Sampah plastik merupakan hal utama dalam pencemaran lingkungan baik air maupun tanah. Sampah plastik menjadi hal serius yang harus ditangani bangsa ini karena sifat plastik yang tidak mudah terurai secara alami. Sampah plastik membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 20 tahun agar terurai secara alami menjadi tanah. Namun, banyak masyarakat Indonesia yang belum menyadari akan dampak yang dihasilkan oleh sampah plastik.

Indonesia penyumbang sampah plastik ke laut terbesar kedua di dunia beberapa tahun ini. Tingginya kepadatan penduduk merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi jumlah sampah plastik yang dihasilkan.

Sampah plastik merupakan tanggung jawab masing-masing masyarakat. Tetapi, tanpa disadari masyarakatlah yang menyebabkan penumpukan sampah plastik itu terjadi. Sampah plastik yang terbuang ke laut dapat menyebabkan rusaknya ekosistem laut. Hewan-hewan air akan memakan sampah plastic tersebut yang berakibatkan kematian pada hewan-hewan air tersebut.

Mari kurangi penggunaan plastik dengan melakukan hal sederhana guna keberlangsungan hidup yang akan datang, berikut 5 hal sederhana yang dapat dilakukan.

1. Kurangi penggunaan tas belanja plastik

Tas Belanja Ramah Lingkungan

Tas Belanja Ramah Lingkungan via https://ecs7.tokopedia.net

Apabila biasanya menggunakan tas belanja plastik, mulai sekarang gunakan lah produk yang dapat digunakan kembali atau produk yang mudah didaur ulang. Contohnya adalah membawa tas belanja sendiri atau menggunakan kardus. Saat berbelanja biasakan untuk membawa tas belanja sendiri, selain untuk menghemat penggunaan plastik, tas belanja lebih kuat dan dapat disesuaikan dengan keinginan kita.

2. Membawa botol minum dari rumah

Botol Minum Reusable

Botol Minum Reusable via https://onelix.com

Advertisement

Pada saat berpergian atau makan siang di luar, minuman kemasan yang biasanya wajib kita beli untuk meredakan haus, namun apabila dibayangkan setiap harinya kita membeli minuman kemasan seberapa banyak sampah plastik yang akan dibuang?

Mulai sekarang bawalah botol minum dari rumah. Dengan kita membawa botol dari rumah, kita akan menghemat penggunaan botol plastik dan tidak perlu mencari toko yang menjual minuman terlebih dahulu saat merasa haus.

3. Hindari penggunaan sedotan dan alat makan sekali pakai

Sedotan dan Alat Makan Ramah Lingkungan

Sedotan dan Alat Makan Ramah Lingkungan via https://ecs7.tokopedia.net

Sampah yang dihasilkan dari sedotan dan alat makan sekali pakai cukup besar. Untuk menggantinya kita bisa menggunakan sedotan dan alat makan sekali pakai dengan bahan yang ramah lingkungan. Sekarang sudah banyak penjual yang menjual sedotan dan alat makan yang tidak sekali pakai.

4. Membawa tempat makan saat membeli makan

Tempat Makan Reusable

Tempat Makan Reusable via https://s1.bukalapak.com

Advertisement

Saat kamu beli makan di warung nasi bisa tidak menggunakan plastik yaitu dengan cara membawa tempat makan sendiri. Minta kepada penjual untuk menaruh makanannya pada tempat bekal yang sudah kamu bawa.

5. Memanfaatkan sampah plastik menjadi hal yang berguna

Pot Bunga dari Sampah Plastik

Pot Bunga dari Sampah Plastik via https://buatbunga.com

Kita dapat mengelola sampah plastik menjadi hal yang berguna. Misalnya saja menjadikan botol minuman bekas dibuat untuk pot bunga, tempat pensil, dan lainĀ  sebagainya.

Perubahan besar tidak akan terjadi apabila tidak ada perubahan kecil yang dilakukan. Mengurangi timbunan sampah salah satu cara untuk mengendalikan sampah plastik yang ada sekarang. Sudah saatnya kita mendukung mengurangi penggunaan plastik di manapun untuk keberlanjutan hidup ke depannya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya