Apa yang pertama kali ada di benak Anda ketika mendengar kata persalinan? Mungkin sebagian besar orang akan terbayang rasanya kebahagiaan dari sepasang suami istri yang baru saja mendapatkan anugerah dari Tuhan.

Namun tidak sedikit juga ada orang yang memikirkan bahwa persalinan itu identik dengan rasa sakit yang dirasakan oleh seorang ibu. Tapi pernahkah Anda membayangkan, apa sih yang bayi rasakan ketika seorang ibu hendak melahirkan?

Tentu kita tidak pernah tahu apa yang bayi rasakan. Walaupun kita sendiri pernah menjadi seorang bayi yang baru dilahirkan, tapi tentu saja rasanya seperti apa, kita sendiri tidak ingat.

Dilansir dari curejoy.com, ternyata proses pembukaan, pecahnya kantung ketuban sampai dengan kontraksi, semua itu juga dirasakan loh oleh sang bayi.

Hal itu wajar terjadi, sebab bayi juga adalah manusia seperti kita yang mempunyai indera yang dapat merasakan sesuatu. Lalu, sebetulnya apa lagi sih yang bayi rasakan saat sang ibu melahirkan? Berikut ulasannya.

1. Mengetahui sang ibu mengalami kontraksi

Saat ibu mengalami kontraksi

Saat ibu mengalami kontraksi via https://cdn.images.express.co.uk

Pada saat ibu mengalami kontrasi, tingkat oksigen dan tekanan darah pada tubuh akan mengalami penurunan. Tapi hal ini tidak akan berdampak buruk pada sang bayi.

Advertisement

Pada saat hal itu terjadi, detak jantung bayi akan berdetak kencang. Pada saat inilah dokter akan memantau kestabilan dari detak jantunya. Jika detak jantung sang bayi mulai menurun, itu menandakan bahwa bayi tersebut mengalami stres. Jika hal itu terjadi, maka dokter akan segera mengeluarkan bayi dari rahim ibunya.

2. Bisa tahu kantung ketuban mulai pecah

Pemeriksaan Ibu Hamil

Pemeriksaan Ibu Hamil via https://unsplash.com

Seperti yang sudah dibocorkan sedikit di atas, si bayi dapat mengetahui bahwa kantung ketuban yang selama ini menyelimutinya mulai pecah. Bayi juga dapat merasakan ketika air ketuban mulai mengalir keluar dari tubuh ibunya. Namun luar biasanya, saat hal itu terjadi, tubuh bayi seketika dapat langsung beradaptasi dengan kondisi tersebut. Inilah salah satu keajaiban yang diberikan oleh Tuhan.

3. Dapat mempersiapkan diri untuk keluar dari rahim

Bayi dalam kandungan

Bayi dalam kandungan via http://www.kiwifamilies.co.nz

Bayi dapat merasakan ketika vagina sang ibu sudah mulai mengalami pembukaan. Pada saat itu, bayi akan bersiap untuk keluar melalui jalan lahirnya. Pada saat proses ini berlangsung, kepala bayi akan tertekan dan mulai memutar dari arah kiri ke arah kanan untuk dapat keluar melalui rahim ibunya.

Advertisement

Sebagian orang mungkin merasa khawatir dengan proses ini, tapi sekali lagi, ini adalah kuasa Tuhan. Bayi bisa bertahan melalui proses ini tanpa kekurangan oksigen, karena pasokan oksigen masih di dapatkan bayi melalui tali pusar ibunya hingga ia benar-benar dapat keluar dari rahim si ibu.

4. Dapat merasakan emosi ibunya

Pelukan Ibu untuk Sang Anak

Pelukan Ibu untuk Sang Anak via https://www.naukrinama.com

Hal ini harus benar-benar di pahami oleh setiap ibu hamil. Pasalnya, bayi juga dapat merasakan emosi yang dialami oleh ibunya. Salah satu contohnya adalah stres.

Stres yang dialami sang ibu ketika hamil, dapat mempengaruhi hormon yang melingkupi sang bayi. Hormon itu nantinya akan berubah.

Bayi juga dapat mendengar detak jantung dari sang ibu, apakah berdetuk normal atau malah berdetuk kencang karena emosi yang meluap.

Akibat dari stres ketika hamil, akan mempengaruhi bayi setelah dilahirkan. Salah satu kemungkinan yang dapat terjadi karena hal ini adalah bayi akan mengalami depresi setelah dilahirkan.

5. Bayi akan merasa kaget

Nyamannya bayi saat dipeluk oleh ibunya

Nyamannya bayi saat dipeluk oleh ibunya via https://www.orok.me

Selama 9 bulan lamanya, bayi berada di dalam rahim sang ibu yang gelap, sunyi dan juga sempit. Ketika bayi lahir ke dunia ini, semua hal itu akan terasa hilang dan tergantikan dengan suara yang berisik, cahaya yang terang dan lain sebagainya.

Hal itu tentu saja membuat sang bayi merasa kaget, karena dialami secara bersamaan sekaligus. Maka wajar saja jika bayi ketika dilahirkan akan langsung menangis, salah satu sebabnya adalah karena keget dengan situasi dan kondisi yang tiba-tiba saja berubah yang tadinya gelap jadi terang, yang tadinya sunyi jadi ramai dan yang tadinya sempit menjadi luas.

Pada saat seperti ini, dibutukan pelukan hangat dari sang ibu untuk membuatnya merasa tentang kembali. Pelukan ibu akan membuat ia merasa nyaman dan mulai berhenti menangis.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya