Sahabat dan pasangan adalah dua orang yang pasti punya peran penting dalam hidupmu. Jika sahabat hadir dan tumbuh bersamamu, pasangan datang untuk menggenapkan dirimu.

Mustahil jika harus memilih salah satu dari keduanya. Bagaimana pun, kehadiran merekalah yang menjadikanmu lengkap sebagai manusia. Tapi ketika dua-duanya tak lagi ada, mana yang lebih membuatmu menderita?

Sahabat adalah dia yang setia hadir di sisi. Tanpa perlu ikatan darah, dialah keluarga yang kamu pilih sendiri.

kamu punya teman yang menemani harimu

kamu punya teman yang menemani harimu via lovenotephoto.com

Advertisement

“Good friends are hard to find, harder to live, and impossible to forget.”

Hidup tentu tak akan lengkap tanpa hadirnya sahabat. Seseorang yang setia di sisimu dalam susah maupun senang, tempatmu berbagi keluh kesah dan meminta dukungan. Bersamanya, kamu tak pernah canggung bercerita tentang hal-hal gila, bahkan mimpi-mimpi yang kamu harapkan jadi nyata.

Dengannya pula, kamu merasa tak perlu menghitung untung rugi. Segala yang dimiliki rasa-rasanya ingin dibagi dengan dia yang memang kamu sayangi. Tak melulu soal materi, waktu dan perhatian pun sebisa mungkin selalu kamu berikan untuk dia yang layak menyandang predikat sahabat sejati.

Tapi selayaknya manusia, kamu pun ingin merasakan cinta. Ketika sudah waktunya, akan datang seseorang yang bisa membuatmu jatuh tergila-gila.

ada saat dimana kamu jatuh cinta

ada saat dimana kamu jatuh cinta via mastinstudio.com

Advertisement

Dalam perjalanan hidupmu, ada saat dimana kamu akan merasakan jatuh cinta. Menemukan seseorang yang rasa-rasanya terlihat sempurna di matamu. Segala yang ada dalam dirinya membuatmu tertarik. Kamu jatuh cinta, bahkan boleh dibilang tergila-gila.

Bersama dia, kamu pun merasakan bahagia. Hampir sama seperti sahabat, dialah pasangan tempatmu berbagai banyak hal. Pendampingannya membuatmu merasakan betapa mewahnya perasaan dimiliki dan dicintai. Dia jadi salah satu sumber kebahagiaanmu yang sebisa mungkin harus diperjuangkan.

Kamu tentu tak mau kehilangan sahabat dan pasangan. Keduanya punya peran penting dalam hidupmu, dan layak diperjuangkan.

sahabat dan pasangan itu sama-sama pentingnya

sahabat dan pasangan itu sama-sama pentingnya via dylandsara.com

Beruntung jika kamu memiliki keduanya, sahabat yang menyayangi dan pasangan yang mencintai. Sayangnya, setiap jalinan pasti punya kesulitan-kesulitan tersendiri. Persahabatan mungkin saja retak lantaran terjadi salah paham. Hubungan cintamu juga bisa saja kandas ketika ketidakcocokan tak lagi diimbangi dengan kompromi.

Bahkan, dua macam jalinan ini juga bisa saja timpang. Saat terlalu sibuk dengan sahabat, pasanganmu merasa diabaikan. Namun, ketika kamu terlalu asyik dengan pasangan, sahabatmu pun merasa disingkirkan. Ya, ada saat dimana kamu harus berada dalam posisi yang sulit.

Hubungan cinta dan persahabatan sama-sama melibatkan perasaan. Kehilangan salah satu atau keduanya pasti terasa luar biasa menyakitkan.

keduanya ternyata bisa sangat menyakitkan

keduanya ternyata bisa sangat menyakitkan via www.ligacaoteen.com.br

Jika mengukur rasa sakitnya, keduanya pasti punya kadar yang hampir sama. Tanpa sahabat, hidupmu pasti terasa kurang lengkap. Tanpa pasangan, hari-harimu pasti tak sebahagia biasanya. Seperti ada bagian yang hilang ketika kamu tak lagi ditemani sahabat atau pasangan. Seperti ada rasa kehilangan yang luar biasa menyakitkan.

Padahal, rasa sayang sahabat atau rasa cinta dari pasangan bukanlah sesuatu yang sifatnya stagnan. Segala bentuk perasaan itu bisa saja berubah lantaran alasan-alasan tertentu. Dan ketika tak ada ilmu pasti yang sanggup menjelaskan hal itu, kenapa harus menggantungkan hidupmu?

Di akhir hari kamu akan meremang memahami. Terkadang, pilihan terbaik adalah bersahabat dan mencintai diri sendiri.

kamu layak berpegang pada dirimu sendiri

kamu layak berpegang pada dirimu sendiri via dylandsara.com

Kebutuhan untuk hidup berdampingan seringkali membuatmu lupa, bahwa hakikat hidup yang paling utama adalah berdamai dengan dirimu sendiri. Kamu butuh sahabat yang siap sedia hadir di sisimu, tapi bukan berarti hidupmu berhenti tanpa hal itu. Kamu pun menginginkan pasangan untuk jadi rekan hidupmu, tapi belum dipertemukan dengannya bukan berarti hidupmu harus berakhir sendu.

Dan di akhir hari, kamu akan menyadari. Hidup akan lebih mudah dijalani ketika kamu mampu berdamai dengan dirimu sendiri. Ketika kamu sudah merasa cukup dengan segala yang ada dalam dirimu sendiri. Kamu pasti membutuhkan mereka, tapi sekali lagi, tanpa mereka pun dunia akan baik-baik saja.

“Learning to love yourself first brings more joy and peace then trying to love someone else.”

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya