<>1. Labuan Bajo Adalah Kota Seribu Sunset
Sunset dari jalan utama Labuan Bajo

Sunset dari jalan utama Labuan Bajo via http://langkahjauh.com

Kota Labuan Bajo menghadap langsung ke arah terbenamnya matahari. Hingga banyak pilihan tempat untuk menikmati keindahan matahari tenggelam dengan sensasi yang berbeda, seperti bukit, kafe, pantai, hotel, dermaga, atau bahkan kapal. Jika ingin menikmati sunset dari ketinggian bisa ke bukit Cinta, bukit Ketentang dan bukit Sylvia, untuk pantai bisa ke pantai Pede dan pantai Gorontalo, sedang kafe dan hotel bisa dipilih yang menghadap langsung ke laut. 

<>2. Labuan Bajo Tidak Memiliki Makanan Khas
Sopi, minuman khas Flores

Sopi, minuman khas Flores via https://enjoybackpacker.wordpress.com

“Apakah makanan khas di sini?” itu adalah pertanyaan yang membuat hampir semua penduduk Labuan Bajo kebingungan menjawabnya. Hal yang berbeda kalau ditanyakan perihal minuman khas. Semua bakal segera menjawab “Sopi” yang merupakan arak lokal Flores yang mudah ditemukan di Labuan Bajo.

<>3. Labuan Bajo Tidak Menerima Uang Receh
Koin yang ditolak

Koin yang ditolak via http://iklanxpress.com

Jangan kaget kalau kasir atau pedagang tiba-tiba menolak uang receh yang kamu berikan untuk pembayaran. “Tidak terima uang receh di sini mas” kata penjualnya gorengan suatu kali, “walaupun uang receh seribu rupiah”. Dan inipun berlaku di warung-warung makan dan mini market. Jadi, simpan saja uang recehmu di Labuan Bajo.

<>4. Di Labuan Bajo Ada Dua Dosa Pengendara Motor Yang Tak Terampuni
Manis-manis tapi tidak pakai helm

Manis-manis tapi tidak pakai helm via http://pinterest.com

Baik siang maupun malam, jika tidak pakai helm dan berkendara melawan arus di jalan satu arah adalah kesalahan yang tidak bakal diampuni polisi di sini. Tapi jika kamu menaati keduanya, tidak peduli motormu pakai knalpot besar, tidak pakai spion, tidak ada plat nomor, kamu tidak akan dihentikan jika bertemu polisi, kecuali saat razia resmi.

<>5. Beda Tarif Ojek Siang Dan Malam
Tukang Ojek

Tukang Ojek via http://arisheruutomo.com

Di Labuan Bajo, tarif ojek dari pagi hingga magrib adalah lima ribu rupiah. Setelah adzan Magrib tarif ojek naik dua kali lipat untuk jarak yang sama. 

<>6. Rumah Makan Padang Terbanyak
Masakan Padang yang menggugah selera

Masakan Padang yang menggugah selera via http://id.wikipedia.org

Dari Kampung Ujung hingga Air Kemiri--ujung kedua jalan satu arah di Labuan Bajo--sejauh sekitar 1 kilo meter, terdapat empat belas warung nasi Padang. Artinya tidak sampai 100 meter ada satu warung nasi Padang, dan yang terbanyak terletak di kampung Air dan Air Kemiri. Jika kamu penggemar masakan Padang, Labuan Bajo adalah surga buat seleramu.

<>7. Labuan Bajo Adalah Morning City
Labuan Bajo

Labuan Bajo via http://seecut.net

Jika kamu pernah ke Legian di Bali atau Gili Trawangan, Labuan Bajo adalah antitesisnya. Jam sembilan malam kota Labuan Bajo sudah "mengantuk". Jam sepuluh hanya beberapa orang saja yang melintas di jalan-jalan. Sebaliknya, jam lima pagi Labuan Bajo sudah "bangun", di jalan sudah banyak orang dan kendaraan yang lalu-lalang. Hal ini disebabkan, kegiatan wisatawan dimulai sejak pagi. Seperti diving mulai berangkat jam tujuh pagi, live on board rata-rata dimulai jam delapan sampai sepuluh pagi.

<>8. Di Labuan Bajo Ada Atm Dan Toko Yang Jual Flash Disk, Kok
Tenang saja, ada ATM kok di Labuan Bajo

Tenang saja, ada ATM kok di Labuan Bajo via http://aspi-indonesia.or.id

“Mas, di Labuan Bajo ada ATM nggak?” ini adalah pertanyaan yang paling sering saya terima dari teman-teman yang mau datang ke sini. BRI, BNI, Mandiri, dan bank NTT telah menanamkan ATM-nya di kota ini, jadi jangan khawatir membawa uang pas-pasan di kantong, asal uang di ATM bisa dikuras. Selain ATM, di Labuan Bajo juga ada penjual flash disk, pizza, burger, eskrim gelatto, dan perlengkapan snorkeling. 

Jadi kapan kamu mau ke Labuan Bajo?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya