Emosi hadir dengan sendirinya tanpa diundang. Emosi itu sendiri sering datang pada diri kita terutama di masa remaja, seperti kita ini. Memotivasi diri sendiri adalah kunci penting bagi kita.

Keadaan di mana kita harus bertahan dalam kesulitan yang tidak terduga, menyiasati kondisi yang jauh dari ideal agar rencana berjalan lancar, semua itu bergantung pada keterampilan kita memotivasi diri sendiri.

1. Menenangkan Diri

menenangkan diri

menenangkan diri via https://www.google.com

Menenangkan diri berguna untuk menghindarkan kita dari salah mengambil keputusan. Perasaan panik dan terburu-buru mengatasi masalah, perlu dikendalikan dengan menenangkan diri kita terlebih dahulu. Menerima dan mengakui kehadiran masalah adalah langkah awal yang baik untuk mencapai ketenangan.

Advertisement

Sebaliknya, mengingkari masalah hanyalah melahirkan ketenangan semu yang menjauhkan kita dari semangat mencari solusi.

2. Memelihara Harapan dan Optimisme

Harapan adalah keyakinan bahwa dalam diri kita ada kemauan dan kemampuan untuk mewujudkan impian yang kita idamkan, bagaimana pun sulitnya. Keyakinan ini tetap kita pelihara saat kegagalan dan situasi yang diharapkan itu datang.

Selain harapan, dalam situasi-situasi sulit kita perlu menjaga optimisme. Orang yang optimisme menganggap kegagalannya disebabkan oleh sesuatu yang dapat diubah. Sebaliknya, orang yang pesimis beranggapan kegagalan dan masalah-masalahnya berasal dari kondisi yang tidak mungkin diubah.

3. Menghadirkan Mood Positif

chatting dengan doi

chatting dengan doi via http://www.google.com

Advertisement

Cara menghadirkan mood positif atau good mood adalah melakukan hal apa yang kita mau seperti pergi ke tempat yang kita sukai, atau makan makanan yang kita inginkan. Jika remaja seperti kita ini biasanya chatting deng moodbooster kita sendiri.

Dengan mood positif, pikiran kita lebih kreatif dan taktis. Suasana hati yang baik membuat kita merasa yakin bahwa rencana-rencana yang kita buat memang solutif. Segala sesuatu yang tadinya rasanya kacau dan buntu, menjadi terasa lebih mungkin untuk dibenahi.

4. Berfokus Pada Tujuan

fokus pada tujuan

fokus pada tujuan via https://www.google.co.id

Fokus yang saya maksudkan adalah kemampuan kita mengarahkan tenaga, pikiran, dan sumber daya untuk mengatasi kesulitan. Masalah dan kegagalan yang datang sedikit banyak akan membuyarkan kita dari tujuan.

Tidak sedikit yang terbuai untuk menyudahi kesulitannya dengan mengabaikan masalah, mencari pelarian, atau malah berpura-pura kesulitan itu tak ada. Tujuan yang jelas akan membantu kita untuk fokus. Kesulitan-kesulitan bisa saja datang, tetapi kalau kita tetap fokus, tindakan kita akan terarah mencapai tujuan. Rencana hebat yang tidaj pernah dilaksanakan tidak akan membawa perubahan.

5. Mengambil Wudhu dan Berdzikir

Berdzikir adalah salah satu cara menahan emosi kita. Dengan berdzikir kita bisa menenangkan hati. Seorang Muslim yang senantiasa berdzikir akan senantiasa mendapatkan kebaikan demi kebaikan.

Oleh karena itu, sangat luar biasa kasih sayang Allah kepada umat Islam. Manfaat dzikir yang sedemikian luar biasa bagi kehidupan dunia-akhirat kita senantiasa Allah ulang-ulang di dalam kitab-Nya agar kita terus menerus mengamalkannya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya