1. Kamu hidup untuk mati. Bukan fanatik, hanya mengingatkan saja

the stocks 2

the stocks 2 via http://thestocks.im

Setiap umat beragama percaya bahwa ada kehidupan yang kekal setelah hidup di bumi ini berakhir, namun kadang banyak yang lupa akan keyakinan itu, cara hidup kita memperlihatkan seolah-olah kita akan hidup selamanya di dunia ini. 

Sadarlah atau seringlah mengingat bahwa ada kehidupan yang kekal setelah kehidupan ini berakhir, bisa berhenti untuk mengeluh atau marah atas perasaan tidak adil yang  dirasakan, dan mulai mempersiapkan diri untuk kehidupan kekal itu. Karena pencapaian financial manusia di bumi tidak menentukan tempatnya di kekekalan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya