Semua orang pernah mengalami awal hari yang menyebalkan. Saking menyebalkannya, ini bisa mempengaruhi mood kita waktu siang sampai petang. Sebenarnya sih, kamu pengen banget punya pagi yang sempurna: bangun tepat waktu, nggak macet di jalan ke sekolah/kantor, sarapan mewah, dapat SMS selamat pagi dari pacar…

Sayangnya,ada banyak hal di dunia ini yang bisa bikin pagimu “rusak”. Mungkin kamu begadang semalaman, sehingga harus bangun telat dan lari kayak orang kesetanan ke sekolah atau tempat kerja. Sementara kamu mengharapkan SMS manis dari pacar, dia malah lupa menanyakan kabar. Atau mungkin–lebih menyebalkannya lagi–kamu sebenarnya nggak punya pacar.

Jangan cemas. Di artikel ini, Hipwee bakal menjelaskan kenapa mengalami awal hari yang menyebalkan bukan akhir duniamu. Semoga bisa membantu menyelamatkan sisa harimu!

5. Paling Tidak, Kamu Sudah Melewati Bagian Terburuk dari Hari Ini

Kereta penuh via archive.kaskus.co.id

Di bus kota. Kamu duduk di sebelah ibu-ibu dengan seorang anak balita yang dari tadi kepalanya joget-joget.

Kamu: (basa-basi) “Duh, maaf ya Bu, sikut saya hampir kena pipi Adek-nya. Nggak kena beneran ‘kan, Dek?”

Si Ibu: “Makanya, kalo duduk tuh liat-liat dong Mas! Lihat nih ada anak kecil!”

Kamu: (dalam hati) “Lah, yang nggak bisa diam dari tadi sebenarnya siapaa?”

Advertisement

Ibu-ibu di bus kota marahin kamu tanpa alasan? Selama hampir 1 jam kamu himpit-himpitan di sebelah penumpang yang lupa pakai deodoran? Satpam sekolah rese dan nggak ngebukain kamu gerbang? Ingatlah: semenyebalkan apapun musibah yang kamu temui pagi tadi, yang penting kamu sudah melewatinya.

Jangan biarkan mood-mu jadi rusak gara-gara apa yang terjadi tadi. Banggalah karena kamu sebenarnya sudah berhasil jadi survivor. Ingat, melewati pagi hari sama artinya dengan menjadi lebih dekat ke hari esok. Dan hari esok sama artinya dengan kesempatan untuk memulai lagi dari awal.

4. Awal Hari Adalah Waktu Terbaik untuk Menerima Musibah

Bad toast via www.versluis.com

“Duh, pagi-pagi udah dikasih beginian! KZL.”

Banyak orang yang menganggap bahwa mengalami hal negatif di waktu pagi adalah tanda hari sial. Padahal, pagi hari bisa jadi waktu yang paling baik untuk menerima musibah, lho. Kalau kamu menemui hal nggak mengenakkan di waktu siang, itu bisa lebih memecah daya fokusmu dan menurunkan produktivitasmu. Sementara kalau kamu dapat musibah saat petang, bisa-bisa kamu stres semalaman dan nggak akan cukup istirahat.

Dengan mengalami musibah di pagi hari, kamu jadi lebih bisa santai dan mengambil lebih banyak waktu buat menenangkan diri. Dan kalau kamu bisa sabar dan tenang, masalah yang kamu hadapi bisa lebih mudah dilewati.

3. Tidak Semuanya Seburuk yang Kamu Kira

It’s all good! via www.clubvivre.com

Pernah nggak sih kamu dicurhatin teman soal pacarnya yang dia duga selingkuh? Ketika kamu tanya apa dasar dugaannya, dia cuma bilang “Yah…soalnya dia nggak nelpon gue sesering dulu gitu…kalo dulu hampir tiap jam, sekarang cuma sehari sekali.” Kamu pun cuma bisa bengong. Katamu dalam hati, “Nggak semuanya seburuk yang lo kira, kali…”

Manusia punya kecenderungan buat melebih-lebihkan masalah kecil, atau menganggap hal yang sebenarnya biasa-biasa saja sebagai masalah. Sebelum mood-mu hancur karena apa yang kamu alami pagi ini, coba deh tanyakan ke diri sendiri: apakah semuanya memang seburuk yang kamu kira? Jangan sampai kamu kehilangan semangat cuma karena hal yang bukan apa-apa!

2. Musibah Adalah Saudara Kembar Dari Berkah

Musibah adalah saudara kembar dari berkah via hijabonmyhead.tumblr.com

Seandainya kamu tahu cara menghadapinya, musibah bisa kamu ubah jadi berkah. Coba deh ingat-ingat berbagai masalah yang pernah kamu hadapi di masa lalu: mana ada yang tidak membangunmu? Kamu boleh kok mengeluh. Namanya juga kamu sedang sebal.

Yang jadi masalah adalah ketika kamu berhenti di aktivitas mengeluh saja, dan tidak melakukan apa-apa untuk menanganinya. Jadi, apa yang sudah kamu lakukan sampai sekarang untuk mengatasi masalah yang kamu temui pagi ini?

1. Awal Hari yang Menyebalkan Nggak Akan Bisa Membuatmu Berhenti Jadi Awesome!

Be awesome instead! via www.bhmpics.com

Nah, ini dia poin yang utama. Semenyebalkan apapun hal yang kamu hadapi di awal hari, itu belum tentu cukup besar atau pelik benar untuk membuatmu berhenti jadi awesome.

Kerjaan menumpuk? Deadline-deadline makin dekat? Stres mau ketemu orang tua pacar? Kamu lebih besar dari semua masalah itu! Tetaplah tegakkan kepala, berjalanlah tegap, dan jaga raut muka serta penampilanmu sampai kembali lagi ke rumah nanti. Dengan begini, kamu nggak hanya akan jadi penyintas masalah hari ini, tapi juga bisa berlatih jadi manusia yang lebih oke di masa depan. Mau, ‘kan? 😉