Sebagai orang Indonesia, kita pasti sering mendengar pepatah ‘rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri’, yang artinya orang lain selalu kelihatan lebih indah (baik) daripada diri kita sendiri. Pemikiran tersebut sebenarnya tidak ada salahnya hanya saja mempunyai pemikiran tersebut terus menerus dapat membuat kita merasa iri terhadap orang lain, bahkan mungkin dapat  membuat kita terus menerus merasa kurang. Padahal, terkadang pepatah tersebut tidak sepenuhnya benar atau mungkin hanya bagian tertentu yang benar.

Kita terkadang terlalu fokus pada “rumputnya” saja dan tidak memperhatikan hal-hal lain yang mempengaruhi pandangan kita terhadap “rumput” tersebut. Berikut adalah hal-hal yang sering terlewat dari pandangan kita.

1. Hal Indah Tak Muncul Begitu Saja, Semua Perlu Dipelihara

keep of the grass via http://www.themag.co.uk

Banyak orang yang hanya memperhatikan hasil yang dicapai orang lain, tanpa mempertimbangkan berapa banyak usaha yang dilakukan orang tersebut untuk mencapai hasil yang didapat sekarang. Alhasil, tidak menutup kemungkinan banyak orang merasa bahwa mereka lebih layak mendapatkan hasil orang tersebut dibandingkan orangnya sendiri.

Ingat! Seorang bayi harus latihan berkali-kali dan mungkin jatuh berkali-kali sebelum akhirnya dapat berjalan dengan baik. Hasil yang didapat oleh orang lain mungkin memang hasil usaha dan gagal yang berulang-ulang dari orang tersebut.

2. Kita juga sering lupa bahwa pada setiap hal yang berbeda selalu terdapat hal yang istimewa

Advertisement

Hal tersebut juga berlaku bagi kita, manusia. Setiap manusia mempunyai keistimewaan dan keunikannya masing-masing. Hal tersebut yang membuat setiap manusia berbeda dari manusia lainnya. Apa yang terlihat indah pada diri orang lain belum tentu terlihat indah pada diri kita, begitu juga sebaliknya. Seperti layaknya pada dunia fashion, ada orang yang terlihat cantik jika mengenakan baju tertentu, tetapi jika baju tersebut dikenakan oleh orang lain, belum tentu seindah bila dipakai orang tersebut. Jika memang dari awal manusia tidak sama satu sama lain, mengapa kita harus memperhatikan atau bandingkan diri kita dengan orang lain?

3. Kita tidak menyadari bahwa kita mempunyai pandangan yang cenderung terbatas.

Landscape via http://www.pd4pic.com

Begitu juga dalam kehidupan, kita cenderung hanya melihat pada bagian-bagian tertentu saja (yang menarik bagi kita). Sebagai contoh, kita hanya melihat bahwa orang lain lebih sukses dari kita, tapi kita tidak memperhatikan apakah orang tersebut lebih bahagia dari kita atau tidak. Kita hanya melihat bahwa orang lain lebih hebat dari kita, tetapi kita kita tidak melihat apakah orang tersebut lebih tertekan dari kita atau tidak. Dalam kehidupan, ada beberapa aspek yang akan mempengaruhi kehidupan seseorang. Kita tidak bisa melihat hanya pada satu aspek yang ingin kita lihat saja. Seperti halnya ketika kita melihat pemandangan, kita tidak bisa melihat terlalu dekat dan hanya pada titik tertentu saja, kita harus melihat pemandangan tersebut secara lebih luas, sehingga kita bisa melihat apakah pemandagannya indah atau tidak dan mengetahui bagian mana yang jauh lebih indah dibandingkan yang lainnya.

4. Hal lainnya yang sering kita lupakan adalah selalu ada detail yang berbeda pada pola yang terihat sama

Setiap orang dapat mempunyai pandangan yang berbeda-beda, bahkan terhadap hal yang sama. Beberapa orang dapat melihat gelas yang setengah terisi air sebagai gelas yang setengah penuh, sedangkan orang lainnya melihat gelas tersebut sebagai gelas yang setengah kosong. Beberapa orang dapat melihat warna toska sebagai warna biru, sedangkan beberapa orang lain dapat melihat warna toska sebagai warna hijau. Hal tersebut membuktikan bahwa hal yang sama dapat mempunyai arti atau makna yang berbeda tergantung dari orang yang memandangannya.

Advertisement

Selain itu, preferensi atau kesukaan seseorang terhadap satu hal juga berbeda. Beberapa orang lebih menyukai rumput yang mempunyai warna hijau muda dibandingkan rumput yang mempunyai warna hijau pekat. Hal tersebut juga membuktikan bahwa lebih baik atau tidaknya seseorang tergantung dari cara pandang masing-masing orang terhadap orang tersebut dan bagaimana seseorang tersebut memaknainya. Mungkin orang lain memang lebih pintar atau lebih kaya, tetapi tidak semua orang ingin menjadi lebih pintar atau kaya. Beberapa orang lebih ingin menjadi bahagia dan hidup sederhana.

5. Hal yang harus diperhatikan lainnya adalah bahwa tak ada yang selamanya tetap sama

Dry grass via http://www.pd4pic.com

Kehidupan manusia pada dasarnya juga seperti itu. Manusia tidak selamanya selalu hidup senang dan tidak selamanya selalu hidup sedih. Ada waktu-waktu tertentu kita dapat tertawa lebar, sebaliknya ada waktu waktu tertentu kita dapat menangis sesenggukkan. Mungkin rumput orang lain terlihat hijau karena memang sudah waktunya bagi rumput orang tersebut untuk hijau dan segar, sedangkan rumput kita masih butuh waktu untuk berkembang menjadi hijau dan segar.

Tidak menutup kemungkinan bahwa rumput kita dapat berkembang menjadi rumput yang sama hijau dan segarnya atau bahkan lebih baik di waktu yang tepat. Terkadang kita perlu lebih sabar dan menikmati prosesnya sambil menunggu hasilnya.

Jadi, daripada kita selalu membandingkan dan memperhatikan rumput tetangga, akan jauh lebih baik jika kita lebih memperhatikan rumput kita sendiri. Kita dapat merawatnya dengan baik sehingga dapat menjadi rumput sesuai dengan harapan atau kebutuhan kita. Jika belum atau tidak ada hasilnya, kita dapat belajar sabar dan menikamti segala prosesnya, serta belajar untuk selalu melihat rumput kita sebagai rumput yang indah, dengan begitu kita juga belajar bersyukur terhadap yang hidup kita dan pastinya dapat membuat hidup kita jadi lebih bahagia serta berwarna. Selamat mencoba!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya