Kisah Romantis Valentine

Hari Valentine tinggal menghitung hari. Bagi yang merayakan, hari tersebut dianggap sebagai waktu yang cocok untuk mengungkapkan kasih sayang kepada orang yang dicintai. Biasanya orang akan meluapkannya dengan memberi barang-barang simbol cinta, seperti cokelat, bunga, boneka, cincin, atau benda lain yang bisa dibilang anti-mainstream. Selain benda, tak sedikit juga orang yang memilih menghadiahkan momen kepada pasangannya, entah liburan atau makan malam romantis.

Perayaan Hari Valentine sendiri sudah dilakukan sejak dahulu kala. Sejarah dan perkembangannya sendiri mungkin butuh berpuluh-puluh halaman untuk bisa diceritakan. Maka mungkin hampir setiap orang di belahan dunia punya cerita masing-masing saat merayakan Hari Kasih Sayang tersebut. Mulai dari yang romantis, lucu, sampai yang tragis pun ada. Nah, Hipwee Hubungan kali ini sudah merangkum beberapa kisah romantis yang nyata terjadi saat perayaan Valentine, seperti dilansir redbookmag.com. Simak deh, siapa tahu bisa menginspirasi.

1. Memiliki bayi menjadi dambaan bagi setiap pasangan. Begitupun dengan Michelle dan suaminya, yang dikaruniai anak tepat sehari sebelum Valentine

Heart shaped pizza via www.reviewjournal.com

Advertisement

“Putra pertama kami lahir tepat sebelum Hari Valentine. Karena masih bayi, kami tidak ingin meninggalkannya, jadi kami memutuskan untuk di rumah saja. Agar istimewa, saya membuat pizza berbentuk hati. Kami meletakkan bayi kami di tempat tidur sambil memakan pizza dengan cahaya lilin, seolah-olah itu adalah makanan dari restoran terbaik. Itu adalah cara sempurna untuk merayakan dan kami terus melanjutkan tradisi itu di tahun-tahun berikutnya. Hari ini, anak-anak pun menyukainya karena saya membuat pizza ekstra untuk mereka juga.” – Michelle B., Apple Valley, Minnesota.

2. Hubungan yang mulanya tak disetujui pun bisa berlangsung di pelaminan, setelah suami Colleen melamarnya di hari Valentine. Akhir yang bahagia!

Dilamar di hari Valentine via www.arabiaweddings.com

“Suami dan saya telah berkencan selama enam tahun, tetapi karena keluarga tidak menyetujui hubungan kami, karena berasal dari budaya dan agama yang berbeda. Kami benar-benar tidak banyak membicarakan pernikahan. Lalu pada suatu Hari Valentine, aku pulang kerja dan menemukannya di apartemenku dengan sekotak cokelat, seikat bunga, dan sebuah cincin. Aku sangat terkejut! Kakaknya bantu memilih cincin itu dan mereka merahasiakannya dari semua orang, termasuk aku. Malam itu malam yang sempurna, hanya dia dan aku. Tanpa keluarga kita. Kita bisa melihat inilah yang sebenarnya kita inginkan. Saya bilang ‘ya’ dan kami menikah beberapa bulan kemudian! Keluarga kita ternyata baik-baik saja.” – Colleen B., Denver, Colorado.

3. Valentine tak hanya dirasakan muda-mudi yang di mabuk asmara, seperti kedua orangtua Joy yang masih bertukar kartu Valentine meski telah dimakan usia

Kartu Valentine via www.pinterest.co.uk

“Setiap tahun masing-masing kedua orangtuaku akan saling memberi dua kartu untuk Hari Valentine. Mereka menghabiskan banyak waktu untuk memilih kartu yang sempurna – yang satu lucu dan satu lagi sentimental. Mereka menyimpan semuanya sampai berusia 80-an, dan mulai mendaur ulangnya kembali. Mereka akan memilih kartu favorit dan menjadikannya hadiah ulang karena sudah banyak melupakannya saat itu. Dan yang membuatku sedih! Ibuku meninggal empat tahun yang lalu karena kecelakaan dan kartu-kartu itu telah menjadi kenangan berharga, sebuah lambang dari dekade cinta sejati yang apa adanya. “- Joy M., Firth, Idaho.

4. Elizabeth harus menelan kenyataan bahwa Valentinenya bertepatan dengan hari saat pamannya meninggal. Tapi untung pacarnya setia di sisinya

Setia di sampingmu via www.elitedaily.com

Advertisement

Hari Valentine pertama setelah kami mulai berkencan kebetulan bertepatan dengan hari meninggalnya paman saya setelah bergelut dengan kanker otak. Kematian yang menyakitkan dan tragis – dia meninggalkan tiga anak – dan seluruh keluarga saya hancur. Ketika pacar saya datang menjemput saya untuk pergi keluar dan melihat betapa putus asanya saya, dia segera mengubah rencana. Dia mengantarkan saya melewati malam ke negara bagian lain sehingga saya bisa bersama keluarga dan tinggal di sana hingga proses pemakaman. Bagiku itu lebih berarti daripada apa pun, dan aku masih sedih tiap memikirkannya.” – Elizabeth P., Las Vegas, Nevada.

5. Saat pasanganmu bersikap biasa menyambut Valentine. Bisa saja dia sedang menyiapkan rencana besar seperti pasangan Jenny ini

Rencana besar via depositphotos.com

Hari Valentine yang lalu saya tidak mendapat libur kerja. Hari itu, bagaimanapun, saya sedikit sedih, karena dia belum juga mengirimi saya teks Hari Valentine yang menyenangkan atau apapun. Saya seorang perawat dan sedang bekerja tugas malam, jadi setelah tengah malam saya akhirnya selesai. Ketika saya berjalan ke mobil, perasaan saya benar-benar berubah. Dia telah menghiasi mobil saya dengan balon dan pita, mengisi tempat duduk dengan permen, coklat dan boneka binatang. Bahkan ada selusin mawar di jok depan. Itu sempurna. “- Jenny M., Madison, Wisconsin.

6. Valentine tetap bisa jadi romantis meski dirayakan di kantin rumah sakit, dan dibumbui kejadian yang sedikit “menyakitkan”

Kantin rumah sakit via www.dailymail.co.uk

“Beberapa hari sebelum Hari Valentine tahun lalu, suami saya memutuskan untuk mencoba sebuah tantangan “Ninja Prajurit Amerika” dengan anak-anak kami dan akhirnya membuat urat Achillesnya putus! Jadi Hari Valentine kami habiskan di rumah sakit dan dia harus dioperasi. Itu bukan hari yang paling romantis tapi kami bisa istirahat dari anak-anak kami dan makan di luar (bahkan jika itu berasal dari kafetaria rumah sakit). Kami masih menertawakan semua hal yang dia katakan saat di bawah pengaruh obat penghilang rasa sakit. Valentine yang tak terlupakan! “- Laura M., Smithfield, Utah.

7. Bahkan peralatan dapur bisa disulap jadi benda paling romantis sedunia jika yang memberikan adalah seseorang yang berharga bagimu

Gelas ukur dan bunga via www.joelix.com

“Suami saya dan saya bertemu saat kami ditempatkan di pangkalan militer yang sama. Di awal pelatihan kami dan saat pertama kali berkencan, kami tidak punya uang, pun tidak ada waktu untuk membeli hadiah, bahkan jika kami mampu membelinya. Aku mengira hari Valentine pertama kami akan biasa saja. Tapi saya harus tertawa saat dia muncul dengan seikat bunga aster kecil yang disusun dalam 2 gelas ukur tua yang digambar. Beberapa minggu sebelum saya mengeluh betapa sulitnya memasak apa pun karena saya tidak memiliki alat memasak. Sampai hari ini aku bahkan tidak tahu dari mana dia menemukannya! Tapi cangkir itu berarti segalanya dan aku masih memilikinya hingga sekarang.”- Jessica S., San Diego, California.

8. Bekerja di hari Valentine tak lagi menyebalkan saat pasanganmu tiba-tiba datang ke sana dan memberi kejutan

Makan malam romantis via blog.holidaylettings.co.uk

“Ketika pacar saya bertanya kepada saya apa yang ingin kami lakukan untuk Hari Valentine, saya tidak ingin diperlakukan terlalu romantis, jadi hanya mengatakan kepadanya bahwa kami tetap bersikap santai. Yah, dia menganggap itu sebagai izin untuk tidak berbuat apa-apa. Dia bahkan tidak mendapatkan libur kerja dan tidak ingin juga melewatkan semua tip Hari Valentine yang manis. Sementara aku sangat kesal, mengunci diri di kamarku dan terisak-isak. Teman sekamar saya mendengar apa yang sedang terjadi dan memanggilku. Lalu menyerahkan gaun seksi favoritnya, menyuruhku berpakaian. Temanku dan pacarnya mengantarku ke restoran tempat dia bekerja tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Ketika sampai di sana, staf telah menyiapkan sebuah meja pribadi untuk pacarku dan aku, lengkap dengan lilin, mawar dan sampanye. Dia mengambil istirahat makan malamnya bersamaku dan itu benar-benar kencan paling romantis yang pernah ada.”- Annie R., New Orleans, Louisiana.

Nah, ternyata Hari Valentine tak selalu harus tentang bunga, cokelat, atau boneka. Bahkan hal kecil dan sederhana bisa jadi kado terindah kalau kamu memang bisa memaknainya begitu. Semua akan kembali lagi pada bagaimana persepsimu sendiri. Selamat Hari Kasih Sayang!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya