Curhatan Seorang Wanita yang Belum Berjilbab. Please Jangan Dihakimi dan Dibandingkan Lagi

Curahan hati wanita yang belum berhijab

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca Hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Tolong dengarkan perasaan para wanita yang belum memilih untuk berjilbab dan merasa selalu dibandingkan kadang dihakimi atas pilihannya. Tolong berhenti untuk merendahkan dan menghakimi pilihan untuk berjilbab atau tidak. 

Seperti curhatan di bawah ini, yang mencurahkan betapa dibandingkan dengan yang lain itu tidak enak sekali. Apalagi dibandingkan soal panggilan hati.

 

1. Aku punya pilihan hidup

putri arab

putri arab via https://www.wanita.me

Advertisement

Setiap orang tidak bisa meremehkan siapapun hanya dari sudut pandangnya sendiri. Begitupun dengan wanita yang tidak berjilbab bukan berarti mereka tidak baik. Baik tidaknya seseorang tidak bisa dinilai dari penampilannya, selalu saja hal ini menjadi permasalahan dan tak jarang wanita yang tidak berjilbab mendapat tanggapan yang negatif di luar sana.

2. Tolong, hargai pilihan seseorang

Lagi lagi, selalu saja ada segelintiran orang yang menghakimi seseorang dalam menentukan pilihannya dengan contoh pilihan wanita untuk belum berjilbab. 

“Kamu muslim tapi kok tidak berjilbab?” 

“Wanuta berjilbab lebih soleh dibandig wanita tidak berjilbab” 

Advertisement

Pernyataan seperti itu yang ada di masyarakat dan membuat para wanita muslim tetapi belum berjilbab merasa dirinya ter diskriminasi. 

3. Setiap manusia punya siklus hidup yang berbeda, akan ada saatnya aku berhijrah dan berjilbab

putri ameera

putri ameera via https://www.google.co.id

Jilbab memang identitas seorang muslimah, tetapi masih banyak wanita muslim lainnya yang memilih untuk belum berjilbab karena memiliki alasannya sendiri. Berhijab atau tidak, pada akhirnya ini merupakan keputusan personal. 

4. Tidak berjilbab bukan berarti aku tidak baik

Advertisement

Hijab dan akhlaq, dua hal yang berbeda dan jangan dikaitkan menjadi satu.

”Percuma berjilbab tapi dia masih suka ngomongin orang” 

Jika wanita yang berjilbab bersalah dalam perilakunya, yang salah hanyalah akhlaqnya tidak perlu menghakimi hijab yang ia kenakan. Begitupun dengan wanita yang tidak berjilbab, jangan salahkan penampilannya karena kamu tidak bisa menilai baik dan buruk ibadah seseorang hanya dari penampilannya saja. 

5. Terima kasih sudah mengingatkan

putri ameera

putri ameera via https://m.dream.co.id

Ada banyak cara mengajak wanita untuk segera berjilbab, tetapi cara yang paling tepat dan tidak menyinggung adalah cukup mendoakannya bukan menghakimi sampai merasa dirinya tidak baik hanya karena persoalan berjilbab dan tidak berjilbab. 

Jadi mohon maaf ya, jika pilihan untuk belum berjilbab ini menganggumu. Mohon pengertiannya juga bahwa panggilan hati setiap orang itu berbeda-beda.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE