Sebermulanya hidup memang tentang bahagia dan lara yang memang selalu beriringan. Keduanya memiliki porsi yang sama dalam kehidupan.

Semua tentang masalah waktu, tentang proses.

Seperti pertemuan, perkenalan, pendekatan, hingga sampai pada titik perpisahan. Begitupun tentang cinta, bemula dari tidak saling mengenal hingga akhirnya berkenalan, bercakap ringan hingga rasa takut untuk kehilangan. Tapi sejatuh-jatuhnya kita pada seseorang hati ini tak selalu sejalan. Terkadang dia bisa berubah jadi orang yang paling menyebalkan. Saat itulah langkah kaki tak lagi sejalan, rasa hati tak lagi seindah semula. 

Tapi gadis yang kuat hatinya selalu berbeda. Sepatah apapun hatinya dia tak akan membuat wajahnya tercoreng begitu saja. Lima gestur cewek tangguh ini mesti kamu pelajari. Demi menjaga harga diri dan nggak jadi drama queen setiap hari.

1. Dia akan menangis sementara. Tapi dia tahu pasti kapan harus membahagiakan dirinya

Menangislah Sejenak Jika Itu Dapat Mengurangi Rasa Sakitmu. Selanjutnya, Bahagiakan Dirimu via http://hipwee.com

“Ke mana semua janjimu dulu? Kamu bilang lebih milih aku dan kamu udah gak berhubungan dengan dia. Kenyataanya, kamu ninggalin aku dan lebih milih dia, orang ketiga diantara kita daripada aku yang udah setia sama kamu?!”

“Sudahlah! Tidak ada gunanya kamu terus mendebatku, tak akan mengubah apapun. Aku sudah tidak punya rasa terhadapmu”

“Semudah itu? Kamu anggap apa aku selama ini? Kamu begitu mudah melupakan semuanya seakan diantara kita tidak pernah ada apa-apa. Kamu jahat!”

“Aku gak jahat. Kamu yang menyiksa diri kamu sendiri. Terserah kamu mau bilang apapun, aku tidak lagi peduli. Aku bosan. Lupakan semua dan jangan ganggu aku lagi.”

Advertisement

Menangislah jika itu dapat mengurangi rasa lara karena luka dihatimu, sejenak. Selanjutnya, kamu harus membahagiakan dirimu sendiri dan tertawa selamanya. Jangan penjarakan dirimu dalam masa lalu yang bahkan enggan melihatmu, jangan lagi peduli padanya yang telah meninggalkanmu pergi. Jangan lagi mengejar dan berharap padanya yang tidak lagi mengindahkanmu. Dia telah bahagia dengan pilihannya yang bukan jatuh kepadamu, dan kamupun juga harus bahagia dengan caramu sendiri. Lepaskan dia yang tak lagi menautkan hatinya padamu. Bukankah kamu beruntung mengetahui tentangnya sekarang? Itu berarti dia tak cukup kuat menghadapi masalah dan mempertahankan apa yang telah dipilihnya, pendiriannya lemah. Butuh dua orang yang kuat untuk menjalin sebuah ikatan yang istimewa, dan sebuah hubungan itu diperjuangkan bersama bukan diperjuangkan sendiri.

Berbahagialah, ini sudah bagian dari rencana Tuhan. Bahagia tidak melulu hanya dengan dia, kenyataannya kamu mendapati banyak luka. Di sekitarmu, banyak yang ingin melihatmu bahagia dan terus ceria, hanya kamu tidak menyadari hal itu karena terlalu sibuk memikirkannya yang kadang menganggapmu tak ada. Bawa dirimu keluar dari belenggu menyakitkan itu, nikmati dunia luar yang menyuguhkan berbagai keindahan. Bercandalah dengan teman-temanmu dan nikmati alam sekitar yang dapat menenangkan hati dan pikiranmu. Relakan dan lepaskan, berbahagialah. Hidupmu juga berharga. Berpikirlah bahwa ini cara Tuhan menyadarkanmu bahwa dia bukan orang yang tepat untukmu. Buktikan hidupmu lebih baik dan bahagia tanpa dirinya.

2. Dia tidak akan menyalahkan Tuhan. Seremuk apapun hatinya dijatuhkan

Jatuh Memang Sakit, Tapi Kita Harus Tetap Kuat Untuk Bangki via http://hipwee.com

Jangan biarkan rasa sakit menjeratmu, tapi jadikan media untuk menguatkanmu

Advertisement

Cintai bahagia karena dia membuatmu ceria dan terus tertawa, tapi cintai juga sedih karena dia membuatmu dewasa, mengajarkanmu bagaimana bangkit saat kamu tertatih. Ingat, kamu jatuh tak hanya untuk sekadar merasakan sakit tapi untuk bangkit menjadi pribadi yang lebih baik.

Kamu tak pernah tahu bagaimana harus berjuang untuk sukses jika kamu tak pernah gagal, tak akan bahagia jika tak sedih, dan tidak temukan cinta sejati jika tak patah hati. Ketika hidup seakan menjatuhkanmu, percayalah Tuhan telah menyiapkan sesuatu yang jauh lebih baik dari sebelumnya, suatu hal yang bahkan tidak pernah kamu duga. Tuhan pasti menguatkanmu, sebanyak dan sesakit apapun luka yang ada di hatimu. Saat kita jatuh, mungkin akan ada tangan yang membantu kita berdiri. Tapi percayalah, tak akan selamanya seperti itu.

Ada kalanya kita harus bisa berdiri sendiri seberapapun banyaknya luka yang kita dapati. Kita harus kuat untuk bangkit sendiri melawan sebetapapun sakitnya perih yang dirasakan. Semakin sering kita terluka, semakin sering kita merasakan sakit, semakin menjadi pribadi yang kuatlah kita. Belajar menyembuhkan luka sendiri, memang tidak mudah awalnya, tapi percayalah bahwa kita mampu dan setelahnya pasti akan lebih mudah untuk bangkit kembali.

Belajar dari filosofi pohon oak, semakin tumbuh semakin besar terpaan angin namun semakin kokoh. Sekeras apapun hempasan angin yang menyerang, pohon oak tak pernah berganti haluan. Jadilah kita sepertinya, sebesar apapun masalah yang menghampiri, jangan pernah meninggalkannya pergi, itu hanya sifat pengecut bukan? Kita tak akan pernah menjadi dewasa jika kita selalu lari dari masalah. Hadapilah, sebesar dan sesulit apapun itu, selesaikan dan jadilah dewasa yang berpendirian kokoh. Segalanya berjalan maju, bukan berjalan mundur. Jadi abaikanlah yang sudah berlalu, biarkan kita menjadikannya pelajaran. Tetaplah melihat ke depan, bukankah kita melangkahkan kaki juga untuk selalu berjalan ke depan. Seperti itu pula hidup kan? Jangan hanya karena orang lain, api semangatmu jadi padam.

3. Dia tidak akan memendam sakit lama-lama. Alih-alih dia akan belajar menerima

Menerima. Dengan Begitu Kamu Bisa Melupakan via http://hipwee.com

Bukan melupakan yang menjadi masalahnya. Tapi menerima.

Barangsiapa yang bisa menerima, maka dia akan bisa melupakan. Tapi jika dia tidak bisa menerima, dia tidak akan pernah bisa melupakan

HUJAN – Tere Liye

Menerima sebuah kenyataan yang terjadi pada dirimu, menerima bahwa dia tidak lagi mencintaimu dan tidak ingin bersamamu. Menerima bahwa dirinya telah memilih orang lain. Menerima bahwa yang sekian lama kamu tunggu justru menunggu orang lain.

Bukan hanya soal rasa sakit yang membuatmu susah melupakan, tapi kenangan indah bersamanya yang kamu ketahui tidak akan terulang kembali. Tentang rasa sakit itu, maafkanlah apa yang telah menjadi penyebabnya. Memaafkan dan minta maaf bukan berarti selalu salah dan kalah. Dan tentang kenangan, belajarlah mengikhlaskan. Matahari selalu rela menenggelamkan diri agar selanjutnya sang langit bisa berjumpa dengan sang rembulan, yang pertemuannya selalu dihiasi ribuan kerlip indah cahaya bintang.

Syukuri saja pertemuanmu dengan dia, walau akhirnya dia tidak menemanimu selamanya. Syukuri juga perpisahanmu dengan dia, karena kamu jadi tau sebenarnya dia sebelum hidup dalam satu atap yang sama. Biarkan semuanya mengalir seperti air di sungai. Terimalah apapun yang terjadi, dan damaikan hatimu sendiri.

4. Dia tidak berhenti percaya bahwa ini hanya sementara. Belajar dari bunga dandelion jadi prinsip hidupnya

Hidup Gak Melulu Soal Cinta, Masa Depanmu Lebih Berharga via http://hipwee.com

Jatuh cinta itu seperti terbang melayang menikmati segala keindahan dan kesejukan, tapi patah hati seperti jatuh dalam jurang yang paling dalam dipenuhi batu besar dan kerikil tajam yang begitu menyakitkan.

Putus cinta, bukan hanya hati yang merasakan lara tapi sekujur tubuh juga merasakan sakit dimana-mana. Begitu jika kamu terlalu cinta. Tapi kamu bisa belajar dari bunga dandelion. Bunga yang begitu kecil, tidak indah, dan jarang sekali diperhatikan, tidak seperti mawar merah yang selalu diistimewakan, tidak pula beraroma wangi seperti melati. Bunga dandelion begitu sederhana, sungguh begitu sangat rapuh. Sedikit saja hembusan angin akan menerbangkannya entah kemana, dia hanya menerima saja angin itu membawannya, tidak sedikitpun melawan atau menolak tapi ia juga tidak takut untuk terbang tinggi dan menjelajah angkasa. Hingga saat angin menjatuhkannya. Tidak, dandelion itu tak sekadar jatuh, tapi ia jatuh untuk tumbuh. Jadilah sepertinya, serapuh dan selemah apapun kamu, jalani saja. Toh, Tuhan adalah pemilik skenario terbaik. Tidak perlu berlebihan dalam berkeluh kesah, jangan pernah putus asa dan pesimis, biarkanlah orang mau berkata apapun tentangmu. Tidak usah dipedulikan, itu tidak akan merubah apa yang telah dituliskanNya untukmu.

Jika kamu dijatuhkan, bangunlah. Seperti dandelion yang tak hanya jatuh, melainkan untuk tumbuh. Masa depanmu adalah milikmu bukan milik orang lain. Masa depanmu juga kamu sendiri yang menentukan, bukan orang lain. Janganlah buang waktumu hanya untuk mengurusi sebuah kata cinta darinya yang tidak lagi menginginkamu ada. Ingatlah kedua orangtuamu, hal yang paling membahagiakan dalam hidup ini adalah melihat senyum kebahagiaan di wajah mereka dan alasan di balik itu semua adalah kamu. Kamu yang telah dilahirkan dengan bertaruh nyawa menjadi anak kebanggan mereka. Perjuangkan masa depanmu, tekuni bakatmu, dan raihlah suksesmu. Kata menyakitkan dan perlakuan kasar bukanlah alat untuk membuatmu terpuruk, jadikanlah itu sebagai alasan untuk semangatmu. Tidak usah dibalas, cukup buktikan kamu akan bisa jadi lebih baik dari mereka. Kualitas dirimu, kamu sendiri yang menentukan.

5. Dia tak akan membagikan sakitnya ke seluruh dunia. Dia sadar ini hanya sementara

Percaya Setelah Dia Menghilang, Yang Lebih Baik Akan Datang via http://hipwee.com

Dedaunan itu ada yang gugur, ada pula yang bersemi..

Seperti itu juga cinta.. Ada yang pergi, ada juga pengganti

Pertemuan dan perpisahan itu sudah biasa bukan? Seperti rindu dan kehilangan. Kamu tahu kan mutiara tidak instan tercipta begitu saja dalam sekejap mata, ia juga punya proses yang begitu panjang dan menyakitkan. Mutiara berasal dari sebutir pasir lautan yang memasuki tubuh seekor kerang, ketika itu kerang merasa kesakitan. Mungkin saja sejenak itu, ia tidak dapat bernafas karena menahan sakit yang luar biasa. Namun ia tidak dapat menolak untuk tidak menerima kenyataan itu. Ia tak punya alat ataupun kekuatan untuk menolak pasir memasuki dirinya, ia hanya menahan rasa sakit itu. Mutiara terbentuk dari getah perut yang dikeluarkan kerang yang berusaha menahan rasa sakit akibat sebutir pasir yang menyakiti tubuhnya. Setiap kali dia merasa sakit, kerang mengeluarkan getah perutnya dan membungkus pasir tersebut. Begitu hingga berulang kali, tidak hanya satu atau dua hari, namun bertahun-tahun melalui proses yang panjang hingga terbentuk sebuah mutiara yang begitu mempesona. Dan siapapun yang melihatnya pasti akan terpana.

Begitupun manusia, juga melalui proses yang panjang. Segala sesuatu butuh usaha dan pengorbanan. Semua butuh ujian agar tau tentang kelayakan. Semakin besar sebuah ujian, semakin sulit cobaan apabila bisa melewatinya pasti bertambahlah kualitas dirinya. Janganlah sibuk untuk mencari perhatian dari orang lain, pantaskan saja dirimu, perbaiki, kelak perhatian-perhatian itu akan datang dengan sendirinya. Untukmu yang selalu mencoba kuat, untukmu yang menyembunyikan segala sakit dalam kepura-puraan kata mampu, semoga kamu akan benar-benar menjadi pribadi yang kuat dan mampu menghadapi segalanya. Tidak satupun di dunia ini yang sia-sia, sebuah hasil yang memuaskan tentu butuh usaha dan pengorbanan yang tidak main-main kan?

Percayakan semuanya pada pemilik skenario sesungguhnya, tapi tetaplah berusaha dan berdoa. Terkadang yang kamu pikir baik, belum tentu benar-benar yang terbaik untukmu. Jika kemarin seseorang telah mempermainkan ketulusanmu, semoga esok akan ada yang senantiasa memperjuangkanmu. Bukan hanya kamu yang berjuang sendiri, tapi mengajakmu berjuang bersama. Jika kemaren seseorang telah meninggalkanmu tanpa sebuah alasan, semoga esok akan ada yang mencintaimu tanpa alasan, berada disampingmu dengan kata walaupun, bukan karena, dan tanpa tapi. Walaupun dalam keadaan duka, walaupun ujian yang datang bisa saja memisahkan, bukan hanya karena ingin kebahagiaan sendiri. Suatu saat akan ada seorang yang selalu ingin berbagi suka dan suka denganmu, selalu berbagi cerita sekonyol dan seserius apapun. Jika kemaren seseorang meninggalkanmu karena adanya rasa nyaman yang lain, semoga esok akan ada yang tetap bersamamu, tidap peduli ribuan godaan menawarkan kenyamanan.

Cinta yang tulus bukan tentang seberapa lama rasa itu bisa bertahan, tapi seberapa serius untuk memperjuangkan dan mempertahankan agar rasa itu tetap ada. Cinta yang tulus selalu bisa memberi , cinta yang tulus selalu bisa memaafkan. Marah dan cemburu pasti ada tapi itu takkan bertahan lama, selanjutnya hanya ada rasa sayang dan kerinduan yang semakin mengganda. Cinta yang tulus tak akan pernah pernah meninggalkanmu pergi, apapun yang terjadi.

Jadi berhentilah menangisi dia yang telah menghapusmu dari hatinya. Jangan terus menyiksa dirimu dalam kegelisahan karena kehilangan. Toh, semenderita apapun kamu, dia tidak akan peduli kan? Terkadang kita harus berhenti berjuang bukan karena kita lelah, tapi karena orang yang kita perjuangkan meminta kita untuk berhenti memperjuangkannya. Suatu saat pasti akan hadir yang terbaik di waktu yang telah ditentukanNya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya