Punya pacar baru lebih dahulu sebelum mantan, katanya adalah cara efektif yang bisa membuat mantan jadi menyesal. Hal itu seolah memperlihatkan pada mantan, bahwa kita juga banyak diidamkan orang. Namun tidak untuk sebagian orang, punya pacar baru padahal hati masih sendu tidak menjamin kebahagiaan setelahnya. Dan malah menimbulkan kesakitan lain.

Idealnya, kamu tak perlu buru-buru mencari pacar baru setelah putus. Ada 5 alasan kenapa harus bertahan dengan kesendirian. Biar luka baru tak lagi kamu dapatkan.

1. Terlalu cepat dapat pengganti justru akan menorehkan luka baru. Lebih baik membiarkan waktu mengobati luka lama terlebih dahulu

biarkan waktu yang menyembuhkan

biarkan waktu yang menyembuhkan via www.logancoleblog.com

Advertisement

Beberapa orang percaya, bahwa obat mujarab dari patah hati adalah hadirnya sosok pengganti. Sosok pengganti yang dipercaya bisa menawarkan kisah baru yang lebih menyenangkan. Jadi, tak jarang banyak orang berlomba-lomba mencari pengganti setelah ada kata putus sebelumnya.

Tetapi yang sebenarnya terjadi, terlalu cepat mencari pengganti justru akan menimbulkan luka yang baru. Padahal di sisi lain luka lama masih menganga lebar. Memang baik untuk mencoba, tapi bukan berarti langsung seketika.

Setidaknya kamu butuh waktu untuk mengeringkan luka, setidaknya sampai kamu siap memulai kisah kembali. Tak perlu terburu-buru untuk mendapatkan yang terbaik nantinya.

2. Memulai hubungan yang baru tak pernah mudah. Apalagi kamu masih menyimpan ketakutan

Memulai hubungan baru tak pernah mudah

Memulai hubungan baru tak pernah mudah via unsplash.com

Advertisement

Menjalin hubungan yang baru tak pernah mudah. Apalagi untuk kamu yang hatinya pernah dipatahkan berulang kali. Kadang pengalaman pahit membuatmu sulit untuk kembali percaya. Apalagi kamu masih memiliki ketakutan yang kamu simpan. Itu justru akan membuat hubungan baru yang terburu-buru kamu jalin tidak lebih baik dari hubungan sebelumnya.

Toh sendiri dulu setelah gagal menjalin hubungan bukanlah sebuah hal yang memalukan. Manfaatkan waktu sendiri ini untuk kembali menghargai dirimu sendiri, yang sebelumnya telah dikoyakkan oleh beragam luka.

3. Setelah gagal, sebaiknya kamu mulai memperbaiki diri. Bukan buru-buru cari pengganti

Memperbaiki diri

Memperbaiki diri via unsplash.com

Belajar dari kegagalan yang pernah kamu alami, seharusnya ini menjadi kesempatan untukmu memperbaiki diri. Toh tak pernah ada yang sia-sia dari membuat diri jauh lebih baik. Semakin baik dirimu kelak, maka jodoh yang datang kepadamu akan semakin sepadan.

Mencari orang yang baru untuk menyembuhkan luka, memang perlu kamu lakukan. Namun tak dalam waktu yang singkat juga setelah putus. Berikan jeda pada hatimu. Agar luka yang dideritanya tak lebih dalam.

4. Terlalu cepat mencari pengganti justru akan meyakiti lebih banyak orang lagi

Menyakiti lebih banyak lagi

Menyakiti lebih banyak lagi via unsplash.com

Terburu-buru mencari pengganti, bisa menjadi salah satu cara supaya kita lekas lupa pada masa lalu. Tapi tidak semua orang mampu melakukan itu. Terlalu cepat mencari pengganti, justru akan membuatmu melukai lebih banyak hati.

Bukan malah memperbaiki keadaan, justru kamu akan semakin terjebak dalam kondisi yang semakin runyam.

5. Dengan sendiri dan hidup lebih baik, adalah cara untuk balas dendam dengan anggun

balas dendam lebih anggu

balas dendam lebih anggun via www.logancoleblog.com

Beberapa orang beranggapan bahwa dengan cepat-cepat punya pacar baru, adalah cara balas dendam dengan mantan dengan lebih menyakitkan. Seolah kita juga bisa mendapatkan seseorang yang lebih baik darinya.

Namun harus punya cara balas dendam yang jauh lebih baik dari secepatnya punya pacar. Yaitu dengan membuktikan bahwa hidupmu jauh lebih bahagia daripada saat bersama dia. Banyak interospeksi diri, kejar cita-cita yang selama ini masih tertunda buatmu. Buktikan, kalau tanpanya, kamu jauh lebih berkembang.

Pada kenyataannya, memutuskan sendiri dulu tak pernah menjadi hal yang memalukan ‘kan?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya