Gadget? Mungkin tidak asing lagi menggunakan teknologi yang satu ini. tetapi, siapa sangka dibalik canggih dan pintarnya teknologi ini, justru mengiringi masyarakat menuju sebuah konflik yang berpengaruh negative.
Bisa kita ketahui gadget adalah sebuah alat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus, seperti telepon pintar, pada zaman globalisasi ini perkembangan dunia tekhnologi dan informasi telah semakin maju serta berkembang. Zaman sekarang ini, para pemuda sangat familiar menggunakan Smartphone. Secara umum para pemuda cenderung menggunakan Smartphone karena banyak alasan, seperti hanya ingin mengikuti trend, atau untuk menjadi lebih aktif di media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan sebagainya.
Dengan menggunakan Smartphone para pemuda bisa aktif di media sosial dengan mudah sebab Smartphone mempunyai banyak fitur yang menfasilitasi para penggunaannya untuk terhubung dengan internet lebih mudah kapan saja dan di mana saja, tapi pemuda pengguna gadget masih belum mempunyai batasan-batasan waktu dalam menggunakannya sehingga menghasilkan komunikasi interpersonal atau komunikasi secara langsung berkurang. tak hanya komunikasi yang berkurang akan tetapi kewajiban seperti sholat, mengaji pun terlewatkan.
Seiring dengan paerkembangan remaja di saat sekarang juga seringkali melakukan berkumpul sesama mereka tetapi mereka lebih sibuk pada aktivitas mereka masing-masing, ada juga yang duduk serta berkumpul bersama namun hanya sekedar berkumpul dan duduk saja karena mereka sibuk pada diri mereka masing-masing.
Perkumpulan yang mereka lakukan hanya sekedar berkumpul dan duduk bersama yg menyebabkan tidak adanya komunikasi sesama mereka melainkan sibuk akan diri mereka masing-masing, ada yang sibuk dengan permainan yang ada pada gadgetnya, dan ada juga yang menyibukkan diri dengan gadgetnya sendiri.
Dilihat dari masa sekarang para remaja pada umumnya lebih banyak menggunakan gadget untuk berkomunikasi dari pada berinteraksi langsung antar sesama mereka, bahkan bisa dibilang orang sekarang lebih suka mencari teman di media umum ketimbang berkenalan dengan teman satu bangku di kendaraan umum.
Terkadang kita berada di dalam ruangan yang sama namun tidak terlibat pada sebuah pembicaraan, semua sibuk menggunakan gadgetnya masing-masing asik dengan dunia mereka sendiri. Mungkin dari kalian pernah melihat hal seperti itu atau bahkan pernah mengalaminya. Lantas, apa yang dapat di timbulkan Jika hal tersebut terus-terusan terjadi? kemudian bagaimana membentuk komunikasi antar mereka?
Dapat diketahui gadget sangat berpengaruh terhadap kurangnya komunikasi tatap muka,saat remaja aktif dalam menggunakan gadget dan lupa akan orang sekitarnya, sampai lupa waktu akan sholat. Namun, jika para remaja bijak dalam penggunaan gadget dan bisa lebih mengetahui dampak positif gadget tentu hal ini tidak akan terjadi.
Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengantisipasi dampak negative agar pemuda lebih mendapatkan dampak positif, yakni dengan cara memberikan Batasan-batasan penggunaannya dan melihat kondisi saat penggunaannya.
Beberapa dampak yang dapat di timbulkan :
Pertama, menjadi pemelas dan lupa waktu. Ketika remaja sudah kecanduan gadget, kalian tidak mengenal waktu seakan dunia milik sendiri. Sehingga yang seharusnya belajar sekarang menghabiskan waktu hanya untuk gadget.
Kedua, memudarkan dan perundungan tau bully. Ini merupakan resiko online yang paling umum untuk semua anak serta remaja. Meskipun kejahatan secara online sering digunakan secara bergantian dengan istilah cyberbullying, sebenarnya merupakan entitas yang tidak selaras. Data saat ini menunjukkan bahwa memudarkan online tidak seperti memudarkan offline (dunia nyata). Bullying di media sosial sangat cepat menyebarnya tanpa bisa dikendalikan siapa saja yang menerima kiriman yang bersifat menenangkan tersebut. Beberapa kasus tindak bullying bahkan mengakibatkan korbannya melakukan tindakan nekat dengan mengakhiri hidupnya.
Ketiga, Sexting. Sexting dapat didefinisikan sebagai pengiriman, penerimaan, atau meneruskan pesan seksual eksplisit, foto, atau gambar melalui ponsel, computer, atau perangkat digital lainnya. Banyak gambar ini menjadi didistribusikan dengan cepat melalui telepon seluler atau internet.
Di era milenial seperti saat ini, pemandanggan orang lalu lalang menggunakan gadget bukanlah suatu hal yang aneh lagi. Mulai dari anak sekolah hingga orang lanjut usia pasti sudah memiliki gadget.
Banyak hal yang diuntungkan dengan adanya revolusi besar ini dalam kehidupan menggunakan gadget bukanlah suatu kesalahan, tapi jika sudah sampai kecanduan dan merugikan banyak pihak, sebaiknya kita mulai mengurangi revolusi pemakaian.
Kamu salah satu orang yang kecanduan gadget? Berikut cara yang dapat digunakan untuk mengatasi kecanduan gadget :
Pertama, dengan cara mematikan wifi di tempat tinggal biasanya ditujukan agar kita bisa lebih berhemat ketersediaan kuota internet yang ada di gadget kita. Coba mulai hentikan langganan wifi di rumah dan hanya pergunakan kuota internet yang ada di gadget saja. Cara mengatasi kecanduan gadget bisa dilakukan agar kita lebih terbatas dalam penggunaan gadget setiap harinya.
Kedua, gunakan hanya satu media sosial saja. seringkali kita memeriksa media sosial padahal tidakan ada notifikasi apapun. Atau meng-update kegiatan sehari-hari diseluruh media sosial yang kita punya. Selain menghabiskan banyak waktu, kita jadi terlihat sibuk sendiri dengan aktivitas di dunia maya. Padahal banyak ahal yang menarik yang bisa kita lakukan di dunia nyata. Beberapa peristiwa yang terjadi pada dunia nyata mungkin tidak perlu selalu dibagikan lewat sebuah unggahan foto atau video di dunia maya, namun cukup kita simpan di dalam memori saja.
Nah, cara mengatasi kecanduan gadget yang satu ini memang pasti sulit untuk dilakukan. Tapi percayalah kamu akan mendapatkan banyak manfaat setelah tak terobsesi dengan sosial media dan Internet.
Sejauh ini, riset baru bisa menujukkan dampak terlalu lama main gadget pada fisik. misalnya sakit kepala, carpal tunnel syndrome serta stress akut. Meskipun demikian, solusinya berlaku sama baik itu untuk anak, remaja, pun dewasa. Buatlah batasan bagi diri sendiri untuk menjauh dari gadget. Sepenuhnya menjauh dari gadget mungkin sulit bahkan tidak mungkin bagi kebanyakan orang. tetapi, menyediakan waktu sedikit saja buat bergawai dan bermedia sosial benar-benar bisa membuat anda merasa lebih baik dalam jangka panjang.
Sebagai generasi muda kita harus pandai-pandai untuk membatasi diri serta menggali informasi dari penggunaan gadget. Gunakanlah gadget sebagai sesuatu media yang dapat membawa kita ke hal-hal positif dan menjadi pendorong untuk kita mencapai kesuksesan.
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”