Anak sulung? Calon pemimpin keluarga. Anak bungsu? Yang paling disayang dalam keluarga. Anak Tengah? Yang … ya gitu deh.

Sebagai anak tengah, apakah dulu kamu pernah merasa bahwa mungkin saja kamu bukan anak kandung karena orangtuamu lebih memperhatikan kakak dan adikmu? Kalau iya, tenang saja, kamu nggak sendirian. Sebagai anak tengah, diprioritaskan belakangan sudah jadi hal biasa. Bukannya orang tuamu nggak menyayangimu seperti menyayangi adik dan kakakmu. Hanya saja, saat memiliki kamu, orangtuamu harus memperhatikan kebutuhan kakakmu yang lebih mendesak. Dan saat adik manismu hadir ke dunia sebagai sosok bontot dalam keluarga, wajar kalau dia menjadi primadona baru yang merebut seluruh perhatian.

Advertisement

Merasa tersingkir dan nggak dianggap adalah rasa yang umum dialami oleh anak tengah. Bahkan dalam ilmu psikologi, hal itu ada istilahnya sendiri, yaitu Second Child Syndrom. Tapi meskipun kamu sering merasa tersisih, tapi kamu tahu nggak kalau ada kualitas-kualitas ini dalam dirimu?

1. Kamu adalah sosok yang mandiri, karena sejak kecil terbiasa mengerjakan apa-apa sendiri

Super mandiri

Super mandiri! via keluarga.com

Ketika kamu kecil, ada kakakmu yang lebih dewasa yang memiliki kebutuhan lebih banyak. Bagaimanapun, nantinya kakakmu akan menjadi orang yang bertanggung jawab atas keluarga. Lalu ada adikmu, yang patut dilindungi dan diurusi. Sebagai anggota termuda, adikmu layak diberi perhatian khusus untuk menjalani hidup di dunia. Sementara kamu anak tengah – dewasa belum masih kecil juga nggak, akan terbiasa melakukan apa-apa sendiri. Mau gimana lagi, waktu orang tuamu sudah habis untuk kakak dan adikmu. Tapi kebiasaan ini justru membawa dampak yang baik, karena sampai benar-benar dewasa, kamu terbiasa mandiri.

2. Egois mungkin jadi hal yang asing untukmu, karena seumur hidupmu kamu selalu mendahulukan kepentingan saudara-saudaramu

Selalu memikirkan orang lain

Selalu memikirkan orang lain via thepoetproject.tumblr.com

Perbedaan kebutuhan antara kamu dan kakakmu, serta perbedaan kebutuhan bimbingan antara kamu dan adikmu, membuatmu terbiasa mendahulukan kepentingan kakak dan adikmu. Kamu mengerti sepenuhnya alasan yang sudah dijelaskan di poin pertama. Kamu maklum kalau kamu harus menekan keinginanmu untuk dua saudaramu. Tapi nggak apa-apa. Hal itu justru mengajarimu untuk tidak egois dan memikirkan diri sendiri. Mencintai diri sendiri memang harus, tapi memikirkan orang lain juga perlu. Sebagai anak tengah, kamu paling paham soal itu.

3. Soal menghibur diri sendiri, kamulah jagonya. Banyak yang iri pada kemampuanmu menertawakan hidupmu sendiri

Jago menghibur diri sendiri

Jago menghibur diri sendiri via jamieacquaatyourservice.tumblr.com

Advertisement

Karena seluruh perhatian orang tua tercurah untuk kakak dan adikmu, kamu sering merasa kurang perhatian.  Tapi dari situ, kamu yang terbiasa apa-apa sendiri, justru punya kemampuan untuk memperhatikan dirimu sendiri. Dari sana, kemampuanmu untuk menghibur diri sendiri juga terbentuk, karena nggak ada yang menghiburmu selain dirimu sendiri 🙁 Tapi kalau melihat efeknya sekarang, kamu mungkin jadi ingin berterima kasih pada keluarga. Keahlianmu menghibur diri sendiri, membuatmu bisa menertawakan hidupmu sendiri dalam kondisi apapun yang sedang kamu alami.

4. Sering menghabiskan waktu sendiri membuat daya kreatifmu berkembang. Kamu pasti menyukai hal-hal baru yang menantang ‘kan?

Suka seni

Biasanya kamu suka hal-hal yang berbau seni via www.pinterest.com

Ketika kamu tersisih dari perhatian keluarga, kamu lebih suka sendirian di kamar. Di rumah, kamu adalah sosok pendiam yang lebih banyak menghabiskan waktu sendirian. Tapi dalam kesendirian itu, kamu justru mengasah daya kreatifmu. Bisa ditebak, kamu menyukai segala sesuatu tentang seni bukan? Selain itu, kamu selalu penasaran pada segala hal dan bersemangat mencari tahu. Mencoba hal-hal baru yang menantang juga menjadi hobimu. Ah, kamu si anak tengah yang pendiam tapi riuh dalam dirimu sendiri.

5. Terbiasa mengatasi perseteruan kakak dan adikmu, membuatmu menjadi seorang negosiator yang ulung. Keahlian ini langka lho!

negosiator ulung

Jadi negosiator ulung via www.tumblr.com

Kakakmu, sebagai calon pemikul tanggung jawab keluarga, wajar bila mempunya sifat yang mandiri, sering bossy dan selalu sok tahu. Sementara adikmu, yang mendapatkan curahan kasih sayang dari semua orang, wajar bila menjadi sosok yang manja dan kolokan. Dan kamu, sering terjebak di antara kakak dan adikmu yang berbeda sifat maupun pendapat. Tapi hal itu justru membuatmu menjadi negoisator ulung yang bisa mengakomodasi perbedaan antara banyak orang. Di dunia kerja nanti, skill-mu yang ini bisa jadi harta karun berharga.

6. Kamu adalah agen perdamaian sejak kecil. Bagaimana lagi? Menyebalkan sekali melihat kakak dan adikmu bertengkar setiap hari

Cinta damai

Kamu cinta damai via insane-addiction.tumblr.com

Selain seorang negoisator keren, kamu juga seorang pecinta damai sejati. Bagimu, melihat kakak dan adikmu bertengkar itu sungguh memusingkan. Karena itu, sifatmu terbentuk menjadi seseorang yang menghindari konflik. Kamu nggak suka bertengkar, dan lebih memilih membicarakan semuanya baik-baik. Berita tentang konflik-konflik di dunia bisa sangat mengganggumu, dan kamu selalu ingin tahu apa yang bisa kamu lakukan untuk mengusahakan perdamaian dunia.

7. Kamu juga punya daya tahan yang tinggi. Hidup jauh dari rumah demi cita-cita bukan masalah lagi

Selalu bisa bertahan

Selalu bisa bertahan di segala kondisi via www.thatscoop.com

Kebiasaan mandiri, mulai dari melakukan apa-apa sendiri sampai menghibur diri sendiri, kamu jadi daya tahan tubuh yang tinggi. Kamu nggak ragu untuk hidup jauh dari rumah demi mengejar cita-citamu. Selain kamu mudah bertahan meski sedang dalam kondisi sulit, dalam hatimu, kamu juga punya keinginan untuk menunjukkan kesuksesanmu sendiri kepada orang tuamu. Kamu ingin keluar dari baying-bayang kakakmu, dan membuat orang tuamu bangga dengan caramu sendiri. Semangat ya kamu, anak tengah!

8. Kemampuan adaptasimu sangat tinggi. Nggak heran kalau di luar rumah, kamu justru punya banyak teman yang siap menemani

Banyak teman

Temanmu banyak! via www.playbuzz.com

Perbedaan sifat kakak dan adikmu yang mencolok, membuatmu harus punya trik khusus untuk menghadapi masing-masing. Kakakmu yang keras tentu nggak suka dibantah. Sementara adikmu yang manja, tentu nggak bisa dikerasi. Kemampuan adaptasimu jadi luar biasa. Itulah yang membuatmu justru mudah berteman di luar rumah. Selain karena kamu lebih mudah mendapat perhatian di luar rumah daripada di rumah, sifat fleksibelmu juga membuatmu mudah disukai orang lain.

Tak perlu berburuk sangka pada orangtua. Masing-masing orang punya cara menyayangi masing-masing kok. Kalaupun kamu selalu dijadikan yang kedua, tapi yakinlah bahwa orangtuamu menyayangimu sama besarnya. Hanya saja, mereka memandangmu sebagai sosok yang bisa berjalan sendiri. Lagipula, posisimu yang sering serba salah itu justru bisa membentumu menjadi pribadi yang berkualitas. Ya nggak? 😉

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya