Pengen deh badannya kurus kayak kamu….

Entah sudah berapa kali kamu mendengar ucapan itu dari orang-orang yang tubuhnya berisi alias gemuk. Entah kenapa juga di mata mereka tubuh kurusmu ini tampak lebih baik. Sementara saat orang-orang yang gemuk ingin tubuhnya langsing alias kurus, kamu justru kebalikannya. Diam-diam kamu berusaha sekali menaikan berat badanmu agar lebih proporsional. Karena sebenarnya tubuh kurus yang diidamkan orang lain ini ada tak enaknya juga.

Advertisement

Tak berbeda jauh dari mereka yang tubuhnya gemuk, kamu yang kurus pun merasakan hal-hal yang Hipwee Motivasi coba uraikan di artikel kali ini. Gemuk salah, kurus pun demikian. Sebab harusnya berat badan kita sesuai dengan tinggi masing-masing dari kamu.

1. Badan kurus sama dengan daya tahan tubuh yang kurang bagus, buatmu lebih mudah terserang penyakit

Gampang sakit

Gampang sakit via www.huffingtonpost.ca

Enak ya badannya kurus, pasti lebih sehat.

Kebanyakan orang beranggapan kamu yang tubuhnya kurus adalah seseorang yang punya kesehatan bagus. Paling tidak menurut mereka yang gemuk, kamu terhindar dari penyakit-penyakit seperti hipertensi, jantung, diabetes, atau gangguan persendian. Padahal gemuk ataupun kurus sebenarnya sama saja punya risiko gangguan kesehatan.

Advertisement

Si kurus ini selain mudah terkenan anoreksia, anemia, gangguan hati, juga punya daya tahan tubuh yang kurang bagus. Membuatnya lebih mudah terserang virus atau bakteri penyebab penyakit. Parahnya lagi si kurus pun sama dengan si gemuk yang punya risiko gangguan kesuburan, serta rentan mengalami drepresi bahkan gangguan mental.

Jadi, apa masih ada yang menganggap tubuh kurus itu lebih baik?

2. Paling sedih saat pengen beli baju, tapi ternyata adanya all size yang ukurannya besar tak terkira

yah all size

yah all size via faze.ca

Mbak baju ini ada ukuran S-nya nggak?

Wah itu all size, Mbak.

Yah sayang banget. Aku kalau pakai itu pasti kelelep.

Untuk urusan pakaian, si kurus juga tak selalu mudah mendapatkan ukuran yang sesuai. Paling mengenaskan lagi, saat kamu melihat baju dengan potongan serta tone yang bagus, tapi ternyata ukurannya all size semua. Rasanya kamu ingin komplain ke si penjaga toko pakaian, kenapa nggak ada ukuran kecilnya? Sebab ukuran all sizenya terlalu besar sekali, dan kalau dipaksakan memakainya bisa-bisa kamu malah terlihat aneh, seperti tenggelam dalam bajumu sendiri.

3. Siapa bilang punya badan kurus buatmu PD selalu? Kamu justru malu jika harus pakai yang ketat dibadanmu

Biar nggak kelihatan kurus

Biar nggak kelihatan kurus via unsplash.com

Kurus, langsing, dan percaya diri jadi sebuah paket yang sering diidamkan hampir semua kaum hawa. Masih menurut mereka, punya badan kurus pati enak karena bisa pakai baju yang seksi-seksi. Sementara aslinya, si kurus ini tak selalu penuh dengan percaya diri dalam hal penampilan. Ada dari kamu yang tak berani memakai skinny jeans atau rok pensil karena tak ingin orang melihat bentuk kakimu yang menurutmu mirip dengan lidi. Ada juga yang sering memakai sweater, jaket atau baju lengan panjang lain, supaya tubuhmu tak terlihat kurus sekali.

Parahnya lagi, ada juga orang yang mengira kamu sakit parah saat melihat tubuhmu yang kurusnya nggak santai sekali. Namanya juga hidup, serba salah rasanya.

4. Ledekan cungkring, kurang daging, atau mirip papan penggilasan pun tak bisa kamu hindari

Kena ledekan juga

Kena ledekan juga via unsplash.com

Kalau yang gemuk selalu risih saat ada orang yang dengan tak berperasaan mengejeknya. Si kurus pun sama malasnya saat orang sibuk mencibir tubuhnya. Mulai dari di bilang cungkring yang gizi buruk lah, kurang daging lah, sampai kata-kata menohok seperti “papan penggilasan”. Awal-awal diejek memang buatmu ingin bilang ke mereka, jika di dunia ini tak ada satu orang pun yang sempurna termasuk ukuran tubuh. Tapi lama-lama kamu pun cuek, paling saat diejek hanya akan menyahut “Iya nih, bagi dagingnya dong….”. Lagipula mau gemuk atau kurus kalau memang punya inner beauty tetap saja kamu akan terlihat menarik.

5. Sering kepikiran sendiri, makanan banyak tapi tetap kurus, kira-kira kemana perginya?

Makanannya kemana nih?

Makanannya kemana nih? via metro.co.uk

Makan terus tapi nggak gemuk-gemuk.

Kebanyakan orang menganggapnya itu anugerah. Sebab kamu bisa makan apa saja tanpa perlu khawatir gemuk seperti mereka. Tapi di balik anggapan itu, kamu justru sering dibuat bingung sendiri. Kenapa sudah makan banyak tapi masih tetap kurus saja? Kira-kira makanan-makanan itu perginya kemana? Membuat segala kemungkinan muncul di pikiranmu, seperti jangan-jangan cacingan, atau pikiran positifnya mungkin juga karena kamu banyak kegiata jadi makanan tadi digunakan sebagai energi dengan baik.

Jadi, begitulah hal-hal yang kurang mengenakkan yang si kurus juga rasakan. Kira-kira masih ada nggak yang berpikir jika si kurus ini cukup sempurna dari kamu yang gemuk? Kalau nyatanya gemuk atau kurus tetap punya risiko yang harus dihadapi, mulai dari segi kesehatan, penampilan, sampai di lingkungan sosial. Harusnya memang disyukuri saja tubuh yang kamu punya ini.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya