Saya merasa terkesan dengan sebuah surat kawanku yang secara tidak sengaja masuk di BBM ku. Inilah kutipannya… (atas izinnya saya mempublikasika ini untuk bisa direnungi bersama)

Tertanggal, 27 Juni 2015

Bismillahirrahmanirrahim,

Saat itu akan kukatakan padamu…
Ketika perasaan cinta itu datang. Bukanlah tentang bagaimana aku memandang wajahmu, namun aku melihat kau dan aku berjalan ke arah yang sama. Aku sadar bahwa aku tidak akan mampu menghadapi perjalanan tersebut sendirian melainkan butuh seseorang untuk berjalan disisiku, saling membantu, saling meringankan, dan saling mengarahkan dalam perjalanan menggapai Ridha-Nya.

Cintaku karena Allah tidak membutuhkan kesamaan antara kau dan aku. Namun yang terpenting adalah kesamaan prinsip dan tujuan, yaitu menggapai ridha Allah Subhanahu wa ta'ala, dan aku yakin itu ada dalam dirimu.
Cinta Karena Allah membuat aku berpikir lebih jauh ke depan, lebih matang, dan lebih dewasa.

Advertisement

Aku tidak berpikir dan membayangkan ke arah pacaran, namun aku selalu berpikir ke arah pernikahan, karena aku sadar bahwa ia jauh lebih kokoh, suci, berarti dan bermakna di hadapan Allah daripada sekedar pacaran.
Cinta itu tumbuh secara tak terduga.

Cinta karena Allah membuatku mengerti akan kelebihan dan kekuranganmu, dan aku akan mengatakan "CINTA" setelah kau dan aku benar-benar HALAL dalam ikatan suci Pernikahan. Aku menilaimu bukan hanya penampilan dan kepintaranmu, karena sesungguhnya aku menyadari bahwa kau membutuhkan sebuah kehangatan yang mampu mengusir rasa dingin dari jiwamu. Sosok yang bisa membimbingmu mencari Ridha Allah.

Wahai yang Tercinta,

Cinta karena Allah itu TIDAK akan tumbuh dari kecantikan/ketampanan seseorang. Namun KECANTIKAN/KETAMPANAN seseorang justru akan tampak ketika kita mencintaiNya Adalah bagaimana aku mencintaimu karena akhlak dan agamamu, bukan pada rupa, harta, ataupun nasabmu. Karena dengan inilah aku bisa menepis kefakiran, kehinaan, ketidak bahagiaaan, dan kemudian menggantinya dengan kemuliaan yang diridhoi oleh Allah Subhanahu wa ta'ala

Ketika aku menemukanmu… aku tahu jodohku bukanlah dirimu…

Cinta karena Allah membuatku merasa tidak perlu memilikimu meskipun dalam hatiku sangat ingin memilikimu….

karena sungguh aku takut terjebak dalam jurang kemaksiatan…

Ya Tuhan, Bila Engkau mengujiku dengan waktu, maka jadikan kesabaranku memiliki batas yang lebih panjang dari waktu yang kau beri kepadaku

Amin… Amin…