"H41 l491 n94p41n n1Ch?"

Hayoo ngaku aja kalau kamu bisa banget baca tulisan diatas? :v

Yah emang ga bisa dipungkiri bahwa rata-rata orang yang ngakunya anti anak alay saat ini adalah orang yang pernah alay juga pada masanya. Nggak percaya? Oke kita buktiin.

Bagi kamu yang udah gunain Facebook dari tahun 2008/2009 coba deh cek lagi status-status Facebook-mu. Kalau kamu ngga nemuin tulisan aneh bin ajaib seperti di atas berarti kamu belum jadi manusia sejati yang sesungguhnya lah apa hubungannya. Tapi kalau kamu nemuin tulisan kayak di atas, berarti kamu termasuk salah satu anak gaul pada masanya meskipun gaulmu dulu membuatmu kini harus menanggung malu.

Kali ini kita akan ngebahas tentang hal-hal memalukan apa aja yang akan kamu ingat ketika ngebuka postinganmu di Facebook ‘di masa lalu’.

1. Kamu pasti akan nemuin status-status 4L4Y dengan tulisan yang lebih mirip plat nomor kendaraan.

Segera bertobat kalau masih kayak gini via https://www.google.com

“aQoEh sYedIch 84n9eT hAri in1eCh”

Coba deh cek status-status Facebookmu waktu awal-awal buat dulu, perhatiin cara penulisanmu saat nulis status di Facebook. Dapat dipastikan pedoman menulis yang baik dan benar dalam Bahasa Indonesia adalah hal yang sangat terabaikan. Dan juga pasti akan ditemuin kalimat yang sebenarnya lebih mirip tulisan plat nomor kendaraan.

2. Selain ketikanmu yang nggak karuan, curhatanmu di Facebook juga nggak kalah ‘menyedihkan’.

Pengen ganti wajah aja deh biar ngga malu via https://www.google.com

Advertisement

Facebook udah jadi kayak buku diary-mu, kamu curhat semua hal di sana lalu dipublikasikan agar orang lain bisa ikut merasakan penderitaanmu. Hasilnya kini ketika kamu ngebuka lagi status itu, ngebacanya bikin kamu malu sampai-sampai rasanya mau copotin aja mukamu dan ganti dengan wajah baru.

“oH TuHan, mEng4p4 d14 tE94 mEny4kiT1 qU? 4Pa 5aLah qu p4d4h4L aQu 54n9at mEnc1nT4inYa. J1k4 t4k bi5a 8Er5amAnYa Le81H 8a1k 4Qu m4t1 s4ja ;( ;(“

Sekarang setelah ngebaca betapa 'menyedihkan'nya status Facebook mu saat itu mungkin kamu kepikiran buat mati beneran karena malu.

3. Buka album foto Facebook-mu. Kamu akan menemukan foto yang nggak kalah menakjubkan!

Cek fotomu sekarang masih ada yang kayak gini ngga? wkwk via https://www.google.com

Advertisement

Di balik foto hitsmu yang sekarang bagus-bagus dan mengundang ratusan bahkan ribuan love di Instagram atau sosial media lainnya, kamu pernah punya foto-foto wajahmu yang indah nan menawan di akun Facebook-mu dulu. Scroll-scroll ke bawah pada album fotomu dan lihat betapa menakjubkan foto hitsmu di masa itu. Dari pose satu telunjuk di depan mulut, satu tangan pegangin kacamata alay, sampai bibir dimancungin buat saingan sama mancungnya hidung.

4. Nama akun Facebook-mu dulu juga nggak kalah mencengangkan.

Tobat tobat wkwk via https://www.google.com

“Aquu Chii Phutrii Khecephiian”

Namamu yang udah dikasi sama orang tua dan punya arti bagus seketika berubah menjadi menakjubkan saat kamu punya akun Facebook. Salah satu contohnya adalah nama di atas, arti nama akun Facebook-mu sudah sangat menjelaskan bagaimana dirimu saat itu. Saking seringnya berganti nama akun sesuai moodmu dulu, sekarang saat kamu sudah kembali ke jalan yang benar, kamu nggak bisa lagi ngeganti nama akunmu menjadi nama asli karena sudah mencapai batas maksimal penggantian nama. Kamu pun memutuskan untuk membuat akun baru dengan nama aslimu. Alhasil kamu harus menanggung malu jika ada teman, gebetan, atau pacarmu yang ngelihat akun lamamu dengan nama yang. . . kamu paham deh.

5. Kamu yang punya akun Facebook dari 2008 atau 2009 rata-rata punya 3000+ teman di akun Facebook-mu.

Palingan cuma 10% yang kamu kenal dengan baik via https://web.facebook.com

Hampir 80% teman di Facebook-mu adalah orang-orang yang sebenarnya ngga pernah kamu kenal dan nggak pernah kamu ajak berkomunikasi sama sekali di Facebook, bahkan untuk ngelike atau komentarin postingan mereka juga ngga pernah (tujuan Facebook emang buat cari pertemanan sih, tapi abaikan dulu fakta ini). Hal ini nunjukin kalau pada masa awal ‘hidupmu’ di Facebook, kamu memiliki satu visi yaitu “punya pertemanan sebanyak-banyaknya ngga peduli mau orangnya siapa dan gimana, maka kamu akan disebut anak gaul dan terkenal”. Sekarang dapat dipastikan kamu menyesal memiliki begitu banyak pertemanan di Facebook karena kamu merasa Facebook mu ramainya hampir nyaingin pasar sayur tradisional.

6. Ketika kini kamu sudah hidup tenang tanpa ke-4L4Y-an di masa lampau, sahabatmu memunculkan semuanya ke permukaan. Yang bisa kamu lakukan hanyalah menahan malu.

Pengen menghilang aja dari bumi via https://www.google.com

Sebenarnya hal-hal ‘menakjubkan’ yang pernah kamu buat di akun Facebook-mu adalah ‘aset pribadi publik’ yang ngga perlu membuatmu merasa malu, karena itu berarti kamu mengikuti perkembangan zaman. Namun ketika aset pribadimu tersebut kembali muncul ke permukaan karena keisengan sahabatmu yang tiba-tiba ngelike atau komentarin postingan zaman batumu dulu, kamu pasti langsung pengen tutupin mukamu pake kain setebal 1000 cm buat nahan malu.

Apalagi kalau saat itu kamu lagi PDKT’an sama gebetan atau baru aja jadian sama pacar barumu, maka dipastikan kamu akan merasa sangat malu. Gimana ngga, saat-saat itu kamu yang lagi pengen banget jaga image di depan doi eh malah rusak gara-gara postingan Facebook mu yang dulunya sangat ‘hits’. Gebetan atau pacarmu mungkin ngga akan komentar, tapi secara sadar kamu menyadari bahwa postingan Facebook mu dulu memalukan dan mungkin bisa buat mereka malah jadi ilfeel sama kamu. Apalagi kalau itu postingan mesramu dulu dengan sang mantan, duh bisa pecah perang dunia ketiga.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya