Ada pepatah yang mengatakan bahwa dalam sebuah pertemuan pasti ada perpisahan. Aku tak ingin mempercayainya karena aku tahu bahwa tidak ada yang menyenangkan dari sebuah perpisahan.

Mengenalmu bukanlah kemauanku. Takdir Tuhan-lah yang memepertemukan kita. Tak pernah terpikir sebelumnya bahwa aku bisa mengenalmu. Begitu banyak persamaan dan perbedaan yang kita miliki, dan hal itulah yang mendorongku semakin ingin mengenalmu saat perbincangan pertama kita.

Advertisement

Begitu banyak hal yang kudapat darimu. Pelajaran baru, pengalaman baru, wawasan baru, dan masih banyak hal baru yang kudapat dari perkenalan kita.

Aku bersyukur kepada Tuhan bahwa aku bisa mengenalmu.

Aku bersyukur kepada Tuhan atas perkenalan singkat kita. Mengenalmu, menjadi bagian dari hidupmu, dan saat ini akupun bersyukur kalau akupun mengalami apa yang dikatakan pepatah bahwa pasti ada perpisahan dalam setiap pertemuan.

Advertisement

Aku tak menyalahkanmu atas kepergianmu, kuhargai setiap keputusanmu. Walaupun aku masih tak mengerti apa yang menjadi alasanmu untuk pergi. Kecewa dan sakit hati tak bisa kupungkiri bahwa aku merasakannya. Tapi kuhargai keputusanmu untuk memilih pergi dibandingkan dengan tinggal disini.

Jalanilah apa yang menjadi pilihanmu. Kuharap kau membuat pilihan yang tepat. Terimakasih untuk setiap pelajaran yang bisa kudapat darimu bahkan sampai kita tak lagi saling sapa saat ini masih begitu banyak hal yang bisa kupelajari dari dirimu yang pernah ku kenal.

Untuk seseorang yang pernah menjadi lelakiku. Salam sayang dariku yang pernah menjadi wanitamu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya