Sederet Kelakuan Konyol saat Naksir Kakak Kelas di SMA. Kenangan Indah tapi Bikin Auto Malu

Naksir kakak kelas

Dunia SMA tanpa cerita seputar “perkecengan” itu berasa sayur kurang bumbu ya. Selalu ada aja cerita cinta yang alay-nya bikin wajah kita semu merah kalau lagi nostalgia. Salah satunya ya momen-momen ngecengin kakak kelas. Buat kamu adik kelas yang waktu itu masih polos-polos, lihat kakak kelas yang wajahnya manis dikiit aja.. beuh dari mata langsung ke hati kayak di jalan tol tanpa hambatan.

Advertisement

Lalu dimulailah babak kehidupan penuh drama yang kalau dipikir-pikir sekarang, langsung otomatis malu. Dari mulai kehebohan kalau papasan di lorong, sampai saat-saat nekat minta nomor walaupun diteriakin teman-temannya. Kalau flash back mengingat masa itu, pasti kamu nggak ada hentinya senyum-senyum sendirian, apalagi sambil baca diary lama di kamar…

Langsung aja deh kita intip hal-hal konyol di masa itu..

Pertama kali liat dia sewaktu orientasi, sumpah doi galak banget! Tapi… di akhir orientasi kamu baru tahu pesona dia yang sesungguhnya

Dia yang tadinya jutek waktu masa orientasi, ternyata manis juga...

Kesan pertama harus penuh impact  via weheartit.com

Sebagai kakak kelas bagian keamanan pas orientasi siswa, doi (kakak kelasmu itu red-) emang jutek bin galak banget! Aktingnya bikin kamu sebal banget sama senior yang satu ini. Dari hari pertama sampai hari ketiga kerjaannya marah-marah mulu. Berasa sekolah miliknya.

Advertisement

Baru selanjutnya, kamu tahu kalau dia (kakak kelasmu itu red-) begitu mempesona waktu akhir masa orientasi. Ternyata dia aslinya ramah banget. Senyumnya bikin kamu nggak berhenti menatap. Dari mata langsung deh turun ke hati. Hari itu sepulang orientasi, kamu panik sendiri begitu sadar kalau kamu udah mulai naksir dia…

Kamu bakalan kena sindrom girang berlebihan tiap kali berpapasan sama kakak kelas yang dipuja. Padahal cuma papasan sepersekian detik, tapi duniamu seketika langsung berbunga-bunga

Papasan doang tapi udah berasa takdir semesta via www.youtube.com

Kegirangan tiap ketemu si dia jadi titik tertinggi hari-harimu di sekolah

Advertisement

Ceritanya hari itu kamu lagi berusaha tampil kece. Baru aja nyobain lip gloss baru dan baby cologne. Padahal biasanya muka dibiarin polos kaya nasi uduk tanpa topping. Begitu kamu sampai di gerbang sekolah kamu berjalan dengan santainya. Hingga kamu… berpapasan dengan si dia — kakak kelasmu yang kamu taksir berat. Seketika, sekelilingmu seakan-akan berubah jadi taman bunga.

Walaupun hanya sepersekian detik, kamu meyakini sepenuh hati kalau matanya juga mengarah padamu. Hal yang kini kamu tahu secara pasti, hanyalah sekadar harapan kosong semata.

Tiap pagi kamu juga jadi sering berdiam di spot yang sama hanya untuk melihat bagaimana rambutnya hari ini. Perubahan sedetail apa pun tak akan pernah luput dari mata (hati) mu

Rutinitas tiap pagi via www.pinterest.com

Rutinitas pagimu di sekolah, sama sekali tidak ada hubungannya dengan urusan studi. Prioritas utamamu adalah melihatnya turun dari sepeda motor dan menata rambutnya yang berantakan setelah melepas helm. Tidak ada sedikit pun hal tentang dia yang luput dari pengawasanmu. Hapal plat nomor jelas sudah di luar kepala, sisiran rambut yang mungkin kemarin mengarah ke kanan dan hari ini ke kiri pun — kamu pasti bisa tahu. Kalau ingat masa-masa itu, kamu biasanya langsung merasa bersalah kepada satu teman yang sering kamu seret paksa mengikuti rutinitas pagimu itu.

Dalam perjuangan hati pertama ini, biasanya selalu ada sekelompok pemandu sorak pribadimu yang selalu bersamamu dalam tiap langkahnya

Punya tim hore yang heboh via thaifilmjournal.blogspot.com

Haduuh.. Yang ini bikin kamu malu banget. Gimana engga, tiap si dia lewat depan kelas, teman-temanmu langsung heboh cie-cie-in si dia.

“Kak… ini ada yang suka.. namanya…”

“I love u fuuulll katanya kak…..”

Si dia hanya terheran-heran dengan aksi tim hore-mu. Apalagi ini bukan kali pertamanya. Di kantin.. Di depan laboratorium, perpus…

Setelah fase memandangi dari jauh saja tidak lagi cukup, kamu mulai nekat mencari kedekatan fisik. Inilah motivasi utama (dan mungkin satu-satunya) masuk OSIS atau organisasi lainnya

Paling tidak ada bahan obrolan via www.youtube.com

Perasaan yang makin mendalam tak lagi bisa tersalurkan dengan cara memandangi dari jauh. Mulailah pencarian jalan untuk lebih dekat dengan dia. Dari perburuan nomor hape dan segala akun media sosial, sampai daftar organisasi-organisasi yang ia ikuti. Berikut semua orang yang dekat dengan dia, termasuk ‘pesaing-pesaing’ yang mungkin jadi penghalang kebersamaan kalian di masa depan.

Kedekatan fisik itu justru jadi titik awalmu kembali ke realita. Dia yang kini tak lagi ada hanya di kepalamu, ternyata bisa berkata tidak padamu dan bisa juga sudah punya pacar

Langsung pecah semua mimpi dan harapan via newsmedia.co.id

Kamu pun menyiapkan hadiah khusus buat si dia, sarung tangan yang terukir inisial namanya. Tidak lupa sepucuk surat berisi ucapan selamat ultah yang di ujung kanan bawahnya bertuliskan your secret admirer... Kado ini kamu selipkan di motornya saat si dia sedang belajar. Memang terkadang urusan cinta bikin kamu bolos 10 menit dari pelajaran.

Suatu ketika kamu lihat dia pakai sarung tangan itu, kamu pun girang bukan kepalang… Di hari yang sama, kamu pun mendapat kabar kalau ternyata si dia udah jadian dengan teman sekelasnya 3 hari yang lalu. Seketika kamu galau dan merasa akhir dunia telah tiba. Tapi kamu juga kini tahu, cuma butuh beberapa bulan atau bahkan hari saja, untuk memulai kembali siklus yang sama. Yah namanya juga anak baru gede. 

Nah dari hal-hal konyol di atas, kamu pernah alami yang mana Guys? Atau jangan-jangan semuanya ya…

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Belum bisa move on dari Firasat-nya Dewi Dee.

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE