Mungkin ini adalah hal yang belum pernah terpikirkan oleh otak kalian. Bagaimana sih hewan disekitar kita itu memandang dunia? Atau sama seperti manusia? Kita biasa melihat warna-warni indah dunia. Apakah mereka juga melihat hal yang sama?

Tentu saja ada hewan yang pengelihatannya lebih baik atau bahkan lebih buruk dibanding dengan manusia. Tapi, coba simak! Hewan-hewan ini akan mengejutkanmu sekaligus membuatmu bertambah mensyukuri dengan pengelihatan kalian.

1. Tikus

Tikus ini adalah hewan yang sangat unik, mata kanan dan kirinya tidak dapat melihat objek secara jelas alias blur (tidak fokus). Mereka melihat suatu pergerakan dalam gerak lambat atau slow motion. Nah, kebayang nggak sih? Dan sayangnya, mereka tidak dapat melihat warna merah. Bersyukur ya kalian 🙂

2. Kucing

Kalian punya kucing peliharaan di rumah? Mereka memang lucu tapi tahukah kalian bahwa kucing merupakan hewan dengan rabun jauh. Mereka juga buta warna, bukan tidak bisa melihat warna ya, hanya saja pencahayaan di retina mereka sangat lemah sehingga tidak begitu baik dalam menangkap cahaya. Tingkat ketajaman penglihatan mereka sangat buruk, tuh, masih belum mau bersyukur? Seekor kucing dapat melihat dengan seperenam dari cahaya yang diperlukan oleh manusia karena tingginya jumlah batang peka cahaya di retina mereka. Jadi, jangan iri kalau kucing diberi pengelihatan malam. Tuhan maha adil.

3. Burung

Advertisement

Apa kalian tahu bahwa burung dapat menangkap sinar ultraviolet? Keren banget ya, mereka dapat menangkap sinar ultraviolet yang tidak dapat ditangkap oleh mata manusia.

Burung mempunya mata tetrakromatik. Empat jenis reseptor ini peka terhadap warna merah, hijau, biru dan ultraviolet. Burung (biasanya burung pemangsa) punya pandangan resolusi yang tinggi. Rajawali, punya resolusi mata 2,5 lebih tinggi dibandingkan manusia.

Termasuk ayam ya, mereka kan sejenis burung yang tidak dapat terbang.

4. Anjing

Anjing sangat terkenal dengan penciumannya yang sangat tajam. Kalian iri? Nggak perlu. Karena dibalik kelebihannya itu ada banyak sekali kekurangan yang dimiliki anjing. Penciuman boleh aja tajam namun tidak demikian dengan penglihatan mereka. Mata anjing terbentuk seperti kerucut yang membuat mereka buta warna. Mereka hanya dapat menangkap warna cokelat, kuning dan biru.

5. Lalat

LalatvsHuman via http://k14.vcmedia.vn

Ini nih hewan yang banyak nggak disukai karena mengundang virus yang dibawanya. Nggak jauh beda dari tikus, mereka melihat dunia dengan sedikit blur atau tidak fokus. Mata lalat terdiri dari ribuan lensa kecil, membantu mereka untuk melihat varietas sinar ultraviolet burung. Hampir sama sedikitlah. Namun, di setiap gerak tampak seperti gerakan lambat melalui lensa. Struktur mata lalat memungkinkan untuk mengubah sudut pandang dengan cepat dan mengamati beberapa arah sekaligus. Para ilmuwan menyebutnya struktur mata majemuk – salah satu serangga super. Pantesan kalau mau nepok 'si lalat' baru dari jauh aja dia udah ngerti, ternyata dia punya sensor.

6. Ular

SnakevsHuman via http://k14.vcmedia.vn

Hewan melata yang satu ini selain bikin geli ternyata mereka menggunakan sensor infrared untuk memburu mangsa mereka. Sensor tersebut membentuk gambaran suhu mangsa dan akan semakin kuat di malam hari. Sensor infrared mereka lebih kuat 10 kali lipat dibandingkan sensor yag dijual di pasaran. Waaah, pasti mahal itu.

Dan, asal kalian tahu, ular akan menjadi hewan yang sangat-sangat malas disiang hari. Mereka bisa tidur disembarangan tempat.

7. Ikan

FishvsHuman via http://4.vcmk1edia.vn

Ikan pada umumnya dapat melihat warna merah, hijau dan biru dan memiliki reseptor untuk menangkap cahaya ultraviolet. Lensa fish eye dikenal dalam dunia fotografi yang menghasilkan persepsi visual secara cembung, begitu juga yang ditangkap oleh mata ikan.

8. Hiu

SharkvsHuman via http://k14.vcmedia.vn

Ikan hiu hampir bisa dikatakan buta warna karena pandangan ikan hiu tidak menghasilkan warna apapun, hanya melihat hitam dan putih tinggal tingkat ketajaman cahayanya sih (kayak televisi jaman dulu gitu). Tetapi mereka dapat melihat dengan sangat jelas di dalam air.

9. Gecko

Leopard Gecko adalah hewan malam yang aslinya berasal dari Pakistan, India dan Iran.

Penglihatan hewan noktural Geckko 350 kali lebih sensitif terhadap cahaya dibandingkan mata manusia. Sedangkan burung hantu 100 kali lebih sensitif. Kemampuan ini membuat mereka mampu melihat langit di malam hari dengan sangat jelas. Keren banget ya? Biasanya kita cuman lihat malam gelap aja, sedangkan mereka dapat melihat galaxy bima sakti dengan sangat jelas. Nah, pertanyaannya : Kalau malam hari aja mereka menangkap cahaya segitu banyaknya sampek bisa melihat galaxy bima sakti loh. Bagaimana kalau di siang hari? Itu apa nggak kayak kebakar matanya ya rasanya?

10. Kupu-kupu

Kupu-kupu mempunyai kemampuan melihat warna yang tidak bisa dilihat manusia, seperti warna merah, biru, dan hijau bagian dari spektrum UV (Ultraviolet). Namun ketajaman mata hewan ini hanya 0,04 dari ketajaman visual manusia.

11. Lebah

Fotoreseptor di mata lebah menyerap warna tiga kali lebih cepat dari manusia. Selain itu, mereka dapat melihat bagian-bagian dari spektrum UV yang tidak terlihat oleh mata manusia. Para ilmuwan percaya bahwa lebah menggunakan kemampuan ini untuk melihat warna, bergerak secara cepat dari satu bunga ke bunga lain. Mereka bukan buta warna loh, mereka melihat warna yang tidak dapat dilihat oleh manusia. Jadi bertanya-tanya, bagaimana ya warna yang mereka lihat?

12. Sapi

Jika menurut manusia warna rumput itu hijau, tidak halnya dengan sapi. Menurut sapi, apapun di sekitar mereka berwarna oranye dan merah, termasuk rumput. Kendati demikian, keterbatasan penglihatan tersebut diimbangi oleh kemampuan mereka untuk melihat hampir 360 derajat. Hijau kita, merah untuk sapi.