Usia 20an kerap dibilang sebagai fase yang hanya berisi galau-galauan. Disakitin dikit, nangis. Diberi masukan sedikit, ngambek. Segala sesuatu sepertinya harus melewati hati dulu baru dipikirkan setelahnya. Nggak ada salahnya sih di usia ini kamu sering mengalami perasaan galau. Justru malah wajar kalau kamu sering galau di usia 20an. Sebab pada usia tersebut, seseorang tengah mengalami fase transisi dari remaja menuju dewasa.

Pada fase itu pula, perasaan masih labil-labilnya. Masih bimbang dalam menentukan langkah juga. Makanya kamu sering terombang-ambing layaknya kapal di tengah lautan. Namun tahukah kamu di samping gegap gempita rasa galau ternyata ada kebahagiaan kecil yang dirasa? Mungkin kebahagiaan kecil ini akan kamu rasa saat kamu menjalani usia 20an saja. Hanya saja rasanya tak membekas sampai di hati. Salah satunya seperti hal-hal di bawah ini.

1. Meski pekerjaan pertamamu belum sesuai impian, tapi ada setitik bahagia yang kamu rasa, apalagi kalau bukan punya penghasilan sendiri

Meski bukan pekerjaan impian, tetap ada secercah kebahagiaan via www.unsplash.com

Advertisement

Sekarang kerja di mana? Jadi pegawai bank ya?

Bukan. Jadi buruh tinta nih di Ibukota~

Bekerja tak sesuai keinginanmu memang rasanya berat. Sebab separuh hatimu masih enggan untuk berdamai dengan pekerjaan ini. Namun status bukan lagi pengangguran buatmu berbagga dan ada secercah rasa bahagia di sana. Sebab kamu tak perlu berdesak-desakan untuk melamar pekerjaan. Dan yang paling buatmu senyum-senyum sendiri adalah saat akhr bulan tiba. Dari hasil jerih payahmu ini kamu bisa menghasilkan meski belum seberapa.

2. Di usia ini kamu mulai merasakan cinta yang tak hanya main-main, dan ini jelas berbeda dengan cinta yang sebelumnya

Bertemu dia yang benar-benar serius denganmu via www.unsplash.com

Dulu kamu hanya mengenal cinta sebatas kemana-mana bareng dan SMSan tiap malam. Dulu kamu juga menganggap pacar sebagai tukang antar jemput doang. Tapi menginjak usia 20an, pandanganmu soal pacar mulai berubah. Bukan lagi tukang antar jemput, tapi sebagai partner berbenah. Bukan lagi SMSan tiap malam yang buatmu senang, tapi tentang sebuah keseriusan untuk wujudkan masa depan hubungan. Saat kalian sama-sama serius kayak begini, di situlah kamu mulai merasakan bahagia yang kecil tapi membekas di hati.

3. Hidup sendiri dan jauh dari orangtua. Kamu bebas menentukan akan ke mana langkahmu selanjutnya

Bebas menentukan kemana akan melangkah via www.unsplash.com

Advertisement

Mau makan apa hari ini, kamu bisa pilih sesuka hati. Ingin menata kamar sedemikian rupa, terserah kamu sepenuhnya. Hidup jauh dari orangtua ternyata memiliki keuntungan tersendiri, salah satunya seperti ini. Bisa bebas menentukan apa yang ingin dilakukan dan akan kemana melangkahkan kaki, kamu punya hak untuk mengambil pilihanmu sendiri. Kebebasan menentukan pilihan dalam hidup inilah yang buatmu kadang merasa bahagia. Apalagi jika dibandingkan saat kamu masih sekolah dulu. Apa-apa harus lapor ayah dan ibu.

4. Mencoba hal-hal baru tanpa merasa bersalah juga kamu alami di usia ini. Seperti bolos kerja karena nonton konser band yang disukai

Kapan lagi kamu bolos kerja tanpa merasa bersalah? via www.giphy.com

Usia 20an itu masa di mana kamu suka sekali mencoba hal-hal baru. Dan hal yang menarik untuk dicoba kebanyakan sesuatu yang menantang adrenalinmu. Di usia ini kamu akan minim rasa bersalah saat mencoba hal-hal baru. Sebab orang lain akan merasa wajar dengan apa yang kamu lakukan itu. Pandangan wajar dari orang-orang inilah yang membuatmu makin semangat mencoba. Seperti kamu yang coba-coba bolos bekerja demi bisa bertemu dan menonton idola.

5. Di usia ini satu per satu teman mulai pergi. Namun saat ada satu yang tinggal dan senantiasa menyediakan bahu, kebahagiaan kecilmu pun berasal dari situ

Bahagia ketika kamu masih punya teman yang bertahan sampai sekarang via www.unsplash.com

Satu per satu teman pergi di usia ini memang wajar terjadi. Tak perlu menyalahkan orang lain, sebab proses ini terjadi karena seleksi alam. Dia yang hanya ingin tipis-tipis berteman, kelak akan melipir pergi. Sementara dia yang tulus ingin menjalin pertemanan akan bertahan di sisi. Saat kamu menyadari bahwa masih ada beberapa orang yang bertahan di usia ini, disitulah kamu merasa bahagia. Sebab akan selalu ada bahu-bahu yang senantiasa menguatkan atau tangan yang ikhlas membantu di saat kamu lelah dengan kehidupan.

6. Kapan lagi merasa bahagia saat tanggal merah jatuh di hari jumat atau sabtu? Mungkin hanya terjadi saat kamu sedang menjalani usia 20-an ini

Hore libur panjaaaang! via www.unsplash.com

Satu kebahagiaan kecil yang buatmu bersyukur sekali saat menjalani usia 20an ini. Apalagi kalau bukan tanggal merah yang jatuh di hari jumat atau sabtu. Sebab hal itu berarti kamu bisa menikmati libur panjang di akhir minggu. Sungguh, meski kecil, kebahagiaan ini tak mau kamu tukarkan dengan apapun di dunia. Sebab bisa merasakan libur panjang di akhir pekan itu layaknya surga. Eh, tapi kalau ada tawaran pekerjaan dan ada uang lemburnya, kadang kamu pikir-pikir juga sih 😀

Semoga dengan tulisan ini kamu nggak menganggap hidupmu di usia 20an hanya berisi kegalauan. Buktinya kamu masih bisa nih merasakan kebahagiaan-kebahagiaan meskipun tak terlalu besar. Syukuri dulu hal-hal kecil ini, biar kelak kamu bisa dipercayakan untuk merasakan kebahagiaan yang lebih besar lagi.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya