Setiap dari kita mempunya waktu yang sama, 24 jam dalam sehari. Namun, kita semua memanfaatkannya dengan cara yang sudah pasti berbeda – beda. Mulai dari bangun tidur di pagi hari, siang hari bekerja hingga sampai larut malam dan tertidur kembali ,kita semua berada dalam sebuah lingkaran yang sama, yaitu waktu.

Sering kali kita terlalu sibuk akan urusan dunia, dan melupakan kewajiban penting kita sebagai manusia yaitu beribadah. Seringkali waktu yang kita punya dalam sehari terasa kurang panjang, karena tuntutan tanggung jawab yang begitu besar, yang terlalu banyak sehingga menyebabkan kita merasa tidak punya waktu bahkan untuk duduk sejenak berbicara bersama orang – orang terkasih.

Mungkin inilah saatnya, bagi kita untuk instrospeksi diri. Siapkan waktu untuk sendiri dan renungi akan semua hal yang telah kita lakukan dan lewati selama ini. Sudahkan kita benar – benar memanfaatkan waktu yang kita punya dengan sabaik – baiknya? Atau justru kita telah menghabiskan waktu untuk sesuatu yang sia – sia ? sebelum waktu kita habis, yuk simak beberapa tips di bawah ini agar kita bisa memanfaatkan waktu yang tersisa ini dengan sesuatu yang lebih berguna kedepannya.

1. Kita tidak tahu, kapan sang WAKTU akan meninggalkan kita, sudah siapkah kita menerima kepergiannya ?

Waktu Semakin Berlalu via http://www.themindfulword.org

Pertanyaan terbesar yang harus kita tanamkan dalam benak kita bahkan kita renungkah dalam – dalam.

Advertisement

“ Hingga detik ini, di mulai sejak aku di lahirkan sampai aku di usia ini, hal apa saja yang sudah aku berikan untuk hidup ini? Karya apa saja yang telah aku buat sepanjang usiaku? Sudahkah hidupku bermanfaat untuk orang – orang di sekitarku selama ini?

Tanyakanlah ini dalam hati kita masing – masing, ucapkan dengan pelan, renungi baik – baik. Belum terlambat jika kita ingin berubah, marilah kita pergunakan waktu ini dengan sebaik – baiknya, maksimalkan segala potensi kita untuk menghasilkan karya – karya luar biasa agar kita bisa memberikan manfaat bagi sesama dan yang paling penting agar kita siap saat sang waktu akan meninggalkan kita nanti.

2. Coba lihat kebelakang, Ternyata banyak hal yang kita perjuangkan mati – matian, ternyata itu semua tidak penting. Namun, kita jangan berkecil hati, semua itu adalah proses pembelajaran dari sang WAKTU

Lihatlah Kembali Masa Lalu via http://1.bp.blogspot.com

Seringkali kita berjuang mati – matian untuk sesuatu yang bukan milik kita. Namun, apapun yang terjadi ,apapun yang telah kita lewati di masa lalu,

Advertisement

Itu semua adalah sebuah pembelajaran dan pengalaman yang sangat berharga bagi hidup kita.

Sebenarnya, tidak akan pernah ada yang sia – sia selama yang kita lakukan itu benar dan kita tulus melakukannya. Mungkin benar, yang kita perjuangkan itu bukan untuk kita namun percayalah, sebenarnya Tuhan sedang mengajarkan kita arti sebuah keikhlasan, arti sebuah penerimaan dan mengingatkan kita untuk lebih sabar dan melihat segala sesuatunya dari sudut pandang yang berbeda.

Semua itu adalah proses pembentukan diri, sebuah pembelajaran dari sang waktu.

Percayalah, apapun yang kita lewati hari ini, apapun yang kita pelajari hari ini mungkin tidak kita butuhkan saat ini, namun suatu hari nanti terkadang hal itu justru menjadi penyelamat bagi hidup kita. Hal sederhana terkadang sering kita lupakan. Marilah kita untuk lebih belajar dan melihat ke belakang sejenak, bukan untuk berlama – lama namun untuk belajar dari masa lalu itu.

3. Hari ini adalah Anugerah Terindah yang Tuhan hadiahkan kepada kita, Syukuri dan berikan yang terbaik yang bisa kita lakukan, Pastikan kita tidak mengecewakannya

Seorang sahabat pernah bertanya kepada saya,

“Mas, Bagaimana kamu mensyukuri hidupmu?”,

lalu saya Jawab

“Saya menyegerakan melakukan apa yang bisa saya lakukan hari ini dengan sebaik – baiknya.”

Hari ini adalah hadiah yang Tuhan berikan kepada kita semua selaku makhluknya. Maka, sudah selayaknyalah kita melakukan yang terbaik untuk hari itu. Jangan mengkhawatirkan hari esok karena itu belum terjadi, jangan mengeluhkan hari kemarin karena kita tidak bisa merubahnya, namun optimislah dan lakukan yang terbaik hari ini.

Dengan menjalani hari sebaik mungkin, lakukan semua hal yang penting, segerakan menyelesaikan seluruh tugas kita, maka sebenarnya kita telah mensyukuri hidup ini. Maksimalkan segala potensi diri, kita berharga di mata Tuhan maka syukurilah dan pastikan kita tidak mengecewakan hari – hari yang telah kita lalui.

Menjelang malam, menjelang beristirahat, berdo’alah

“ Tuhanku, Terima kasih telah mengizinkanku menikmati hari ini, semoga apa yang kulakukan hari ini, menjadi kebaikan bagi hidupku, agamaku dan akhiratku kelak, amiin”

4. Rencanakan semua impianmu dari sekarang, Perjelas kapan semua akan kamu capai, agar langkah kakimu lebih terarah, karena masa depanmu bisa kamu ciptakan mulai Hari ini

Berani Bermimpi via http://cdn.bisnisukm.com

Mimpi bukan hanya sekedar bermimpi, sudah seharusnya kita memiliki gambaran yang jelas tentang masa depan kita. Bukankah, sebuah pribahasa mengatakan,

“Apa yang kamu Tanam, Itulah yang akan kamu Tuai”,

jika kita melakukan kebaikan hari ini, maka kebaikan pulalah yang akan kita terima nanti.

Ini menjadi proyeksi kehidupan kita nanti akan seperti apa. Meski rencana Tuhan selalu lebih baik dari rencana manusia, namun percayalah jika Tuhan akan berprasangka seperti prasangka hambanya.

5. Jangan abaikan dan kecewakan orang – orang terkasih yang ada di sekitarmu. Sesukses apapun dirimu, jika kamu tidak punya WAKTU untuk mereka, maka itu semua tidak akan membuat hidupmu bermakna.

Kita bisa melihat banyak sekali mereka yang sangat sibuk sampai lupa dengan keluarga. Mereka terlalu mementingkan pekerjaan sampai lupa menyediakan waktu untuk keluarga.

Sibuk itu baik, namun jika kesibukan kita membuat kita jauh dari orang – orang terkasih justru hal ini sangat lah tidak bermakna. Kita harus bisa menjadi produktif, tidak hanya sekedar sibuk namun harus bermanfaat dan dari kesibukan kita bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Sukses itu harus bahkan setiap dari kita pasti menginginkannya. Namun jangan sampai setelah kita sukses, kita melupakan orang – orang di sekitar kita bahkan jangan sampai kita lupa untuk menyapa mereka. Kita harus bisa menyediakan waktu untuk mereka agar hidup kita jauh lebih bermakna dan tidak hanya sekedar mementingkan materi semata. Karena kebersamaan bersama orang – orang terkasih tidak lah bisa di beli oleh uang sebanyak apapun

Semoga, dengan kita menyadari bahwa waktu kita di dunia ini terbatas, kita bisa lebih menghargai waktu, lebih memaknai waktu dan lebih mensyukuri hidup kita di dunia ini.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya