Darimu aku belajar arti sebuah ketulusan. Darimu aku belajar artinya bertahan dalam segala keterpurukan. Darimu aku juga belajar bagaimana caranya menghargai kehidupan yang telah Tuhan berikan.

Telah banyak kau tahu, kebahagiaan dan kesedihan dari setiap sudut ruang hidupku. Kamu jajaki setiap tangga-tangga yang terbentang di setiap perjalanan menuju hatiku. Kau temui di setiap sisi ruang hatiku, mulai dari eritema sampai dengan luka yang berubah menjadi scar, dan sebagian yang tertutup indah didalamnya, tentang mama. Dan yang buruk itu hanyalah bekas dari bagian masa lalu yang ku alami. Namun kau tetap tak perduli.

Advertisement

Aku yang penuh dengan cerita yang kelam dimasa lalu, hanya bisa meyakinkanmu, bahwa kini aku sudah tidak hidup disana, mereka hanyalah masa lalu yang menyakitkanku, kini biarkan aku menjadi layaknya batu karang yang slalu berusaha bertahan meski ombak datang menerjang.

Menggenggam erat tanganku, menatapku penuh kasih dan ketulusan, dan berkata “Aku menemuimu di masa kini, bukan lagi di masa lalu mu.”  itulah yang selalu engkau lakukan setiap kali aku mencoba meyakinkanmu, kala aku mengingat kembali masa laluku.

Kau terus melangkah membawa ku beriringan disetiap langkah kakimu. Dan saat aku mulai goyah, kau tetap bertahan pada tempatmu dan kembali membawa ku pulang menuju hatimu. Bahkan dalam keadaan terburuk sekalipun, hingga aku melukai hati dan ketulusanmu, kau tetap bertahan pada kasihmu, kau tetap disini disisiku.

Advertisement

Hingga akhirnya aku menyesali, mengapa baru hari ini aku menyadari, bahwa kamu adalah sebaik baiknya hamba yang Tuhan kirimkan untuk selalu setia mencintai ku sepenuh dan setulus hatimu.

Kini, aku tak mau lagi membuat celah untukmu benar-benar pergi meninggalkanku. Aku akan menjaga hamba yang Tuhan kirimkan untukku : Kamu.

Mungkin banyak orang mengira kamu tak setampan romeo, kamu tak sehebat superhero, kamu tak sekaya Pangeran Wiliam, tapi aku tahu kamu punya segala kekayaan hati yang tak mungkin semua laki-laki miliki.

Terimakasih sayang, kini aku benar-benar ingin mengatakan bahwa…

Honestly, I’m Really Love You, My Future.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya