6 Alasan Bersyukur Bisa Membuat Kehidupanmu Jauh Lebih Bahagia. Buktikan Aja!

bersyukur bikin bahagia

Kembali bernafas hari ini adalah nikmat tiada tara dan wajib disyukuri. Mendapat rezeki meski sebesar biji sawi pun tidak boleh luput dari syukur. Segala hal yang terjadi saat ini atau nanti, tetap bersyukur. Kamu nggak akan rugi meski sering-sering bersyukur, mengapa? Dengan bersyukur hidupmu jauh lebih bermakna. Berikut serangkaian alasan mengapa kamu harus bersyukur setiap waktu.

Advertisement

1. Dengan bersyukur, kamu dapat lebih merasakan kebahagiaan

Foto oleh Dominika Roseclay dari Pexels

Foto oleh Dominika Roseclay dari Pexels via https://www.pexels.com

Bersyukur terbukti mampu membuat seseorang merasa ringan dan merasa lapang dalam hidupnya. Dengan selalu bersyukur, energi positif akan menjalar ke seluruh tubuh sehingga sepanjang hari kamu akan diliputi perasaan senang atau bahagia. Meskipun rasa syukur tersebut ditujukan untuk hal-hal kecil yang telah kamu lalui atau kamu terima, nilainya akan tetap sama tidak berubah dengan hal-hal besar yang kamu syukuri. Oleh karena itu, nggak rugi jika kamu bersyukur, malah justru kamu mendapatkan kebaikan.

2. Meningkatkan kesabaran saat sedang berada dalam masa-masa sulit

Foto oleh Amina Filkins dari Pexels

Foto oleh Amina Filkins dari Pexels via https://www.pexels.com

Karena kamu telah membiasakan diri bersyukur, maka di saat-saat sulitpun kamu akan selalu dipenuhi dengan rasa sabar. Meski kamu berada di titik terendah hidupmu, namun jika kamu pandai bersyukur, keadaan sulitmu akan terasa jauh lebih ringan. Oleh karenanya, jangan lupa untuk terus bersyukur.

Advertisement

Bersyukur tidak akan membuatmu miskin, sebaliknya, bersyukur akan menempamu menjadi sosok yang kaya dan lapang hatinya.

3. Memperkuat jalinan silahturahmi dengan orang-orang terdekat, rekan, maupun orang lain

Foto oleh fauxels dari Pexels

Foto oleh fauxels dari Pexels via https://www.pexels.com

Sering-sering bersyukur dapat mempererat jalinan silahturahmi terhadap orang-orang di sekitarmu. Sebab dengan bersyukur kamu akan menyadari, bahwasanya silahturahmi adalah bagian dari nikmat yang diberikan Sang Maha Kuasa selama kamu hidup di dunia sehingga tidak ada alasan bagimu untuk menolak bersilahturahmi.

4. Membuka jendela logika saat memutuskan sesuatu

Foto oleh fauxels dari Pexels

Foto oleh fauxels dari Pexels via https://www.pexels.com

Kebiasaanmu bersyukur akan membawamu pada kebiasaan untuk berpikir sebelum memutuskan sesuatu. Ada kalanya, kamu akan mempertimbangkan baik dan buruknya menggunakan logikan dibanding perasaan. Semakin sering kamu bersyukur, semakin sering pula logikamu dilatih untuk membuat keputusan.

Advertisement

5. Meredam emosi, mengurangi depresi

Foto oleh cottonbro dari Pexels

Foto oleh cottonbro dari Pexels via https://www.pexels.com

Selalu memulai hari dengan bersyukur dapat membantumu mengurangi potensi depresi. Jelas saja, kamu mampu menghargai apapun yang kamu terima dengan ucapan ‘terima kasih’ atau ‘Alhamdulillah’ yang dapat menenangkan hati. Maka, meskipun hal pelik kamu hadapi, itu tidak akan mengganggumu dan hatimu karena selalu ada syukur di sana.

6. Semakin banyak bersyukur, semakin banyak pula kebahagiaan yang kamu terima, kesehatan fisikmu makin meningkat

Foto oleh Edu Carvalho dari Pexels

Foto oleh Edu Carvalho dari Pexels via https://www.pexels.com

Terbukti, bahwasanya marah-marah, terlalu banyak emosi, atau pikiran negatif akan membuatmu gampang sakit, terutama berkenaan dengan jiwa. Jiwamu diliputi ketidaktenangan berkat memendam amarah dan bagimu tidak akan tuntas jika tidak dibayarkan sehingga membuatmu selalu dihantui dengan pikiran-pikiranmu sendiri.

Oleh karena itu, ada baiknya kamu harus mengubah pola pikirmu dengan banyak-banyak bersyukur agar kebahagiaan selalu menyertai langkah-langkahmu dan imbasnya kamu akan dibekali semangat dan kesehatan fisik yang kuat.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

selalu ingin belajar menulis

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE