1. Rapuh, hancur dan mati

rapuh, hancur dan mati

rapuh, hancur dan mati via https://www.google.co.id

Barangkali, rasa yang mampu memaafkanmu hingga akhir. Rasa yang membuatku tak pernah membencimu. Aku hanya terluka saat aku salah langkah dalam hidup. Menunggumu, seseorang yang tak mengharapkanku dan telah membenciku bertahun-tahun, seseorang yang sudah lama melupakanku. Sekarang aku justru mengusikmu yang telah menemukan seseorang yang membuatmu lupa seperti apa sakitnya dikhianati cinta.

 

2. Ataukah aku hanya kau jadikan pilihan

sebuah pilihan

sebuah pilihan via https://www.google.co.id

Pilihan dalam hatimu, kau katakan padaku. Bahwa dulu aku selalu ada dalam pikiranmu. Kau tahu? aku selalu berterima kasih atas kesempatan ini. Jika masih ada ijinkan tawa yang selalu kucipta dalam waktu aku mengenalmu. Setiap detik aku memutar otak, aku hanya berfikir apakah aku masih diharapkan untuk ada di sini?

3. Seseorang yang datang "terima kasih telah berdiri di sana "

terima kasih

terima kasih via https://www.google.co.id

Teruntuk yang datang, terima kasih setiap kali dalam waktuku. Membuatnya menemukan hidup dan berjalan cepat mengejar apa yang selama ini dibuatnya. Hal yang selama ini selalu tak utuh dalam hidupnya. Terima kasih telah hadir, memberi ruang untuk bercanda dan menuliskan beberapa huruf yang berjajar itu. Jujur saja, andai saat itu aku tahu, aku akan benar-benar pergi dengan segenap bayanganku.

4. Mencoba menerangi yang terlanjur gelap

Sebenarnya jauh di lubuk hatimu, aku ada dan kau perhatikan. Selalu kau berkata padaku untuk fokus dengan study-ku. Cukup tau dengan aku ada, dan kamu juga senantiasa menjadi dewasa dengan perasaan bukan hanya kabar yang selalu diharapkan dan kalimat-kalimat perasaan yang tak perlu. Kau hanya berkata padaku di sisimu di sampingmu dan aku juga di sisimu di sampingmu suatu saat nanti.

5. Untukmu, salam sukses dariku

kan ku tutup pintu itu

kan ku tutup pintu itu via https://www.google.co.id

Sudahlah, sekarang kita sudah dewasa. Katamu bukan masanya untuk memikirkan cemburu. Salam sukses dariku untukmu, yang saat ini hanya berada jauh dari tempatku berada menginjakkan kaki dan menghirup udara pagi. Salam bahagia untukmu yang saat ini benar-benar tiada kabar lagi. Seseorang yang benar-benar menginginkanku untuk dewasa dan sendiri saja, aku tau ini sulit. Namun sesekali tengoklah ke arah yang sama seperti dulu, seperti waktu kau menemukanku dengan rasamu. Tanpa paksaan hanya ada keikhlasan. Hanya satu-satunya tak ada satupun yang bisa datang antara kita.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya