Memang nggak semua introvert itu pendiam dan pemalu. Namun, kebanyakan orang introvert itu irit bicara dan nggak “meledak-ledak” seperti ekstrovert. Mengharapkan mereka banyak bercerita jelas sulit diwujudkan, kecuali bila sudah benar-benar nyaman.

Dengan segala “keheningan” itu, apa iya seorang introvert bukan teman yang asyik karena nggak rame? Nggak juga kok. Mungkin introvert memang nggak rame ataupun banyak bicara, namun berteman dengan seorang introvert justru memberimu banyak keuntungan dan kenyamanan. Beberapa hal ini di antaranya.

1. Seorang introvert adalah pendengar yang baik. Kamu bisa curhat berjam-jam tanpa dikatain alay dan lebay

pendengar yang baik via www.pexels.com

Advertisement

Ketika sedang menghadapi masalah, orang cenderung akan mencari teman bercerita. Terkadang, keinginan ini bukan untuk mencari saran atau masukan. Melainkan hanya ingin didengarkan, karena itu cukup melegakan meski nggak menyelesaikan masalah. Nah, seorang introvert adalah pendengar yang baik, karena pada dasarnya mereka lebih suka mendengar daripada bicara. Jadi, dia akan mendengarkanmu meskipun curhatmu sampai berbusa-busa, sampai kamu lega.

2. Seorang intovert akan memikirkan dalam-dalam setiap ucapannya. Kamu tak akan dijudge dengan begitu mudahnya

tidak mudah menjudge via unsplash.com

Sederhananya, introvert itu hening di luar, riuh di dalam. Mereka adalah seorang pemikir, dan selalu mengontrol ucapannya. Mereka bukan tipe orang yang bisa langsung mengungkapkan apa yang mereka pikirkan. Ada sederet pertimbangan dan perdebatan di kepala sebelum kemudian bicara. Karenanya, mereka nggak akan menjudge kamu begini dan begitu atas segala hal yang kamu lakukan. Ketika ada keputusanmu yang tak mereka pahami, mereka akan bertanya terlebih dahulu untuk memahami posisimu.

3. Curhatanmu juga akan lebih aman. Karena bagaimanapun, tak banyak orang yang bisa membuat seorang intovert nyaman

curhatmu lebih aman via www.pexels.com

Sahabat introvert adalah tempat yang tepat untuk curhat hal-hal yang sensitif dan privat. Curhatan rahasiamu itu dijamin aman dan nggak akan diam-diam disebar di belakangmu. Bukan berarti curhat kepada ekstrovert pasti akan disebar-sebar, tapi seorang introvert biasanya nggak mudah terbuka ataupun nyaman dengan orang lain. Jadi, meskipun dia punya banyak teman (yup, seorang introvert juga bisa punya banyak teman lo), dia nggak akan mudah “bercerita” kepada orang lain.

4. Dia mengerti kapan kamu ingin bercerita. Karenanya ia tidak akan memaksamu bicara sebelum waktunya

bisa memberimu waktu via www.pexels.com

Advertisement

Seorang introvert tahu pasti rasanya memiliki berbagai pikiran dan pertimbangan yang menyiksa. Mereka tahu rasa nggak enaknya “dipaksa” bersosialisasi ataupun bercerita saat dia sedang nggak pengen bicara. Karenanya, bersahabat dengan orang introvert akan memberimu ruang yang luas untuk memilih bercerita sekarang atau nanti. Mereka juga mudah mengerti jika kamu ingin sendiri dulu untuk menenangkan hati. Meski begitu, ia akan selalu siaga, hingga bisa diandalkan kapan pun kamu butuh teman cerita.

5. Meski sehari-hari lebih banyak diam, seorang introvert biasanya punya banyak ide cemerlang. Hari-harimu nggak akan membosankan

sikapnya tak terduga via www.pexels.com

Sikap tertutup itu memang menjadikan seorang introvert sosok yang nggak spontan. Mereka lebih sering diam dibandingkan mengutarakan pendapat. Namun, jangan menganggap mereka nggak punya ide-ide di kepala ya. Orang introvert seringkali memiliki ide-ide antimainstream dan out of the box yang bersarang di kepala. Hanya saja, mereka butuh stimulus, alias pancingan untuk bisa mengungkapkannya. Jadi, berteman dengan introvert, kamu harus siap dengan ide-ide aneh yang mungkin nggak kamu sangka.

6. Introvert adalah pengamat yang andal. Nggak heran kalau mereka peka dan bisa diandalkan

pengamat andal via unsplash.com

Siapa yang nggak ingin dimengerti dan dipahami? Kalau kamu mengharapkan sosok yang peka, sahabat introvert adalah orang yang peka. Sifat alami mereka adalah seorang pengamat yang andal. Ketika dia memilih menyimak dalam sebuah obrolan, sebenarnya mereka sedang “menganalisa”. Mereka membaca gestur, raut wajah, dan mungkin hal-hal yang biasanya luput diperhatikan. Karenanya, dia akan mudah menangkap ketika mood atau raut wajahmu berbeda, meski terkadang mereka menyimpannya dalam hati saja.

7. Introvert adalah orang yang sulit dibaca. Berada di dekat mereka mengajarimu untuk lebih peka juga

mengajarimu lebih peka via www.pexels.com

Soal kepekaan, introvert nggak perlu dipertanyakan. Sebaliknya, berteman dengan introvert, juga melatihmu menjadi lebih peka lo. Karena introvert adalah orang yang sulit dibaca. Berbeda dengan ekstrovert yang ketika ada masalah langsung bisa tertangkap mata. Diamnya seorang ekstrovert mudah sekali dibaca. Sementara introvert, mereka jago menyembunyikan perasaan dan memasang wajah datar. Jadi kamu pun harus bisa menerka-nerka isi hatinya.

Meski cenderung diam dan nggak banyak bicara, orang introvert bukannya nggak seru atau nggak asyik dijadikan teman kok. Bila sudah di lingkungan atau di antara orang-orang yang membuatnya nyaman, orang introvert bisa seru, asyik, dan bahkan rame juga.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya