Setelah masa keemasan Cherrybelle, Sm*sh, Coboy Junior (sekarang TBA), Princess, dan grup idola lainnya pada 2011-an, kini grup idola baru asal Indonesia banyak bermunculan lagi. Bila mengingat kembali demam boy group dan girl group Indonesia dulu, fanatismenya tak jauh berbeda dari fans Kpop.
Tapi, tampaknya kini grup idola Indonesia belum banyak dilirik oleh masyarakat Indonesia. Menilik rata-rata penontonnya pada platform video streaming, penampilan satu hingga dua grup telah ditonton 1-5 juta orang. Namun, rata-rata bulanan pendengarnya pada platform audio streaming, angkanya masih dalam rentang puluhan ribu.
Gelombang Korea melalui Korean Pop memang sangat kuat hingga memiliki khalayak yang sangat besar di Indonesia. Selain itu, kualitas dari Kpop serasa memberikan standar musik dan dance untuk grup idola lain, termasuk grup idola dari Indonesia. Sebagai industri musik yang telah maju dan mendunia, bukan kesalahan jika menjadikan grup idola Korea sebagai role model.
Grup seperti GLAS, V1RST, UN1TY, atau StarBe, memiliki konsep yang berbeda-beda sehingga menghasilkan warna musik yang bervariasi untuk para pendengarnya. Namun, ketika melihat dari dekat, konsep yang digunakan grup idola Indonesia tak jauh berbeda dengan grup idola Korea.
Mendengar lagu grup idola Indonesia, sebagian besar menggabungkan lirik bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris serta menyelipkan rap pada lagunya. Coba dengar lagi lagu Kpop, tentu konsep ini banyak digunakan. Bahkan, seperti resep.
Percintaan, slice of life, atau mode galau, mendominasi tema lagu yang dihasilkan. Lalu apa bedanya dengan Kpop?
Sebagai musisi, para grup idola ini memahami betul selera masyarakat Indonesia dan referensinya, yaitu Kpop. Adaptasi-adaptasi konsep yang dilakukan menjadi upaya menarik perhatian masyarakat. Toh pada akhirnya, karya grup idola juga dilihat dari kualitas vokal dan tariannya. Artinya, kembali lagi pada bagaimana grup idola membawakan karyanya dengan baik hingga menjadi idola sepenuhnya.
Keberadaan grup idola baru dapat memeriahkan panggung musik Indonesia. Salah satu wadah yang tepat adalah konser-konser musik, yang belakangan ini ramai digelar di berbagai daerah. Bahkan, StarBe telah berkesempatan manggung di Youtube Fan Fest 10 tahun 2022 di Singapura.
Untuk menggencarkan promosinya, UN1TY dan V1RST yang berada di bawah naungan agensi yang sama, memperbanyak konten di Youtube agar lebih banyak memunculkan kedekatan dengan penggemarnya. Cara ini pun banyak dilakukan agensi-agensi grup idol Korea untuk membuat grup besutannya semakin ditunggu-tunggu penampilannya.
Meskipun menjadikan Kpop sebagai role model, grup idola Indonesia tetap memerlukan ciri khas tersendiri. Di satu sisi, kualitas vokal dan dance, dimana dua hal tersebut menjadi komponen utama yang dijual oleh grup idola, harus selalu diperhatikan kualitasnya. Bagaimanapun, yang akan membuat grup tersebut bertahan adalah karya-karyanya.
Hadirnya ajang pencarian bakat untuk grup idola di Indonesia, dapat menjadi salah satu jalan terbentuknya grup baru. Akan tetapi, bukan hanya soal kuantitas, kualitas gruplah yang menjadi prioritas. Ajang tersebut dapat menjadi wadah latihan dan persiapan sehingga grup idola mampu memberikan penampilan terbaiknya.
Dengan industri musik Indonesia yang telah tumbuh dengan besar, seharusnya grup idola Indonesia dapat menapakkan kakinya lebih percaya diri. Apalagi saat ini, musisi Indonesia banyak menduduki peringkat tinggi dalam aplikasi audio streaming, berkolaborasi dengan musisi luar negeri, dan lain sebagainya. Hal ini memperlihatkan industri musik yang sangat siap menampung bakat-bakat masyarakat Indonesia.
Hal ini pun harusnya dapat dilihat oleh masyarakat Indonesia, dengan memberikan ruang bagi grup idola merasakan panggung yang lebih luas di industri ini. Bukan pilihan yang salah ketika acara-acara besar atau konser musik di Indonesia mengundang musisi luar negeri. Akan tetapi, dukungan yang diberikan pada musisi pendatang baru seperti para grup idola Indonesia, dapat membantu mereka meningkatkan kualitasnya pula. Dengan begitu, ke depannya para grup idola ini mampu beriringan dengan Sm*sh atau TBA yang hingga kini masih aktif, bahkan bersanding dengan grup idola asal Korea. Siapa tahu situasi ini akan kita saksikan nanti?
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”