Aku Akan Selalu Berupaya untuk Menjadi Lentera di Hidupmu

lentera dalam redup keterbatasan cahayanya, mengorbankan segalanya demi selalu menerangi.

Aku rela sepi di tengah tangisku, Aku rela diam dalam sakitku, aku rela semangat di tengah lelahku, semuanya hanya demi sebuah masa depan yang indah bersamamu. Semua melihatku dengan hina, semua menatapku dengan jijik, hanya karena aku seorang yang tak punya. Harga diriku di injak-injak, semua memandang kearahku dengan rendah, tapi aku tak menghiraukan sebab aku harus tetap fokus menggapai bulan dan bintang untukmu. Karena aku ingin kelak aku menjadi penerang layaknya sebuah lentera dalam sebuah malam di dalam hidupmu.

Advertisement

Aku ingin kelak masa depan secerah purnama bulan dan segemilang cahaya bintang. Maka aku tidak menyerah walau jalanku sesulit apapun. Dan kuharap siapapun engkau yang kelak berada di masa depanku tidak malu untuk mendampingiku. Meskipun tak sesempurna wanita yang ada dalam bayanganmu, tetapi aku akan selalu mengupayakan untuk menjadi lentera di hidupmu.

Lentera yang tak pernah lelah menerangimu. Lentera yang akan selalu ada tuk menerangimu. Lentera yang tak pernah lelah menerangi orang lain walau dengan segala keterbatasannya. Lentera berbeda dengan lampu yang terang. Cahaya lentera memanglah redup, bahkan bisa dibilang remang. akan tetapi lentera tetap mampu untuk menerangi orang lain. Lentera bukan sebuah lampu yang menyala terang dengan hanya menekan sebuah tombol. Banyak proses yang harus dilalui sebuah lentera untuk dapat memberi cahaya pada orang lain. Banyak yang ia korbankan, ia berkorban minyak, sumbu, dan api tentunya, semua itu  dikorbankan lentera untuk dapat memberi cahaya pada orang lain yang bahkan cahayanya tidak begitu terang seperti lampu. Meskipun cahaya sebuah lentera lebih redup dari lampu, akan tetapi nyala lentera bertahan cukup lama untuk menerangi di kegelapan Meski dengan segala keterbatasan.

Menjadi lentera memanglah tak mudah, lentera haruslah mampu menerangi orang lain lebih lama daripada sang lilin yang sudah bekorban. lentera dalam redup keterbatasan cahayanya, mengorbankan segalanya demi selalu menerangi. Bagi lentera Minyak ibarat sebuah motivasi yang ada dalam dirinya. Motivasi dan keinginan dalam diri seseorang itulah yang akan menghidupkan cahaya yang ada pada dirinya dan menerangi dalam kegelapan.

Advertisement

Motivasi agar berguna untuk orang lain. Dan ketika motivasi atau keinginan yang ada dalam dirinya hilang, maka cahaya yang ada padamu akan ikut padam atau mati Jadi, selalu tanamkan motivasi dalam dirimu. Seperti halnya sebuah lentera yang harus selalu diisi  dengan minyak, agar selalu dapat menyala menerangi kegelapan di sekitarnya.

Lentera tidak hanya mampu untuk menerangi orang lain, tetapi mampu juga menerangi diri sendiri, supaya dia tau mana jalan yang benar untuk dilalui. Karena pada kenyataannya, banyak jalan yang dapat menjebak dan menyesatkan kita ditengah gemerlap cahaya dunia yang fana ini.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE