Rajin pangkal pandai (biasa)

Malas pangkal sukses (luar biasa!)

Ungkapan bahwa malas pangkal sukses bukanlah sebuah pembelaan. Yup, percaya atau nggak orang yang malas itu punya peluang yang lebih besar untuk sukses di kemudian hari. Mereka tahu caranya mempermudah pekerjaan. Mereka juga cenderung bekerja dengan cepat, cerdas, dan tepat waktu. Lho? Iya, supaya bisa lanjut males-malesan lagi. Hehehehe..

Advertisement

Kamu yang kelihatannya malas ternyata menyimpan kecerdasan yang dibutuhkan untuk hidup sukses. Inilah kualitas-kualitas tersembunyi yang dimiliki olehmu yang malas.

1. Sadar atau nggak, kemalasan mendorong seseorang untuk lebih kreatif. Karena itulah benda seperti vacuum cleaner tercipta

Vacuum cleaner diciptakan untuk orang malas.

Vacuum cleaner diciptakan untuk orang malas. via blog.mooments.com

Orang yang malas cenderung enggan untuk melakukan pekerjaan yang bikin mereka capek. Jika ada alat yang bisa mempermudah pekerjaan mereka, kenapa nggak diciptakan saja? Misalnya, vacuum cleaner diciptakan untuk mempermudah mereka yang malas bersih-bersih. Mesin cuci diciptakan untuk mereka yang malas ngucek-ngucek baju. Pun demikian dengan mesin cuci piring, blender, dan perabotan rumah tangga lainnya.

2. Mereka yang malas ogah menyita waktu malasnya. Jadilah pekerjaan yang mereka kerjakan selalu tepat waktu. Biar bisa malas-malasan lagi. 😀

Biar bisa males-malesan lagi..

Biar bisa males-malesan lagi.. via www.youtube.com

Oleh karena ingin cepat-cepat bermalas-malasan lagi, pekerjaan yang mereka kerjakan sebisa mungkin diselesaikan tepat waktu. Hingga kecil kemungkinan mereka yang malas itu menyelesaikan pekerjaan di luar tenggat waktu, apalagi mengerjakan hal-hal yang tidak mendukung selesainya pekerjaan mereka. Tuh, beruntung banget kan kamu yang punya sifat malas, kamu jadi terdorong untuk bekerja secara efisien.

3. Coba deh perhatikan, orang yang malas lebih melek teknologi. Mereka mengerti teknologi memudahkan segalanya

Teknologi dibuat untuk memudahkan..

Orang malas sangat suka dengan teknologi. via www.pinterest.com

Advertisement

Mereka yang malas juga tergolong pribadi yang enggan untuk menyia-nyiakan teknologi. Suatu saat kamu butuh seseorang untuk mengedit tugas kuliah yang lumayan banyak. Kamu yang kebetulan malas, tentu akan memilih cara tercepat untuk menyelesaikan tugas tersebut. Cara tercepatnya adalah dengan bikin Google Doc, memungkinkan semua orang untuk mengakses tugasmu. Tak hanya satu, kamu bisa minta beberapa orang jadi editormu. Mereka bisa mengedit tugasmu dari mana saja dan kapan saja. Cara ini lebih sederhana, daripada kamu harus bolak-balik mencari dan menemui semua orang untuk menuntaskan tugas tersebut.

4. Orang yang malas biasanya pandai memprioritaskan tugas. Mereka tak ingin ketika malas-malasan kepikiran kerjaan

hh

Jago juga memprioritaskan. via picjumbo.com

Nah, mereka yang malas, tahu caranya memprioritaskan pekerjaan. Mereka hanya akan fokus pada pekerjaan mereka. Daripada sibuk stalking teman di sosmed, mereka lebih memilih untuk mengerahkan segenap perhatian pada pekerjaan mereka. Supaya pekerjaannya cepat kelar dan lanjut malas-malasan lagi deh.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya