Apa yang terlintas di pikiranmu ketika mendengar istilah fisioterapi? Mengernyutkan dahi sambil bilang "Apa itu fisioterapi? Atau dengan wajah innocent anda akan bilang "Ooh terapi tekak-tekuk itu ya?". Berbagai macam respon yang aka ditemui. Tapi untuk anda yang mempunyai teman atau kenalan seorang fisioterapi, anda termasuk orang yang beruntung setelah membaca artikel ini.

 

1. Kebanyakan Mereka Adalah Orang Yang Easy Going

Possitive Skill

Possitive Skill via http://www.innerspace.org.uk

Dalam profesinya, seorang fisioterapis dituntut dan terbiasa untuk selalu komunikatif, baik saat memberikan terapi, maupun edukasi terhadap pasiennya. Jadi tidak heran, kebanyakan dari mereka orangnya luwes, humble, mungkin ada beberapa yang cerewet. Tapi percayalah, mereka selalu berusaha membangun lingkaran teman yang sehat, baik dengan pasien mereka, dan kamu tentunya sebagai teman mereka.

2. Selain Bisa Curhat Tentang Masalah Hidup, Kamu Juga Bisa Curhat Masalah Kesehatan dan Kebugaran Fisikmu

Physiotherapy Assesment

Physiotherapy Assesment via http://www.physioandmore.co.uk

Sebagai temanmu, tentunya dia akan menjadi tempat untuk mendengarkan curhatanmu, baik tentang keluarga, asmara, atau karir. Tapi sebagai teman sekaligus fisioterapis, tentunya dia dapat diandalkan dan dengan senang hati mendengarkan keluh kesahmu mengenai kesehatan fisikmu misalnya seperti nyeri pinggang, gangguan gerak pada bahu, kaku otot, skoliosis dan gangguan fisik lainnya seputar gerak dan fungsi.

Jangan meremehkan keluhan sepele seperti itu, saat ini mungkin tidak begitu mengganggu aktifitas harian dan kesehatan kamu, tapi untuk 10 artau 20 tahun kemudian? Ayok, kirim pesan, buat janji, dan minta saran dari dia.

"Hey kamu dan dia kan teman, jadi semuanya bisa lebih fleksibel, dan tetap teratur"

3. Wahai Insan Pemuja Gadget, Sekarang Waktunya Kalian Ngajak Teman Fisioterapismu Untuk Ketemuan, Jangan Di Tunda!

Demam Gadget

Demam Gadget via http://www.suara.com

Di zaman, ini kebanyakan orang tidak bisa hidup tanpa gadget, banyak yang ketergantungan dan tidak sedikit yang kecanduan. Ada dampak positifnya memang, misalnya kamu bisa dapat tambahan penghasilan dari hasil jualan online, atau menemukan kontak teman lama melalui media sosial, namun kebiasaan online sayangnya selalu diiringi dampak negatif. Sadar gak? Kamu jadi lebih sering menyendiri, kamu jadi susah nyambung atau sering gugup kalau diajak ngobrol sama orang baru karena kamu terbiasa berinteraksi dengan benda mati seperti smartphone atau laptop.

Selain itu kamu juga mengeluhkan gangguan kesehatan fisik, pada awalnya kamu hanya merasakan pegal-pegal pada otot leher dan bahu, kemudian keluhan bertambah menjadi pusing, disertai sensitif terhadap cahaya, dan paling parah akan mual.

Masih banyak lagi gangguan kesehatan yang akan ditemui. Selamatkan dirimu segera, hubungi teman fisioterapis anda, ajak ketemuan. Selain kamu bisa berinteraksi sosial kamu juga bisa meminta tolong untuk memeriksa keadaan gerak dan fungsimu, dan cobalah meminta edukasi latihan yang tepat agar kondisi kesehatan fisikmu tetap terjaga dan kamu bisa tetap menjalankan kehidupan online-mu

4. Punya Hobi di Bidang Sport Atau Traveling? Jangan Lupa Ajak Mareka Yang Selalu Siap Sedia.

Banyak yang belum tahu kalau fisioterapis gak sebatas menangani orang sakit aja, di bidang olahraga mereka juga bisa ambil andil. Jadi kamu yang suka petualangan, travelling, atau olahraga juga beruntung memiliki teman seorang fisioterapis gak usah ragu ngajakin mereka, selain bisa nemenin kamu travelling atau olahraga, mereka juga siap sedia kalau kamu kena cedera, atau siap menyiapkan program latihan agar target kebugaran fisikmu bisa terpenuhi. Jadi, siap travelling kemana selanjutnya?

5. Gak Cuma Temenan Sama Kamu, Mereka Juga Dengan Mudah Dekat Dekat Dengan Keluargamu

Banyak yang belum tahu, mungkin termasuk kamu sebagai temannya, bahwa fisioterapis nanganin pasien mulai dari bayi sampai lansia. Jadi gak heran, mereka mudah mengakrabkan diri mulai dari Kakek, Nenek, Ayah, Ibu, Kakak, sampai adek kamu. Yah, intinya selain berteman sama kamu mereka juga gampang mempererat silahturahmi ke keluarga kamu. Gimana? cocok banget kan dijadikan pasangan? Ups. Intermezo gak apa-apa kali ya :-)

6. Walaupun Dalam Pekerjaannya Mereka Sangat Objektif Terhadap Fisik Seseorang, Tapi Percayalah, Mereka Akan Menerimamu Apa Adanya.

Friendship

Friendship via http://fustany.com

Ada rahasia kecil yang harus kamu ketahui jika kamu punya teman seorang fisioterapis. Dalam pekerjaan dan profesinya, temanmu akan benar-benar objektif dalam menilai fisik seseorang termasuk kamu. Apakah ada suatu patologi atau gangguan pada kondisi fisikmu. Agak seram ya? Tapi kamu tidak perlu khawatir, atau takut, mereka tidak menggunakan ilmu terawang atau ilmu hitam, mereka juga tidak menyisipkan kamera pengintai canggih seperti dalam film action luar negri.

Cukup dengan melihat sekilas dan menghubungkannya dengan kebiasaan atau aktifitas harianmu. Dari sini kamu malah beruntung, dia akan membantumu menemukan masalah gangguan fisikmu yang mungkin kamu sendiri tidak sadari kemudian dia akan memberikanmu saran terbaik. Meskipun dia sangat objektif mengenai fisik, tapi dia akan menerima kamu sebagai temannya, bagaimanapun kondisi fisikmu, atau status sosialmu. Itu gunanya teman kan? Saling membantu, mengingatkan, dan melengkapi. Tapi pada intinya, kita harus belajar menerima, melihat sisi positif dan bersyukur siapapun teman kita saat ini. 

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya