1. Selagi masih status pacaran, masih ada batas yang tidak boleh di langgar.

Keterbukaan atau kejujuran itu sangat dibutuhkan agar hubungan menjadi lebih baik. Namun ingat, keterbukaan bukan berarti memberikan segalanya sebagai tanda cinta seperti yang dialami anak remaja saat ini. Terbukti seperti berawal dari pacaran yang berakhir dengan kecelakan "kehamilan".

Advertisement

Adanya batas batas "kecelakaan" yang dilanggar bisa berdampak panjang dan merugikan keluarga. Ironis nya, melihat banyak anak yang melakukan "kecelakaan" berujung melakukan aborsi atau orangtua yang belum siap mental dan finansial untuk menjadi orangtua.

2. Cinta tidak perlu di publikasi

Memamerkan hubungan pada orang-orang di media sosial menjadi hal yang biasa. Namun, ada kalanya hubungan yang dipublikasikan di kalangan remaja ini hanya untuk menunjukkan bahwa pacarnya ganteng atau cantik dan bisa jadi hanya untuk sebuah status, agar tidak dikatakan "jomblo" lagi.

Advertisement

Sebenarnya ada juga yang mempublikasikan hubungan di media sosial tanpa tujuan apa pun. Namun, alangkah indahnya jika cinta yang anda jalani, hanya kalian berdua dan keluarga yang tahu agar tidak mengundang fitnah.

3. Cinta tak sekedar materi tapi cinta ditemani dengan kesederhanaan

Anda boleh membeli apapun dengan pasangan anda seperti yang dilakukan oleh pasangan remaja lainnya. Akan tetapi jangan sampai, hubungan terpaku pada materi ya. Ya, saat ini banyak orang yang berpura-pura kata demi mendapatkan pacar, ada juga cewek yang menuntut materi tinggi kepada pasangannya. Sampai saat ini, cewek di cap sebagai "cewek matre".

Tanpa di sadari, sebuah kesederhanaan yang memperkuat hubungan. Laki – laki dan perempuan yang baik itu, tidak akan tergiur dengan materi. Ada atau tidaknya materi, ia akan terus menemani.

4. Cinta tidak hanya berdua tetapi dua keluarga besar

Cinta yang bahagia pasti melibatkan keluarga, bukan hanya "dunia milik berdua". Ada pepatah "Lelaki yang baik mendatangi ayahnya dulu sebelum putrinya". Zaman sekarang aja, ketemu ayah pasangan aja udah kabur, "Mau dibawa kemana hubungannya?" Hahahaa

Jika dalam sebuah hubungan, ada keluarga yang mendukung maka hubungan itu saling menjaga.

5. Cinta masa depan membutuhkan biaya

Dipoin ke tiga, materi bukanlah yang utama. Maksud dari biaya adalah biaya untuk masa depan bukan materi sekedar gengsi. Dengan rayuan gombal, itu tidak cukup untuk menjalaini hidup berdua. Oleh karena itu, bersamalah untuk bekerja keras, saling membantu, dan saling mendewasakan diri, tidak manja karena sesuatu hal yang tidak penting.

6. Cinta penuh perbedaan, tapi itu bukan alasan untuk tidak saling melengkapi

Perbedaan di antara keduanya sudah menjadi hal yang biasa. Hal yang tidak biasa adalah bisa menggantikan perbedaan perbedaan itu menjadi sesuatu untuk saling memperkuat.

Nah, gimana cinta kamu? Apakah yang serius menjadi masa depan atau hanya sekedar status? Semoga pintar dalam memilih ya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya