakah kita memang bebar-benar cinta? Apakah kita sudah mencintai dan dicintai dalam takaran yang tidak menyakiti nantinya?

Walau perasaan tak bisa diukur, tetap ada cara untuk mengetahui bahwa kamu menyayanginya sepenuh hati tanpa ‘Tapi.” Jika kamu sudah merasakan 7 bukti ini — kamu hanya perlu menjalani. Tak perlu ragu lagi.

1.Kamu dan dia nggak selalu bahagia, tapi dia punya cara untuk membuatmu jatuh cinta

Dia tidak menjanjikan akan mengantarmu ke mana-mana setiap saat. Dia juga tidak menjanjikan akan menjaga hatimu dengan kata-kata manisnya. Seperti pasangan pada umumnya, sesekali dia akan membuatmu kesal. Sampai harus membuatmu menghela nafas berkali-kali agar tidak meledak di tempat.

Dia datang dengan apa adanya. Menunjukkan sisi paling jujurnya sebagai manusia. Iseng kamu bertanya apa yang bisa ditawarkan olehnya. Dia menjawab sambi lalu saja, “Ya masa depan lah. Kamu mau apa emangnya?”

2. Dia memang ingin mendekat, tapi semua usahanya nggak pernah membuatmu harus berjingkat

Di samping orang yang mencintaimu tanpa keraguan semua akan terasa tidak berlebihan. Perlakuan manisnya padamu tidak memunculkan rasa malas dan jengah. Alih-alih merasa dikejar tanpa jeda, dia malah membiarkanmu berkembang dalam kecepatan yang paling nyaman.

Ketika dia menyayangimu pas sesuai takaran maka dia layak dipertahankan.

3. Sibuk dan fokus mengejar mimpi itu pasti, tapi kamu nggak keberatan untuk selalu mengabari

Urusan saling mengabari kadang jadi alasan utama terjadinya perang dunia ketiga. Kita merasa nggak perlu kasih kabar, tapi dia yang di sana menunggu dengan cemas. Berbagai alasan pun bisa muncul dan menimbulkan masalah:

“Tapi kan aku emang sibuk Yang….sorry kalau gak bisa ngabarin.”

Kamu memang bukan orang yang punya seluruh waktu untuknya. Namun di tengah kesibukan ada ruang yang selalu disisihkan agar selalu bisa berbagi kabar. Dalam berbagai tanggung jawab yang ada, kamu akan selalu berusaha selalu tersedia untuknya.

4. Pertengkaran sesekali menciptakan lebam di hati, tapi setelahnya kamu malah mau berusaha lebih keras lagi

Sesekali kalian akan berbeda pendapat. Kemudian saling menatap dengan kesal dan mengeluarkan kata-kata yang kadang kurang menyenangkan didengar. Tapi bersama dengan dia yang kamu cintai tanpa embel-embel “Tapi” pertengkaran akan mudah saja dijalani. Sakit hati sesekali pasti –namun selalu ada cara untuk membuat kalian saling jatuh cinta lagi.

Petengkaran tidak pernah membuat kalian ingin saling meninggalkan. Justru setelahnya hubungan akan makin dekat dan berjalan lancar.

5. Orang lain boleh sekadar menjalani, tapi bersamanya kamu mau mempersiapkan semua sepenuh hati

Orang lain boleh menjalani hubungan dengan ala kadarnya saja. Tapi bagimu hubungan harus dipersiapkan dan dijalani dengan sedemikian rupa. Jauh-jauh hari sebelum kalian memutuskan serius kamu sudah mulai bersiap soal akan tinggal di mana nanti, bagaimana mengatur uang agar pengeluaran bisa lebih tertata, sampai menanyainya soal kehidupan macam apa yang dibayangkan kelak bisa dihadapi berdua.

Bersamanya masa depan harus dipersiapkan. Tidak ada kata ‘Tapi’ yang membuatmu menjalani semua dengan asal-asalan.

6. Keluarga dan teman-teman kali ini tidak berjarak. Mereka bukan bagian terpisah dari kalian, tapi jadi satu kesatuan

Keluarga dan teman-temanmu jadi pion penting dalam hubungan. Berbeda dengan ikatan sebelumnya yang membuatmu harus berpikir lama untuk mengenalkannya ke keluarga kali ini semua ingin kamu jalani degan cepat saja.

Tidak ada kata-kata penolakan atau penundaan saat kamu ingin mengenalkan mereka. Kamu memang mencintaimu dengan jujur dan apa adanya. Karena itu tak ada salahnya langsung membawanya ke tengah orang-orang terdekatmu.

7. Kata ‘Tapi” dan berbagai alasan tak pernah kamu keluarkan. Di sampingnya masalah dihadapi dengan jujur, demi kebaikan masa depan

Walaupun sedang menghadapi masalah besar hubungan ini tak pernah membuatmu tidak berlindung dalam berbagai alasan. Semua masalah dihadapi dengan ringan saja. Alih-alih menunda kalian lebih sering duduk bersama dan membicarakan masalah yang sedang dihadapi berdua.

Kata ‘Tapi’ yang jadi andalan untuk lari sejenak dari masalah tidak pernah keluar kali ini. Semua berusaha kalian selesaikan demi kebaikan masa depan.

Bagaimana? Apakah kamu sudah menemukan dia yang bisa kamu cintai tanpa ‘Tapi?’ Jika sudah pertahankan dia. Karena orang macam ini susah dicari.

Buat kamu yang pengen tahu perjalanan anak-anak muda yang juga sedang berusaha untuk #HidupTanpaTapi, kamu bisa langsung ikuti hashtag #HidupTanpaTapi di Twitter.

Semangat ya! Stop bilang tapi , dan biarkan diri menemukan orang yang juga sedang mengusahakan hal yang sama.