Anime..


Ever you hear about that? That’s not a new thing again.


Advertisement

Hampir semua kalangan usia tahu tentang anime. Kartun yang berasal dari negeri sakura ini bukan hanya terkenal di negeri asalnya saja, namun juga terkenal di seluruh dunia. Salah satu film animasi yang mengawali kesuksesan tersebut ialah film animasi bernama Tetsuwan Atom, yang lebih dikenal dengan Astro boy. Film ini disutradarai oleh Ozamu Tezuka yang dikatakan juga sebagai “God Of Manga”. Astro boy menceritakan tentang kisah seorang robot dengan fisik anak-anak yang berusia 13 tahun dan hidup berdampingan dengan manusia di Metro City. Karena ketenarannya, Astro Boy dirilis ulang pada tahun 2009. Indonesia pun menjadi salah satu penikmat anime. Tapi tahukah kamu bagaimana awal mulanya anime bisa sangat terkenal di Indonesia?

Anime pertama kalinya masuk di Indonesia sekitar awal tahun 1980-an yang hadir dalam format video kaset dan cukup populer hingga tahun 2000. Salah satunya anime Dragon Ball. Dragon Ball yang artinya bola naga dibuat oleh Akira Toriyama di tahun 1984. Anime ini menceritakan tentang kisah seorang bocah bernama Goku. Goku yang tinggal sendiri disuatu pegunungan, bertemu dengan seorang wanita bernama Bulma, disinilah kisahnya dimulai. Bulma yang pada saat itu sedang mengumpulkan bola kristal menarik minat Goku. Karena konon katanya bola kristal itu akan mengeluarkan seekor naga bila terkumpul menjadi 7 butir, disetiap bola terdapat pola bintang dengan jumlah berbeda-beda.

Di tahun-tahun selanjutnya anime asal Jepang ini sempat kurang dikenal karena televisi lebih banyak memberikan jam tayang pada karton asal Amerika atau Eropa yang dianggap lebih mudah memperoleh popularitas. Hingga pada pertengahan tahun 1990-an anime kembali dikenal dengan Sailor Moon. Kemudian anime semakin dikenal terlihat dari banyaknya porsi tayang di berbagai stasiun televisi. Contohnya saja crayon shinchan, doraemon, Card Captor Sakura, Beyblade, Inuyasha, Pokemon, Digimon, Minky Momo, Creamy Mami, Shaman King, Ghost at School, Bubu Chacha, One Piece, Hunter X Hunter, Cashern dan Hamtaro.

Advertisement

Anime Doraemon mulai diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia sejak tahun 1991 yang ditayangkan oleh RCTI. Kisah serial Doraemon yang menampilkan kehidupan sehari-hari dari karakter Doraemon, Nobita, dan kawan-kawannya ini menjadi sangat populer di kalangan anak-anak bahkan orang dewasa. Hal ini karena meskipun dengan cerita yang sederhana karena memang ditujukan untuk target pemirsa anak-anak, namun ditampilkan secara menarik sehingga serial ini sampai sekarang mampu bertahan hingga selama lebih dari 20 tahun sejak pertama kali penayangannya.

Tahun 1990-an anime mulai kembali booming dan menjadi tren karena adanya ‘demam’ Pokemon (Pocket Monster) yang melanda Indonesia. Siapa yang tidak ingat dengan Pokemon? Pokemon adalah salah satu nama dagang paling kontroversial di dunia ini. Mulai dari jasanya dalam mempopulerkan Game Boy, sistem game handheld terlaris di dunia, hingga mendapatkan penghargaan lewat tokoh Pikachu yang dinobatkan sebagai salah satu figur paling berpengaruh di dunia. Disusul kemudian kesuksesan versi manga, serial anime, dan anime movie yang bahkan meraih sukses besar di Amerika.

Anime mulai kembali meraih kesuksesan besar setelah stasiun televisi SCTV membuat gebrakan baru dengan program Animax-nya menayangkan anime Rurouni Kenshin yang diubah dengan judul Samurai X. Kisah seorang samurai pengembara ini menjadi demikian populer sehingga anime mengalami ‘kebangkitan’ kembali yang masih berlangsung hingga beberapa tahun kemudian.

Dunia anime di Indonesia memasuki babak baru dalam perkembangannya yang dianggap signifikan. Hampir setiap hari ditayangkan serial anime-anime populer, beberapa di antaranya seperti Samurai X, dan Pokemon oleh SCTV; Card Captor Sakura dan Fushigi Yuugi oleh TPI; Crayon Shinchan, Bleach, Ninja Hatori, One piece oleh RCTI; Meitantei Conan dan Inuyasha oleh Indosiar, hingga Naruto yang setia ditayangkan di Global Tv telah menjadi favorit penikmat anime berbagai kalangan. Genre anime yang beragam jika dibandingkan dengan anime-anime yang masuk pada periode 1980 membuat peminat anime semakin meningkat. Selain televisi, anime mulai mencoba merambah bioskop, yaitu dengan menayangkan Doraemon the Movie, hingga Naruto the movie.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya