Saat Merasa Tertekan dan Dunia Sedang Tidak Berpihak Padamu, 7 Hal Ini Bisa Kamu Lakukan!

Semakin umur bertambah kita akan semakin menemui masalah yang jauh lebih besar dan sulit, namun tidak semua orang dapat menyelesaikan masalah. Siapa yang suka dengan masalah? Terutama tekanan-tekanan yang membuat kita merasa sulit setiap harinya dan mungkin akan terus bertambah jika tidak melakukan sesuatu. 

Tekanan dalam hidup tentu akan jadi pengalaman yang tidak akan pernah kita lupakan, seperti rasa sakitnya, sulitnya dan rasa membingungkannya. Seperti banyak masalah dalam hidup, tekanan dalam hidup tentu saja bisa kamu hadapi; dan berikut adalah 7 hal yang bisa kamu lakukan saat merasa tekanan dalam hidup yang sedang tidak berpihak padamu;

Advertisement

1. Kamu perlu melakukan hal yang baru

Photo by Anna Shvets from Pexels

Photo by Anna Shvets from Pexels via https://www.pexels.com

Hal yang membebani kamu pasti sangat membuat kamu malas melakukan banyak hal, karena mood yang buruk membuat kita menolak banyak hal untuk dilakukan.

Namun, dari pada terbebani dan tidak melakukan apa-apa setiap waktu, apa salahnya untuk mencoba hal baru? Mencoba hal yang dari dulu ingin kamu lakukan, mencoba sesuatu yang sempat kamu tunda, mencoba sesuatu yang tidak pernah kamu duga.

Advertisement

Dengan mencoba hal baru kamu tentu akan mendapatkan sesuatu hal yang baru yang akan menambah pengalaman hidupmu, dan tentu energi negatifmu akan tersalurkan dengan baik menjadi energi positif.

2. Mute hal-hal yang bisa men-trigger kamu! Gak ada salahnya dicoba

Photo by Uriel Mont from Pexels

Photo by Uriel Mont from Pexels via https://www.pexels.com

Ada kalanya kita sering lupa bahwa hal sekecil apa pun dapat men-trigger kita, untuk itu sebagai pencegahannya adalah dengan menghindari atau menghilangkan hal yang dapat men-triggermu.

Mungkin kamu bisa unfollow akun-akun yang membuatmu jadi menatap rendah dirimu. Jangan sampai hal yang paling menganggumu malah semakin membuatmu merasa buruk tiap membuka media sosial dan efeknya sampai seharian.

3. Istirahat media sosial? Bisa kamu coba, loh!

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels via https://www.pexels.com

Dengan banyaknya jumlah pengikut media sosial yang tentu saja tidak sedikit, dari yang kamu kenal dekat sekali, sekedar kenal, dan bahkan tidak kenal sama sekali.

Dengan banyak men-scrolling membuat kamu akan kelelahan dengan postingan yang dibagikan. Tujuan dari sosial media memang untuk membagikan informasi, namun tidak semuanya adalah informasi penting, tidak semuanya informasi baik.

Kita seakan diajak untuk mengikuti kehidupan orang lain yang berbeda dengan kita, yang tentu saja menguras tenaga.

Hal tersebut juga yang membuat media sosial mengandung banyak hal negatif yang tidak baik untuk kesehatan mentalmu, karena didalamnya banyak hal yang akan men-trigger kamu.

Kamu bisa lakukan istirahat dari media sosial beberapa hari atau minggu, dan di sisi lain kamu bisa mendekatkan dirimu secaara langsung dengan orang terdekatmu.

4. Menyadari bahwa realita tidak selalu bisa sesuai dengan ekspektasi

Photo by Jill Burrow from Pexels

Photo by Jill Burrow from Pexels via https://www.pexels.com

Yang dapat kita lakukan untuk menyadarkan diri sendiri adalah dengan menyadarkan kita dengan kenyataan yang ada.

Terkadang kita memang terbawa oleh ekspektasi-ekspektasi tinggi yang kita miliki, yang membuat kita tidak menerima apa yang sebenarnya terjadi dan membuat kita membenci segala hal yang terjadi.

Dengan menyadari apa yang sebenarnya terjadi akan membuat kita sepenuhnya sadar, tidak menyalahkan diri sendiri maupun orang lain, dan semua terjadi karena alasan yang masuk akal.

Temukan value-value dirimu sendiri yang mampu membuatmu menyadari bahwa dirimu itu unik dan begitupun dengan dunia ini.

5. Kamu bisa memperluas sudut pandangmu tentang suatu masalah

Photo by Daria Shevtsova from Pexels

Photo by Daria Shevtsova from Pexels via https://www.pexels.com

Setelah sepenuhnya sadar dengan apa yang terjadi pada dirimu, kamu bisa mulai untuk mengedukasi atau mencari informasi yang berkaitan dengan hal yang menganggu kamu.

Kamu bisa mencari jurnal atau bahkan aktikel-artikel yang bersangkutan, dari hal yang orang lain alami atau bahkan tulisan dari penelitian.

Kamu bisa mencari tau permasalahan yang tengah kamu hadapi yang tentu saja akan membuka pikiranmu jauh lebih luas.

Mengedukasi diri dan orang-orang terdekat tentang hal yang secara umum jarang diketahui orang lain, tentu akan semakin menambah pengetahuan kamu dan orang sekeliling kamu selain pegetahuan umum, bukan?!

6. Tanyakan pada dirimu sendiri, only you know about yourself

Photo by Pavel Danilyuk from Pexels

Photo by Pavel Danilyuk from Pexels via https://www.pexels.com

Ada kalanya semua batas hanya diri kita yang mengetahuinya, karena hanya diri kita yang mengetahui sampai batas mana kita bisa bertahan menghadapi permasalahan.

Walaupun rasanya diri kita meragukan sampai mana batas tersebut, diri kita akan memberikan sinyal entah secara langsung maupun tidak langsung.

Jadi, kamu bisa mulai tanyakan dirimu sendiri pilihan mana yang akan kamu pilih untuk tetap bisa sejalan dengan value yang kamu miliki, untuk tetap bisa bertahan dan tentu saja melewati segala permasalahan yang ada.

Karena hanya kamu yang tau tentang dirimu sendiri, kamu tidak bisa menyamakan batasmu dengan batas orang lain dan begitupun sebaliknya.

7. Mencari bantuan dengan berkonsultasi dengan ahlinya

Photo by mentatdgt from Pexels

Photo by mentatdgt from Pexels via https://www.pexels.com

Semua tekanan sudah ada dipintu batasmu, pun sudah mencoba banyak hal untuk menahannya, dan rasanya sudah kehabisan cara untuk mencari jalan keluar yang malah semakin mempersulit keadaan.

Hal yang bisa kamu coba adalah berkonsultasi! Kamu bisa menceritakan apa yang selama ini menganggumu hidupmu, kamu bisa mencurahkan semuanya dan mencari hal yang terlewatkan olehmu.

Kamu bisa berkonsultasi dengan Psikolog atau Psikiater. Karena di zaman modern ini banyak sekali di media sosial account-account yang tidak hanya memberikan informasi tentang kesehatan mental, tapi juga menyediakan konsultasi secara langsung maupun online di saat masa pandemi seperti sekarang ini.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

This is me, with a random thought!

CLOSE