Pacaran jarak jauh nggak cuma banyak cobaan atau rintangan, tapi juga cerita yang bisa didapatkan. Jangankan cerita, hal-hal atau kejadian lucu, ngeselin, dan bikin gregetan saja bisa jadi pengalaman yang seru serta berharga. Seperti usaha pengiritan dalam hal komunikasi, kamu mendadak jadi fakir wifi demi bisa membeli tiket untuk bertemu kekasih. Nggak masalah deh kalau di mana saja yang ditanya, “Mbak/Mas, password wifi di sini apa ya?” Atau saat menghadapi rindu yang seringnya membuat suasana hati berubah-ubah, kadang sendu, dan kadang pengennya marah-marah melulu.

Tapi momen-momen lucu dan unik itu sebenarnya tak hanya ada saat kalian terpisah jarak. Saat bertemu pun ada saat di mana kalian sama-sama salah tingkah. Maklum, namanya juga baru bertemu lagi setelah sekian bulan lamanya hanya mendengar suara pasangan lewat telepon atau menatap sebatas layar saja. Pokoknnya jangan mengaku berpengalaman sebagai pejuang jarak kalau salah tingkah ini belum pernah dialami.

1. Pas ketemu pengennya peluk pasangan seperti di drama, tapi nyatanya mau pegangan tangan saja kikuk rasanya

Duh deg-degan

Duh deg-degan via elizabethwellsphoto.com

Advertisement

Rindu membuat siapapun termasuk si pejuang LDR ingin rasanya memeluk erat pasangannya saat bertemu. Seperti dalam film-film drama, meski nggak harus dengan adegan berlari menghampiri pasangannya. Tapi kenyataannya, jangankan berpelukan sambil menangis atau tersenyum haru, mau berpegangan tangan saja rasanya sudah keringetan dan jantungmu berdegup tak karuan. Sementara beberapa jam yang lalu atau di hari-hari sebelumnya, kalian selalu bilang “Pengen peluk,”.

2. Tiba-tiba tanya “Kamu apa kabar?”, kayak nggak pernah komunikasi saja

bingung mau tanya apa

bingung mau tanya apa via dylandsara.com

Hai….

Hai juga, kamu apa kabar? Hehehe

Satunya bingung mau menyapa apa lagi selain dengan “Hai”. Sedangkan yang satunya ikut jadi salah tingkah dan akhirnya melontarkan pertanyaan klise seperti “Apa kabar?”. Padahal selama tak bertemu kamu atau dia tetap rutin berkomunikasi, saling berbagi kabar baik yang penting sekali atau yang biasa saja. Duh, ternyata grogi bisa menyerang kalian yang didera rindu.

3. Jangankan bercerita, memanggil pasangan dengan ‘Sayang’ saja bikin suara bergetar

malu gitu mau panggil sayang

malu gitu mau panggil sayang via unsplash.com

Advertisement

Kalau di telepon manggil sayangnya santai dan lancar. Tapi pas ketemu langsung untuk memanggil sayang saja kadang harus tarik napas dalam-dalam atau menahan napas, dengan suara yang sedikit bergetar juga. Apalagi pas memulai cerita, sebentar-sebentar kamu atau dia menelan liurnya sendiri. Iya ‘kan?

4. Senyum-senyum terus, antara senang, malu-malu tapi pengen kelihatan manis selalu

Senyum-senyum

Senyum-senyum via www.nessakphotography.com

Nggak ada yang lucu tapi senyum-senyum. Kalau dipikir-pikir kalian yang baru ketemu lagi setelah beberapa bulan terpisah jarak mirip seperti mereka yang baru pertama pendekatan. Ada rasa malu-malu kucing, senang juga pastinya, dan keinginan untuk selalu tampil manis di depannya.

Kamu kenapa dari tadi senyum-senyum terus?

Nggak apa-apa, senang aja bisa lihat kamu lagi. Hehehe….

5. Lirik-lirik pasangan dari atas sampai bawah, padahal kalau mau menatap langsung saja ‘kan bisa

senyum-senyum

Mengamati diam-diam via elizabethwellsphoto.com

Biarpun sering berkirim foto atau video call, tetap saja kalian sering lupa dengan sosok pasangan. Kalau saat tak bertemu bisanya cuma membayangkan. Tapi saat bertemu kamu dan dia justru malah cuma lirik-lirikan saja untuk memperhatikan tampilan pasanganan dari atas sampai bawah. Padahal kalau menatap langsung sebenarnya bisa dan boleh-boleh saja.

6. Jadi sering diam-diaman, bukan karena marahan atau nggak ada bahan obrolan, tapi bingung mau cerita yang mana dulu

bingung kayak orang baru PDKT aja

bingung kayak orang baru PDKT aja via www.nessakphotography.com

Katanya rindu kalian yang LDR-an akan tuntas dengan berbagi cerita serta canda. Tapi nyatanya di awal-awal perjumpaan kalian justru lebih sering diam dan saling melirik saja. Sebab kamu atau dia masih sama-sama bingung mau memulai bercerita dari mana.

Eh iya, kamu masih ingat sama kedai mie yang ada ujung sana nggak?

Iya inget, kenapa emangnya, Yang?

Sekarang udah nggak buka lagi, nggak tahu kenapa.

Yah….

(setelahnya kembali saling diam)

7. Pas belum ketemu bikin rencana ini-itu, tapi waktu sudah ketemu malah bingung harus ngapain atau pergi ke mana dulu

Awalnya bingung mau ngapain

Awalnya bingung mau ngapain via www.nessakphotography.com

Rencananya kalau ketemu ingin makan berdua di kafe unik yang ada di Kota Tua. Ingin sekali lari pagi bareng di acara car free day. Nggak ketinggalan juga rencana berburu buku ke toko-toko favorit kalian berdua. Tapi sewaktu pertemuan itu tiba, kamu dan dia justru bingung mau pergi ke mana dan melakukan apa.

Sekarang kita mau pergi ke mana jadinya?

Hmmm, enaknya ke mana?

8. Berjam-jam pertemuan rasanya tak terasa sampai kalian berujar, “Kok udah malam aja sih….”

udah malam aja ternyata

udah malam aja ternyata via unsplash.com

Mas-Mbak, sebentar lagi kita mau tutup.

Oh….

Setelah pelayan berlalu, kamu atau dia pasti akan berkomentar, “Kok cepat banget ya, udah malam aja sih….”

Saking serunya merasakan kecanggungan, berbagi cerita dan canda, sampai mengamati dalam-dalam pasangan, kalian pun lupa dengan waktu. Rasanya pertemuan yang berjam-jam itu hanya berlangsung dalam hitungan menit.

Mau bagaimana lagi, menuntaskan rasa yang sudah dipendam berbulan-bulan memang tak cukup hanya beberapa jam saja. Canggung dan malu-malu di awal pun rasanya suatu kewajaran.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya