5 Tips Saat Berada di Kerumunan dan Berdesakan

Apa yang dilakukan kalau di kerumunan?

Advertisement

Dalam sosiologi, kerumunan adalah sekelompok orang yang tidak teratur yang berkumpul di tempat yang sama, sering kali secara spontan. Ada banyak jenis orang. Perbedaan ditemukan dalam tujuan dan aktivitas individu-individu tersebut.

Akhir-akhir ini banyak terjadi tragedi yang disebabkan oleh kerumunan, salah satunya adalah tragedi Kanjuruhan dan pesta Halloween Itaewon. Tragedi Kanjuruhan dan pesta Halloween Itaewon adalah pengingat bahwa berdesak-desakan di tengah keramaian membawa risiko kematian yang tinggi. Serangan panik karena kekurangan oksigen membuat sulit bernapas. Ratusan nyawa melayang dalam dua tragedi mematikan sebagai akibatnya.

Hadirnya tragedi memunculkan berbagai kiat untuk meningkatkan peluang kamu hidup di tengah kerumunan. Kalian tau nggak sih, tips saat berada di kerumunan? Yuk simak!

Advertisement

1. Perhatikan pintu keluar

Sebelum memasuki acara yang ramai alangkah lebih baiknya kamu memperhatikan tempat sekitar. Pertama, perhatikan di mana pintu keluar berada. Jadi, kamu tahu ke mana harus pergi ketika sudah penuh. Terlihat sepele, tapi ini sangat berguna ketika kamu panik.

Advertisement

2. Perhatikan kepadatan kerumunan

Perhatikan keadaan sekitar kamu. Misalnya, jika sudah sangat ramai dan kemungkinan akan semakin ramai, lebih baik menjauh dari area kerumunan. Kita tidak tahu apakah massa akan berkurang atau justru bertambah, jadi ketika massa sudah mulai memenuhi tempat tersebut alangkah baiknya kamu mulai keluar dari kerumunan.

3. Jika kamu sudah telanjur berdesak-desakan

Jika kamu berdesak-desakan, letakkan tangan kamu ke depan dada.  Bikin ruang buat dada kamu biar ngga sesak. Mirip pose "Wakanda Forever", tetapi ini posisi nyaman untuk melindungi dada kamu sehingga dada kamu tidak langsung menabrak kerumunan. Lalu, ikuti arus dan jangan panik, jangan berteriak, dan jangan terburu-buru.

4. Minimalisir rasa panik

Serangan panik yaitu ketakutan, kecemasan, atau gejala fisik yang tiba-tiba dan intens dari bahaya yang akan segera terjadi. Serangan panik tidak bisa begitu saja dihalau. Untuk mengontrol keadaan dan berhenti, kamu harus tenang. Panik itu menular, jadi jangan panik. Panik yang membuatnya berbahaya.

5. Hindari tembok

Selain itu kamu juga harus menghindari tembok. Karena kalau terperangkap di tembok, kamu akan mudah tertimpa, terlindas, dan tak bisa bergerak. Jadi, sebisa mungkin hindari tembok. 

Semoga kita semua selalu dilindungi, jangan pergi ke tempat ramai terlebih dahulu. Jika kamu harus pergi, ingatlah tips ini. Stay safe teman-teman.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE