Apa saja yang di perlukan untuk menjadi seorang penyiar radio atau announcer.

Secara singkat Announcer adalah seorang penampil yang melakukan pekerjaan penyiar, menyajikan produk komersial, menyiarkan berita/informasi,acting, acara olahraga, pewawancara,diskusi, quiz dan narasi.

1. Dasar-Dasar Yang Harus Dimiliki Seorang Penyiar Radio

Dasar-Dasar Yang Harus Dimiliki Seorang Penyiar Radio via http://topcareer.id

Bekali Diri

Sebelum memutuskan untuk terjun menjadi penyiar radio, seseorang harus siap, bersedia, dan mengetahui tentang profesi penyiar radio.

Untuk calon penyiar harus membekali diri sendiri. Bekal yang dimaksud dapat berupa pengetahuan yang luas, iman yang kuat dll.

Advertisement

Banyak mencari tahu

Seorang calon penyiar radio dituntut untuk banyak tahu. Bayak tahu dalam artian memiliki wawasan yang luas. Hal ini disebabkan ketika On Air, para pendengar akan menilai bahwa sang penyiar adalah seorang yang maha tahu. Karena penyiar radio juga merupakan manusia biasa, tentulah tidak semua diketahuinya. Untuk itulah seorang penyiar harus banyak mencari tahu untuk menambah perbendaharaan wawasan yang dimilikinya.

Cinta musik

Dalam penyiaran radio, pasti tidak akan lepas dari yang namanya music. Mulai dari pembuka hingga penutup, program radio pasti akan didominasi akan suara music (kecuali program tertentu).

Perhatikan attitude

Berani menjadi seorang penyiar berarti berani menjadi sorotan di public. Karena seorang penyiar radio akan mengundang banyak perhatian orang, maka dari itu seorang penyiar radio harus mampu menjaga attitude (sikap). Semakin sopan sikap kita, semakin santun tingkah laku kita, seorang penyiar radio akan lebih dihormati dan disegani.

Latihan vocal

Saat penyiar radio sedang On Air, tidak bisa ditampik bahwa suara adalah syarat dan hal yang sangat wajib di radio. Entah suara music, ataupun suara bercerita sang penyiar. Terkadang saat kita bercerita, kita akan menemui saat dimana kita akan kesulitan mengucapkan sebuah kata. Sering kali penyiar menghadapi situasi demikian saat membawakan program yang bernuansa semangat. Dalam program ini, penyiar radio diharuskan untuk berbicara dengan nada semangat. Untuk itu, kadang penyiar meningkatkan kecepatan berbicaranya (walau tidak semua) agar terlihat semangat. Saat berbicara sedikit cepat inilah kadang suatu kata akan terucap tidak jelas, salah pengucapan dll. Untuk itu, latihan vocal diperlukan. A I U e E O

Gaul

Seorang calon penyiar diharuskan untuk gaul. Bukan gaul dalam artian perilaku yang mengganggu, kacau, nakal, dll. Ini dikarenakan adanya penyimpangan dari makna gaul itu sendiri. Disini gaul yang dimaksud adalah selalu up-date dengan apa-apa saja yang sedang trend dan popular di masyarakat, berita atau informasi apa saja yang ramai dibicarakan. Karena sangat memalukan untuk penyiar radio, jika tidak mengetahui hot news disekitarnya.

Berdoa

Menjadi penyiar radio adalah langkah pertama masuk ke dalam dunia entertaint. Kerap kali banyak cobaan yang dating. Menjadi hal wajib sebagai penyiar radio yang beriman untuk berdoa menurut keimanan masing-masing.

Hal-hal Teknis Yang Harus Diperhatikan Untuk Menjadi Penyiar Radio

Artikulasi yang jelas

Penyiaran radio 100% diterima melalui suara. Untuk itu, artikulasi (kejelasan dalam pengucapan kata) haruslah jelas. Tidak harus cepat, yang penting artikulasi jelas.

Pernapasan yang baik

Saat berbicara, pernapasan adalah hal penting yang perlu dilatih. Jangan sampai kita terkesan seperti orang kelelahan.

Mengerti musik

Hal ini berhubungan dengan bagaimana anda menyesuaikan dengan tempo lagu.

Mood baik

Penyiar tidak boleh terdengar murung atau tidak bersemangat. Karena mood yang buruk akan mengakibatkan siaran menjadi tidak optimal. Mood yang bagus terkadang susah didapat. Untuk itu penyia radio harus belajar untuk tidak membawa masalah pribadi saat siaran.

Pengetahuan yang luas

Seperti yang saya katakana di atas bahwa penyiar radio harus memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas.

2. Tips jadi Public Speaker yang Smart ala TJ

TJ yang sudah berpengalaman di dunia siaran radio dan broadcasting memberikan tips dan pengalamannya seputar Public Speaking, berikut rangkumannya :

Kuasai materi acara yang akan dipandu, kuiasai audience-nya, dan jangan lupa untuk kuasai jenis situasi acara.

Jangan lupa untuk kuasai jenis dan tempat acaranya.

Rileksasikan diri bila kita kurang percaya diri pada saat berbicara di depan orang banyak. Caranya bisa dimulai dengan mencoba fokus, dan melakukan semacam ‘ritual’ kecil agar ketegangan di dalam diri bisa hilang.

Jangan minder untuk menjadi seorang pembicara, MC, atau bahkan sebagai seorang penyiar radio sekalipun.

Sumber: http://ultimagz.com/berita-kampus/info-kampus/tj-jadilah-publik-speaker-yang-smart/

3. Resep Jadi Penyair Ala Gofar Hilman

Sebagai profesi yang bergantung pada nilai-nilai kreativitas, menurut Gofar seorang penyiar tidak boleh melupakan satu hal utama saat bersiaran, yakni berbicara.

“Hal yang enggak boleh lo lupa adalah jangan lupa ngomong, karena kalau lupa ngomong lo bakalan dead air. Kalau udah dead air berarti udah enggak ada suara di situ. Kalau enggak ada suara berarti penyiarnya bukan gue, tapi Limbad,” ujar Gofar sambil bercanda.

Gofar menilai, persaingan menjadi seorang penyiar tidak cuma ditentukan oleh kemampuan seseorang. Melainkan juga, tambah Gofar, karakter seseorang yang kuat akan sangat menentukan kariernya di dunia penyiaran.

Sumber: http://topcareer.id/berita-6497-resep-jadi-penyair-ala-gofar-hilman.html

4. Ronal Blak-Blakan Soal Urusan Dapur Penyiar Radio

Berbicara dan bercanda yang ia anggap sebagai hobi rupanya telah banyak mengantarkan dirinya kebanyak pengalaman hidup. Ia mengakui bahwa bekerja dengan passion mengantarkannya pada kenikmatan hidup dimana ia menjalani hobi berbicaranya sebagai profesi dan mendapatkan bayaran atas hobi yang ia kerjakan saat ini. “Kerja yang paling nikmat itu hobi yang dibayar, saya enggak berasa kerja.”

Baginya ngomong sebagai penyiar radio bukanlah pekerjaan mudah. Penyiar harus membangun theater of mind para pendengarnya. Bagi Ronal, ia tak ingin menjadi penyiar yang berbicaranya dibuat-buat. Tujuannya adalah ingin menjadi orang yang seru dan manjadi teman ngobrol bagi pendengarnya yang kebanyakan sedang dalam perjalanan pagi hari menuju tempat kerja.

Sumber: http://topcareer.id/berita-509-ronal-blakblakan-soal-urusan-dapur.html

5. Cuap-cuap Soal Penyiar Sama Kak Kemal

Sebenarnya dari dulu, suka ber-akting jadi penyiar radio. Hahaha, dulu masih ada radio besar yang ada antenanya. Nah, pas sepi, enggak ada siapa-siapa di rumah, aku pakai antena radio itu sebagai mic dan berpura-pura jadi penyiar.

Akhirnya, aku tahu kalau aku suka jadi penyiar dan kuliah pun mengambil ilmu komunikasi. Aku pernah menjadi penyiar radio Track FM dan sekarang pindah ke Gen FM.

Sumber: http://kidnesia.com/Boleh-Tahu/Ilmu-Pengetahuan-Umum/Cuap-Cuap-Sama-Kak-Kemal

6. Vincent Rompies Jadi Penyiar Radio

Vincent via http://twimg.com

Sebenarnya saat siaran, ada skripnya. Tapi, saya harus improvisasi lagi biar orang betah mendengarkan kami. Untungnya, saya dibantu Aldy dan Dery biar bercandaan kami nyambung.

Sumber: http://www.femina.co.id/Selebriti/vincent-rompies-jadi-penyiar-radio-

Masukan dari masyarakat bisa berupa koreksi, cemooh atau makian, bahkan pujian yang akan mengajarkan kita menjadi penyiar yang baik. Selain itu untuk menjadi penyiar profesional jangan pernah bosan untuk mempelajari apapun dan jangan alergi terhadap bidang apapun. Berusahalah untuk menguasai banyak hal seperti bidang politik, ekonomi, hukum, dan lain-lain. Kuncinya “Yang penting banyak tahunya, meskipun tidak mengetahui terlalu mendalam satu bidang tertentu layaknya seorang pakar”.