Begini Rasanya Menjadi Pendengar Setia yang Tidak Selalu Didengar. Punya Banyak Cerita Tapi Hanya Bisa Dipendam.

Memendam cerita sendiri

Kamu mungkin pernah atau sering dijadikan sebagai tempat curhat, sebagai pendengar keluhan teman, kerabat dekat bahkan keluarga, kamu selalu excited  tentang apapun yang terjadi dan siap mendengarkan cerita, tetapi terkadang ketika kamu sedang membutuhkan teman curhat itu kok rasa-rasanya tak ada teman yang cocok bahkan walau ada yang cocok mereka tidak mau mendengar, sedih ya merasa sendiri di dunia yang luas ini.

Advertisement


"Aku selalu ada buat dia, tetapi dia nggak, apa ada yang salah ya?"


Pernah kepikiran seperti itu? Seakan-akan kok kamu selalu ada untuknya namun dia tidak. Pertanyaan-pertanyaan selalu memenuhi otak dan berakhiran menjadi overthinking.

Sekarang, coba kamu renungkan kutipan berikut ini,

Advertisement


"Menjadi pendengar yang baik itu baik artinya kita dibutuhkan orang lain, orang yang curhat dan sharing ke kita berarti dia merasa nyaman menyimpan keluhan/rasa lemahnya ke kita, setidaknya kita memiliki manfaat."


Untukmu yang sekiranya tidak memiliki teman curhat ada baiknya coba menulis, menulis curahan hati kita di buku harian misalnya atau di note telepon seluler atau bahkan di laptop. Bisa saja ketika sudah banyak catatan itu kamu buat menjadi sebuah buku. Selalu ada hal positif dibalik semua makna kehidupan, tergantung diri sendiri menyimpulkannya seperti apa.

Advertisement

Atau jika kamu lelah menjadi pendengar dan merasa tidak didengar olehnya kamu boleh kok mengungkapkan kepada temanmu perasaan tak didengarkan atau perasaan ketika kamu butuh dia namun dia tak ada untukmu, terdengar sederhana namun tidak mudah untuk diungkapkan. Aku tidak pernah menganjurkan kamu memutus hubungan dengan orang yang tidak selalu ada untukmu, setiap orang tidak sempurna begitupun temanmu.

Mungkin aku terdengar membuat alasan namun bukankah dunia menjadi lebih kesepian jika kamu selalu menginginkan hubungan yang sempurna dan memutus hubungan jika itu tidak sempurna untukmu.

Jika ada yang ingin cerita dan kamu ada dalam perasaan tidak baik-baik saja boleh kok untuk mengatakan


"Nanti dulu ya ceritanya aku sedang tidak dalam keadaan baik, nanti ketika aku merasa baikan aku akan menghubungi kamu lagi dan kamu bisa cerita apapun yang kamu mau ceritakan."


Menjadi pendengar juga tidak mudah, kamu dituntut untuk tidak menghakimi ataupun mendukung cerita tersebut. Kamu hanya berusaha mendengar, memahami lalu ketika mereka meminta pendapat, kamu memberi pendapat dengan posisi netral, memberi pilihan atas aksi yang akan dilakukan pencerita nantinya.

Menjadi baik dengan menjadi pendengar baik itu baik dan tidak didengar karena merasa tak ada yang mendengar itu juga tidak apa-apa kecewa pasti namun bukan salah kita kok, mungkin saja kamu belum menemukan orang yang pas untuk dicurhati, aku yakin cepat atau lambat orang itu akan hadir, kalau bukan sekarang mungkin nanti.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE